Kompas.com - 12/08/2013, 17:28 WIB
Puluhan senjata tajam dalam berbagai bentuk yang digunakan anggota FPI dalam sweeping dan betrok dengan warga Minggu malam kemarin. SURYA/HANIF MANSHURI Puluhan senjata tajam dalam berbagai bentuk yang digunakan anggota FPI dalam sweeping dan betrok dengan warga Minggu malam kemarin.
EditorGlori K. Wadrianto
LAMONGAN, KOMPAS.com — Senjata tajam dan alat bukti lain seperti kayu balok dan pipa yang diamankan polisi dari tangan anggota Front Pembela Islam (FPI) dalam bentokan di Lamongan diketahui sebanding dengan jumlah anggota FPI yang diamankan, yakni 42 orang.

Tiga di antara senjata tajam yang diamankan itu memiliki bercak darah yang diduga bekas dipakai melukai "lawannya" saat melakukan sweeping Minggu malam kemarin. Sejauh ini, setidaknya 22 dari 42 anggota FPI yang ditangkap tersebut telah dijadikan tersangka.

Kini, selain para pelaku telah diamankan, barang bukti sebanyak 43 senjata tajam dan lima kayu balok menjadi alat bukti. Saat digiring ke Polres, semua anggota FPI tidak ada yang mengakui kalau senjata dan alat bukti lainnya milik mereka.

Namun, polisi yang dipimpin Kepala Polres Lamongan AKBP Solehan akhirnya berhasil membuat para pemilik senjata tajam itu bicara dan mengakui alat bukti tersebut.

Semua senjata tajam dan alat bukti itu kemudian digelar di depan pelataran Polres, Senin (12/8/2013).

Para anggota FPI dikonsentrasikan di Gedung SKJ, di sebelah timur kantor Polres. Kemudian, satu per satu bergiliran dijemput petugas, ditunjukkan senjata tajam yang digelar di atas tiga meja.

"Coba ditunjuk mana senjata tajam yang tadi Anda bawa, biar tidak keliru dengan milik teman lainnya," kata Aiptu Suprapto anggota resmob menggiring anggota FPI. Sementara sebanyak 32 ponsel yang dibawa anggota FPI pun turut diamankan polisi.

Kepala Polres Lamongan AKBP Solehan dikonfirmasi terpisah menyatakan sudah banyak yang ditetapkan sebagai tersangka. "Dari 22 senjata tajam yang diakui anggota FPI jelas sebagai tersangka," kata Solehan.



Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Regional
Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X