Perwira di Polres Bireuen Nyaris Tertipu Kapolres Gadungan

Kompas.com - 18/09/2013, 18:54 WIB
|
EditorFarid Assifa
BIREUEN, KOMPAS.com - Aksi penipuan via telepon seluler aneh dan menggelikan menimpa Kapolres Bireuen AKBP Muhammad Ali Khadafi. Dia ditelepon seseorang yang mengaku Kapolres Bireuen, meminta sejumlah uang. Beberapa pejabat teras di lingkungan Polres setempat turut diincar pelaku, namun tidak terkecoh.

Informasi dihimpun Kompas.com, pelaku beraksi pada Selasa (17/9/2013) dari pagi sampai tengah malam. Pelaku sempat menelepon Kapolres Bireuen yang baru menjabat, AKBP Muhammad Ali Khadafi pada malam hari saat Kapolres tengah duduk-duduk bersama anggotanya.

"Iya benar, ada orang semalam menelpon saya, saat kami lagi duduk-duduk bersama. Kepada saya dia juga mengaku dia itu Kapolres Bireuen," jelas Muhammad Ali Khadafi.

Tak hanya dirinya, Kabag Ops, Kasat Narkoba dan KBO Satlantas serta Kaur Mintu Satlantas juga sempat ditelepon menggunakan nomor telepon seluler 085314421777.

Kaur Mintu Satlantas, Brigadir Noviansyah, mengaku dirinya pada Selasa (17/9/2013) pukul 21.00 WIB ditelepon seseorang yang mengaku Kapolres Bireuen. Awalnya ia sempat percaya karena orang itu langsung menyebut Kanit Mintu. Pelaku lantas meminta Kanit Mintu segera menemuinya di Hotel Meuligoe dalam waktu 15 menit.

Selain itu, kata Brigadir Noviansyah, kapolres gadungan juga menanyakan apakah Noviansyah punya ATM untuk dipakai mengirim uang. Noviansyah pun curiga karena sepengetahuannya Kapolres sedang berada di sebuah rumah makan di Kota Bireuen. Akhirnya Kanit Mintu ini memutuskan komunikasinya.

Hal yang sama juga dialami KBO Satlantas, Aiptu Hendri Yunan. Ia juga mengaku sempat ditelepon pelaku, tetapi tidak sempat kirim uang. Singkat cerita, orang yang mengaku Kapolres Bireuen itu minta Hendri Yunan segera mentransfer uang sebanyak Rp 10 juta.

“Memang ia sempat bilang kalau tidak sepuluh, bisa lima atau bahkan dua juta saja,” jelasnya.

Karena curiga, Hendri Yunan menelepon Kasat Lantas mengabarkan kejadian dialaminya. Kasat Lantas mengatakan, posisinya sedang bersama Kapolres dan diminta untuk tidak menanggapi permintaan penelepon yang tidak jelas itu.

Kapolres Bireuen mengimbau semua pihak untuk tidak terkecoh dengan aksi pelaku yang menelepon dengan meminta sejumlah uang. “Nomor telepon seluler saya cuma satu,” tandasnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

445 Seniman Meriahkan Festival Asmat Pokman

445 Seniman Meriahkan Festival Asmat Pokman

Regional
Dua Warga Karawang Diduga Meninggal karena DBD

Dua Warga Karawang Diduga Meninggal karena DBD

Regional
Kasus Nenek Palsu di Surabaya Berujung Vonis 2 Tahun Penjara

Kasus Nenek Palsu di Surabaya Berujung Vonis 2 Tahun Penjara

Regional
Bawa Paksa Jenazah Bayi, Driver Ojek Online Minta Maaf secara Tertulis ke RSUP M Djamil Padang

Bawa Paksa Jenazah Bayi, Driver Ojek Online Minta Maaf secara Tertulis ke RSUP M Djamil Padang

Regional
Nonton Bareng Video Porno Meresahkan Warga, Ini Tindakan Pemkab Magetan

Nonton Bareng Video Porno Meresahkan Warga, Ini Tindakan Pemkab Magetan

Regional
Warga Jabar, Nantikan Keseruan Jabar Otofest 2019 Akhir Pekan Nanti

Warga Jabar, Nantikan Keseruan Jabar Otofest 2019 Akhir Pekan Nanti

Regional
Di Baubau, Utusan Kerajaan Korea hingga Thailand Dijamu 1.000 Talang Kuliner, Dihibur 700 Penari Kolosal

Di Baubau, Utusan Kerajaan Korea hingga Thailand Dijamu 1.000 Talang Kuliner, Dihibur 700 Penari Kolosal

Regional
Soal Bali Tak Layak Dikunjungi Tahun 2020, Ini Respons Wishnutama

Soal Bali Tak Layak Dikunjungi Tahun 2020, Ini Respons Wishnutama

Regional
Pemkab Agam Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir dan Longsor

Pemkab Agam Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir dan Longsor

Regional
Kisah Samiyati, Guru Honorer di Ende, 11 Bulan Mengajar Tanpa Digaji

Kisah Samiyati, Guru Honorer di Ende, 11 Bulan Mengajar Tanpa Digaji

Regional
Di Bali, Menteri Wishnutama Bicara Pentingnya Wisatawan Berkualitas

Di Bali, Menteri Wishnutama Bicara Pentingnya Wisatawan Berkualitas

Regional
Data Terbaru, Virus Hog Cholera Menyebar ke 16 Kabupaten, 10.298 Babi Mati di Sumut

Data Terbaru, Virus Hog Cholera Menyebar ke 16 Kabupaten, 10.298 Babi Mati di Sumut

Regional
Lagi, Jateng Dinobatkan Sebagai Provinsi Informatif

Lagi, Jateng Dinobatkan Sebagai Provinsi Informatif

Regional
Masih Ingat Balapan Tradisional Kadaplak? Permainan Ekstrem Ini Kembali Dihidupkan Generasi Milenial

Masih Ingat Balapan Tradisional Kadaplak? Permainan Ekstrem Ini Kembali Dihidupkan Generasi Milenial

Regional
Pembangunan Jalan Bua-Rantepoa Telan Biaya Rp 200 Miliar

Pembangunan Jalan Bua-Rantepoa Telan Biaya Rp 200 Miliar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X