Kapal Tenggelam di Nias, Tiga Jasad Terakhir Ditemukan

Kompas.com - 10/09/2013, 11:20 WIB
mayat korban kapal tenggelam di Pulau Tello KOMPAS.com/ HENDRIK YANTO HALAWAmayat korban kapal tenggelam di Pulau Tello
|
EditorGlori K. Wadrianto
NIAS SELATAN, KOMPAS.com - Tim SAR Pos Nias yang melakukan pencarian dan penyisiran di sekitar lokasi tempat terjadinya kecelakaan kapal di Perairan Pulau Tello, Nias, menemukan lagi tiga jasad yang mengambang di air. Ketiganya lalu dibawa ke RSU Pulau Tello, Senin sore.

Kepala Pos SAR Nias, Arotama Telaumbanua menjelaskan, hari ini, Selasa (10/9/2013), sebuah helikopter sudah disiapkan di Sibolga untuk mengangkut dua dari tiga mayat tersebut.

Dia mengatakan, helikopter ini akan menjemput dua jenazah, yakni Zire Manulang dan Sutrisno. Zire akan diturunkan di Pinang Sori, dan Sutrisno dturunkan di pangkalan TNI AU Polonia.

Ketiga mayat korban ini adalah anggota rombongan Tim Penilai Kecamatan terbaik yang berasal dari Kantor Gubernur Sumatera Utara.  Jumat pekan lalu, kapal yang mereka tumpangi pecah di hantam badai. 

Perahu dihantam ombak saat berlayar menuju Pulau Sibaranun dan Pulau Sipika. Saat kejadian, lima orang langsung ditemukan tewas, sementara tiga dinyatakan hilang. Dengan ditemukannya tiga mayat kemarin, maka seluruh korban hilang sudah ditemukan.

Korban tewas:
1. Bahrain lubis (PNS Medan)
2. Syahrun (PNS Medan)
3. Syaidin Purba (PNS Medan)
4. Edison Halawa (PNS Nias Selatan)
5. Arman Telaumbanua (PNS Nias Selatan).
6. Sutrisno (PNS Medan)
7. Zire Manullang (PNS Nias Selatan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan )
8. Azas Bu’ulolo.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Kendari, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Kendari, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
[POPULER NUSANTARA] Rumah Mahfud MD di Madura Didemo Massa | Jejak Ali Kalora Pemimpin MIT di Sulteng

[POPULER NUSANTARA] Rumah Mahfud MD di Madura Didemo Massa | Jejak Ali Kalora Pemimpin MIT di Sulteng

Regional
Istri Dokter Sardjono Meninggal, Diduga Tertular Covid-19 dari Suaminya

Istri Dokter Sardjono Meninggal, Diduga Tertular Covid-19 dari Suaminya

Regional
Diskusi soal Penanganan Covid-19, AHY Malam-malam Sowan ke Ganjar

Diskusi soal Penanganan Covid-19, AHY Malam-malam Sowan ke Ganjar

Regional
Menyusul Suaminya, Istri Dokter Sardjono Meninggal akibat Covid-19

Menyusul Suaminya, Istri Dokter Sardjono Meninggal akibat Covid-19

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak, Lampu Jalan Protokol di Kota Tegal Dimatikan

Kasus Covid-19 Melonjak, Lampu Jalan Protokol di Kota Tegal Dimatikan

Regional
Pengasuh dan Pengurus Pondok Positif Covid-19, Seorang Santri Terpapar Corona

Pengasuh dan Pengurus Pondok Positif Covid-19, Seorang Santri Terpapar Corona

Regional
Kunjungi Kader di Daerah, AHY Ingin Ulang Kenangan Manis di Jawa Tengah

Kunjungi Kader di Daerah, AHY Ingin Ulang Kenangan Manis di Jawa Tengah

Regional
Kembali Zona Merah, Wali Kota Batu Sebut karena Klaster Keluarga, Bukan Pariwisata

Kembali Zona Merah, Wali Kota Batu Sebut karena Klaster Keluarga, Bukan Pariwisata

Regional
Gubernur Gorontalo Jelaskan Penyebab Pulau Dudepo Belum Teraliri Listrik

Gubernur Gorontalo Jelaskan Penyebab Pulau Dudepo Belum Teraliri Listrik

Regional
Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang, Satgas: Sebenarnya Bisa Dibubarkan, Cuma...

Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang, Satgas: Sebenarnya Bisa Dibubarkan, Cuma...

Regional
Ratusan TPS di NTT Tak Miliki Listrik dan Jaringan Internet yang Memadai

Ratusan TPS di NTT Tak Miliki Listrik dan Jaringan Internet yang Memadai

Regional
Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang Saat PSBB, Kapolres Serang Bilang Tak Tahu

Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang Saat PSBB, Kapolres Serang Bilang Tak Tahu

Regional
Gegara Unggahan Bernada Sumbang soal Covid-19, Pria Ini Disidang Bupati Banyumas

Gegara Unggahan Bernada Sumbang soal Covid-19, Pria Ini Disidang Bupati Banyumas

Regional
Pohon Tumbang Timpa Mobil Berpenumpang Lima Orang di Madiun

Pohon Tumbang Timpa Mobil Berpenumpang Lima Orang di Madiun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X