Kompas.com - 05/09/2013, 10:59 WIB
Massa yang mengatasnamakan Forum Peduli Konstitusi berunjuk rasa di kantor KPU Kota Kediri, Jawa Timur, Rabu (5/9/2013), untuk meminta Pemilihan Wali Kota Kediri yang belangsung pada 29 Agustus 2013 diulang. Kompas.com/M.Agus Fauzul HakimMassa yang mengatasnamakan Forum Peduli Konstitusi berunjuk rasa di kantor KPU Kota Kediri, Jawa Timur, Rabu (5/9/2013), untuk meminta Pemilihan Wali Kota Kediri yang belangsung pada 29 Agustus 2013 diulang.
|
EditorGlori K. Wadrianto
KEDIRI, KOMPAS.com - Kantor Komisi Pemilihan Umum Kota Kediri, Jawa Timur, Kamis (5/9/2013), kembali didatangi massa yang kecewa dengan hasil Pemilihan Wali Kota Kediri yang berlangsung pada 29 Agustus 2013 lalu.

Massa yang terdiri dari puluhan orang itu berasal dari Forum Peduli Konstitusi yang berafiliasi dengan pasangan Samsul Azhar-Sunardi --salah satu pasangan yang turut berkontestasi dalam Pilwali yang diikuti oleh tujuh pasangan calon itu.

Dalam beragam poster yang mereka usung, bertuliskan penolakan hasil pemungutan suara, pengulangan pemungutan suara, serta menuntut pengunduran diri semua anggota KPU setempat.

"Petugas PPS yang seharusnya netral tapi menggunakan atribut batik (merujuk pada seragam salah satu pasangan calon)," kata Samsudin, salah satu peserta aksi yang berorasi.

Hampir setengah jam melakukan aksinya, perwakilan dari massa yang menggunakan simbol khusus berupa pita hijau yang diikatkan pada lengan kanan itu kemudian diterima oleh KPU di ruang tamu guna menyampaikan aspirasinya.

Sepanjang menunggu perwakilan mereka diterima petugas KPU, massa pengunjuk rasa yang masih berada di luar pagar mengisi waktu dengan bermain kesenian Jaranan. Aksi itu mendapatkan pengawalan ketat dari otoritas pengamanan.

Terlihat ratusan personel kepolisian, TNI serta personil dari brimob. Beberapa alutsista juga tampak, ada kendaraan watercanon serta perlengkapan kawat berduri. Pilwali Kota Kediri sudah usai dan bahkan KPU setempat sudah selesai melakukan penghitungan suara secara manual dan pasangan nomor urut 6 Abdullah Abu Bakar-Lilik Muhibbah unggul dalam perolehan suara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meski demikian, aksi unjuk rasa terus terjadi, terutama dari tim pasangan Samsul Azhar-Sunardi (SAS) nomor urut 4 yang merasa kecewa dalam pilwali itu.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.