Kompas.com - 20/08/2013, 16:47 WIB
|
EditorFarid Assifa
AMBON, KOMPAS.com — Tak terima dimutasi sebagai guru di sekolah madrasah, M Hanafi Rumatiga, mantan Kasubag Orgasisasi Tatalaksana dan Kepegawaian Kanwil Kemenag Maluku, akhirnya melaporkan Menteri Agama Suryadharma Ali dan Kakanwil Agama Provinsi Maluku ke Pengadilan Tata Usaha Negara.

Hanafi yang juga Sekretaris Baperjakat Kanwil Kemenag Maluku itu dimutasi menjadi guru berdasarkan SK KW.25.1/2/665/2013 tanggal 1 Agustus oleh Kakanwil Kemenag Provinsi Maluku atas nama Menteri Agama tertanggal 1 Agustus 2013 lalu.

Kepada sejumlah wartawan di Ambon, Selasa (20/8/2013) sore, Hanafi membeberkan dirinya sengaja didepak dari jabatannya tanpa alasan jelas dan tanpa melalui mekanisme yang berlaku. Menurutnya, SK mutasi dari Baperjakat Kanwil Kemenag Maluku sangat bertentangan dengan Keputusan Menteri Agama Nomor 350 tahun 1998 tentang Baperjakat Pasal 8 Ayat 2.

“Hasil keputusan Baperjakat terkait mutasi itu sah apabila dihadiri oleh ketua, dua anggota, dan sekretaris. Namun ternyata sekretaris tidak hadir," katanya.

Hanafi mengungkapkan, seorang pejabat diturunkan dari jabatannya apabila yang bersangkutan menyalahi kewenangan dan melanggar aturan sesuai PP 53 tahun 2010 pasal 7 huruf b dan c yakni tidak melaksanakan tugas tanpa disertai alasan dalam jangka waktu yang ditentukan.

Dia membeberkan, mulanya dirinya ditugaskan oleh Kakanwil sebagai khatib di masjid saat Idul Fitri di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT). Namun setelah itu, dia malah mendapat SK mutasi.

Dia mengakui, pemindahan dirinya sarat unsur kesengajaan dan sangat tidak berdasar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Selama ini saya tidak pernah sekalipun melanggar disiplin pegawai, saya juga tidak pernah absen sehari pun, tapi setelah ditugaskan sebagai khatib, saya malah dimutasi menjadi guru. Saya menduga ini ini sebuah skenario untuk mendepak saya,” kesalnya.

Atas dasar itulah, Hanafi lantas menggugat Menteri Agama dan Kanwil Kemenag Maluku ke PTUN Ambon, dengan isi gugatan permohonan pembatalan dan pencabutan kembali SK pemberhentian dirinya dari jabatannya semula, serta merehabilitasi nama baik penggugat, dan mewajibkan para tergugat membayar ganti rugi maksimal sebesar Rp 5 juta sesuai ketentuan UU nomor 5 tahun 1986 jo PP nomor 43 tahun 1991 tentang PTUN.

“Saat mendaftar tadi saya langsung diterima salah seorang staf di PTUN. Nomor perkara gugatan, 16/G/2013/PTUN ABN," ungkapnya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.