Duel ‘Mana'tika’, Pukau Turis Peserta Sail Komodo

Kompas.com - 06/08/2013, 19:07 WIB
Dua Warga Asal Kecamatan Bikomi Utara, TTU, Sementara Duel Manatika Yang Ditonton Oleh  Para Turis Peserta Sail Komodo 2013 Kompas.com/Sigiranus Marutho BereDua Warga Asal Kecamatan Bikomi Utara, TTU, Sementara Duel Manatika Yang Ditonton Oleh Para Turis Peserta Sail Komodo 2013
|
EditorGlori K. Wadrianto
KEFAMENANU, KOMPAS.com - Kedatangan para peserta Sail Komodo 2013 yang berasal dari Eropa, di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, disambut dengan suguhan atraksi tradisional khas TTU yakni Mana’tika.

Mana’tika adalah kesenian adu tendangan yang dilakukan oleh dua orang pria dewasa dengan posisi saling membelakangi. Suguhan unik Mana’tika yang tak pernah ada disaksikan para turis, membuat para turis asing yang berjumlah belasan orang tersebut terpukau dan ikut menikmatinya.

Ketua rombongan peserta Sail Komodo yang berasal dari Jerman, Mark, Selasa (6/8/2013), mengaku kagum dengan budaya tradisional asli TTU, yang menurutnya di dunia ini hanya terdapat di Kabupaten TTU.

“Saya baru pertama kali melihat olahraga adu fisik dengan cara menendang, tapi posisi saling membelakangi. Ini tontonan yang menarik dan menghibur selain itu gerakannya agak sedikit lucu,” kata Mark.

Mark mengatakan Indonesia adalah negara yang besar dan kaya akan budaya serta tradisi yang beragam terutama di pulau Timor. ”Saya baru pertama kali ini datang ke Indonesia. Saya lihat Pulau Timor begitu indah dan warga di sini ramah-ramah dalam menyambut kedatangan kami, apalagi suguhan atraksi-atraksi tradisional yang bagus seperti Manatika,” ujar Mark.

Selain menghibur para turis, Mana'tika juga menghibur warga sekitar, karena duel Mana'tika disajikan pada waktu-waktu tertentu saja. Di Kabupaten TTU, hanya dua kecamatan yang masih memupuk tradisi Mana'tika yakni Kecamatan Bikomi Utara dan Miomafo Timur, yang setiap tahunnya terus menggelar pertandingan Manatika, dalam mengisi kegiatan 17 Agustus.

Mana’tika sendiri adalah suatu olah raga tradisional Atoni Meto di TTU. Sepintas Mana’tika menyerupai Kick Boxing di Thailand, tetapi bedanya, Mana'tika hanya menggunakan kaki saja.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari aspek waktu Mana’tika biasanya dilakukan saat pengusungan jenazah ke makam atau bagi kalangan muda Mana’tika digelar pada saat tertentu untuk menguji ketangkasan adu otot. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X