Kompas.com - 29/09/2013, 22:30 WIB
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat memberikan pidato politik dalam Rakernas PDI Perjuangan di Ancol, Jakarta, Jumat (6/9/2013). KOMPAS.com/INDRA AKUNTONOKetua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat memberikan pidato politik dalam Rakernas PDI Perjuangan di Ancol, Jakarta, Jumat (6/9/2013).
EditorGlori K. Wadrianto
BANTUL, KOMPAS.com — Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengancam akan memberikan teguran kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo apabila dalam memimpin tidak mampu menyejahterakan petani.

"Ganjar yang baru saja terpilih, kalau tidak menyejahterakan kaum taninya lebih dulu, maka tak sembelih kamu, wedi dek e (takut dia). Enaknya ketua umum partai itu gitu lho," kata Megawati dalam pidatonya di acara peneguhan terhadap pola kedaulatan pangan nasional dan penanaman kedelai lokal, Minggu (29/9/2013).

Acara yang digelar di lapangan Desa Tirtohargo, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul, DIY, ini juga dihadiri Gubernur DIY Sultan Hamengkubuwono X, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Sekjen DPP PDI-P Tjahyo Kumolo, Ketua DPD PDI-P DIY Idham Samawi, Ketua DPD PDI-P Jateng Prakosa, Bupati Bantul Sri Suryawidati, serta kader PDI-P lainnya yang menjadi kepala daerah di Jateng-DIY.

Megawati juga memberikan penegasan kepada para kepala daerah di DIY-Jateng supaya kebijakan yang dikeluarkan lebih mengutamakan petani di daerah masing-masing. "Mumpung di sini banyak kepala daerah, saya ingin ingatkan, utamakan kepentingan petani untuk kedaulatan pangan di Republik kita ini," kata Mega.

Megawati juga mengungkapkan, menghadapi Pemilihan Umum 2014 mendatang, masyarakat diminta untuk jangan mau dibohongi para calon pemimpin dan calon legislatif yang hanya mementingkan kekuasaan. Masyarakat juga diminta tidak teperdaya dengan iming-iming beberapa lembar uang.

"Rakyate jangan mau dibodohi, kalau milih yang serius, jangan asal pilih dikasih duit dikasih sembako. Tidak punya harga diri dan percaya diri. Kalau orangnya baik, ya dipilih kalau ga baik jangan dipilih," kata Mega.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Regional
Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Regional
PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

Regional
Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Regional
Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Regional
Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Regional
Melalui BLUD, Ridwan Kamil Optimistis Pendidikan di Jabar Bisa Hasilkan Prestasi

Melalui BLUD, Ridwan Kamil Optimistis Pendidikan di Jabar Bisa Hasilkan Prestasi

Regional
Tidak Libur Lebaran, 21 Anggota Jabar Quick Response Bantu Operasi SAR Evakuasi Korban Banjir Bandang Sumedang

Tidak Libur Lebaran, 21 Anggota Jabar Quick Response Bantu Operasi SAR Evakuasi Korban Banjir Bandang Sumedang

Regional
Ramadhan dan Lebaran Usai, Wagub Uu Ajak ASN Semangat Laksanakan Tugas

Ramadhan dan Lebaran Usai, Wagub Uu Ajak ASN Semangat Laksanakan Tugas

Regional
Jadwal Masuk Sekolah Ditunda, Ridwan Kamil: Kami Apresiasi, asal Tidak Mengganggu KBM

Jadwal Masuk Sekolah Ditunda, Ridwan Kamil: Kami Apresiasi, asal Tidak Mengganggu KBM

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.