Seorang Suami di Kediri Gorok Istrinya hingga Tewas

Kompas.com - 06/09/2013, 21:04 WIB
Ilustrasi Kompas.com/ EricssenIlustrasi
|
EditorFarid Assifa

KEDIRI, KOMPAS.com - Seorang suami di Kota Kediri, Jawa Timur, tega menghabisi nyawa istrinya sendiri dengan cara menyembelih lehernya menggunakan pisau, Jumat (6/9/2013) petang. Selain membunuh istrinya, ia juga melukai anggota keluarga lainnya.

Toha (40), warga Kelurahan Bangsal, Kecamatan Pesantren menghabisi nyawa Ana Prastiwi (35) dengan cara menggorok lehernya di depan pintu rumahnya sendiri. Korban pun tewas bersimbah darah.

Seusai membunuh istrinya, pria yang berprofesi sebagai pengayuh becak itu kemudian mendatangi pamannya, Pardi (50), lalu membacoknya pada tengkuk bagian belakang. Meski luka bacok serius pada tengkuknya, Pardi yang saat itu sedang menonton televisi, masih sempat melarikan diri dan meminta pertolongan warga.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Kediri Kota, Ajun Komisaris Siswandi mengatakan, seusai peristiwa itu, pihaknya langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa para saksi. "Kami baru selesai menggelar olah TKP dan saat ini masih menyelidiki pemicu peristiwa itu. Kami masih dalami penyebab pastinya," kata Siswandi saat dihubungi Kompas.com.

Sedangkan pelakunya, Siswandi menambahkan, sudah diamankan dan saat ini tengah dalam pemeriksaan intensif di Markas Polsek Pesantren. Selain mengamankan pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa pisau yang digunakan pelaku untuk menggorok istrinya.

Sementara, jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara, sedangkan Pardi saat ini masih kritis dan dirawat di RS Baptis. Informasi di lapangan, pelaku diduga mengalami kelainan jiwa. Ia mempunyai riwayat sakit jiwa dan pernah mendapat perawatan di rumah sakit jiwa. "Kami masih mendalami dugaan (sakit jiwa) itu," pungkas Siswandi.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

RSU dr Slamet Garut Minta Tempat Tinggal Sementara untuk Tenaga Medis

RSU dr Slamet Garut Minta Tempat Tinggal Sementara untuk Tenaga Medis

Regional
Hadapi Corona, Ganjar Minta Desa Hidupkan Lagi Tradisi Jimpitan untuk Lumbung Pangan

Hadapi Corona, Ganjar Minta Desa Hidupkan Lagi Tradisi Jimpitan untuk Lumbung Pangan

Regional
9 Kasus Positif Covid-19 di Jayapura, Pemda Pertimbangkan Karantina Wilayah

9 Kasus Positif Covid-19 di Jayapura, Pemda Pertimbangkan Karantina Wilayah

Regional
Meski Ditolak Warga, Pasien Positif Covid-19 Tetap Dimakamkan di Lahan Pemprov Sulsel di Gowa

Meski Ditolak Warga, Pasien Positif Covid-19 Tetap Dimakamkan di Lahan Pemprov Sulsel di Gowa

Regional
Gedung Bekas Rumah Sakit di Kota Kediri Kembali Difungsikan Rawat ODP

Gedung Bekas Rumah Sakit di Kota Kediri Kembali Difungsikan Rawat ODP

Regional
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sebut Anggaran untuk Corona Sekitar Rp 200 Miliar

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sebut Anggaran untuk Corona Sekitar Rp 200 Miliar

Regional
Masker Langka dan Mahal, Alumni BLK di Pekalongan Jahit 1000 Lembar

Masker Langka dan Mahal, Alumni BLK di Pekalongan Jahit 1000 Lembar

Regional
Mayoritas Pasien Corona di RSHS Berusia 50 Tahun dan Punya Riwayat Penyakit

Mayoritas Pasien Corona di RSHS Berusia 50 Tahun dan Punya Riwayat Penyakit

Regional
Pemkot Pontianak Kucurkan Dana Rp 37 Miliar untuk Tangani Virus Corona

Pemkot Pontianak Kucurkan Dana Rp 37 Miliar untuk Tangani Virus Corona

Regional
5 Hal Penting Soal Dua Pocong yang Viral hingga Korea Selatan, Foto Tahun 2019 dan Hanya Iseng

5 Hal Penting Soal Dua Pocong yang Viral hingga Korea Selatan, Foto Tahun 2019 dan Hanya Iseng

Regional
Cegah Corona di Lapas Tegal, 57 Narapidana Dibebaskan

Cegah Corona di Lapas Tegal, 57 Narapidana Dibebaskan

Regional
KNPI Jabar Siapkan Pilot untuk Drone Penyemprot Disinfektan

KNPI Jabar Siapkan Pilot untuk Drone Penyemprot Disinfektan

Regional
ODP Covid-19 yang Meninggal Saat Hendak Melahirkan Diduga Keracunan, Bukan Positif Corona

ODP Covid-19 yang Meninggal Saat Hendak Melahirkan Diduga Keracunan, Bukan Positif Corona

Regional
Sempat Ingin Lari, Pasien Sembuh Covid-19: Saya Harus Menyelamatkan Diri, Keluarga, Masyarakat

Sempat Ingin Lari, Pasien Sembuh Covid-19: Saya Harus Menyelamatkan Diri, Keluarga, Masyarakat

Regional
Pemda DIY Siapkan Dua lokasi untuk Karantina Pasien Covid-19

Pemda DIY Siapkan Dua lokasi untuk Karantina Pasien Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X