Kompas.com - 16/09/2013, 21:52 WIB
SINGKAWANG, KOMPAS.com - Petugas Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Kelas IIB Singkawang menangkap seorang pengunjung yang kedapatan membawa ganja saat keluar dari lapas seusai menjenguk temannya, Jumat (6/9/2013).

Pengunjung berinisial AM ditangkap sesaat setelah mengeluarkan karcis pengambilan telepon selular (ponsel) dari dalam sakunya di Lapas Kelas IIB Singkawang, Kaliamantan Barat.

Ketika dikonfirmasi, kepala Lapas Kelas IIB Singkawang, Setia Budi Irianto membenarkan penangkapan tersebut. Kepada wartawan, Budi menjelaskan, pihak Lapas sudah menyerahkan pengunjung tersebut kepada Polres Singkawang.

“Setelah ditangkap, terus diserahkan ke Polres Singkawang. Itu sebelum pihak Lapas dan Polres menandatangani kesepakatan (MoU) di Polres kemarin. Jadi, sebelum MoU tersebut, kita sudah laksanakan isinya," kata Budi, Senin (16/9/2013).

Sebelumnya diberitakan bahwa Polres Singkawang bersama Lapas Kelas IIB Singkawang mengadakan penandatangan kesepakatan bersama (MoU) pengamanan dan penanganan warga binaan lapas, yang diselenggarakan di aula Polres Singkawang, Jumat (13/9/2013). Kesepakatan itu berisi komitmen bersama memberantas dan menekan peredaran narkoba di Kota Singkawang.

Kepala KPLP, Varianto menjelaskan, peristiwa penangkapan pengunjung itu berawal dari adanya kecurigaan petugas KPLP kepada salah satu pengunjung lapas. Petugas curiga karena gerak-geriknya yang petantang petenteng dan menggunakan kacamata hitam yang tidak mau dilepas.

“Kecurigaan kita ternyata benar. Waktu masuk, kita periksa dia bersih, tidak bawa ganja, waktu keluar, kita periksa lagi dia. Pas waktu dia mau ngambil karcis, ada bungkusan kecil dari koran ikut jatuh waktu dia keluarkan tangannya dari saku. Setelah kita buka, ternyata isinya ganja”, kata Varianto.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Varianto juga menyebutkan bahwa pengunjung tersebut sempat mengelak dan tidak mengakui ganja tersebut miliknya. Pengunjung tersebut mengujungi temannya di dalam lapas yang ditahan karena kasus narkoba.

“Waktu kita tanya, dia bilang tidak tahu, mungkin ada yang sengaja memasukkan barang itu ke dalam sakunya. Dia itu keluar dari dalam lapas, bukan baru turun dari bus, mana percaya kita kalau barang tersebut datang dengan sendirinya," kata Varianto.

Varianto mengakui belum mengetahui darimana barang itu berasal. Dia menyebutkan jika barang tersebut bisa saja dilemparkan seseorang dari luar tembok lapas, bisa dari pengujung yang datang, atau dari oknum Lapas Sendiri. Selanjutnya pihak KPLP menyerahkan pengunjung tersebut kepada Polres Singkawang untuk diproses lebih lanjut.

Di tempat terpisah, Kasat Narkoba Polres Singkawang, Iptu Prayitno belum bisa memberikan keterangan kepada wartawan terkait kasus tersebut. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai penyerahan pengunjung yang membawa ganja tersebut dari Lapas kepada pihak kepolisian.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.