Kompas.com - 02/08/2013, 16:48 WIB
Pasangan bakal calon Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa (kanan) dan Herman Surjadi Sumawiredja menjalani sidang lanjutan dugaan pelangaran etik oleh komisioner Komisi Pemilihan Umum Daerah di Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu, di Jakarta, Senin (29/7/2013). Agenda sidang mendengarkan keterangan saksi ahli dan rencananya Rabu, 31 Juli mendatang sidang dilanjutkan kembali dengan agenda membacakan putusan. KOMPAS/LUCKY PRANSISKAPasangan bakal calon Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa (kanan) dan Herman Surjadi Sumawiredja menjalani sidang lanjutan dugaan pelangaran etik oleh komisioner Komisi Pemilihan Umum Daerah di Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu, di Jakarta, Senin (29/7/2013). Agenda sidang mendengarkan keterangan saksi ahli dan rencananya Rabu, 31 Juli mendatang sidang dilanjutkan kembali dengan agenda membacakan putusan.
Penulis Harry Susilo
|
EditorKistyarini

SIDOARJO, KOMPAS - Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Surabaya mengabulkan permohonan pencabutan gugatan dari tim hukum Khofifah Indar Parawansa-Herman Surjadi Sumawiredja.

Gugatan dicabut karena Khofifah-Herman telah diloloskan sebagai peserta Pemilihan Kepala Daerah Jawa Timur.

Dalam persidangan yang digelar di PTUN Surabaya di Sidoarjo, Jatim, Jumat (2/8/2013), Ketua Majelis Hakim Tri Cahya Indra Permana membacakan penetapan nomor 127/G/2013/PTUN-Sby yang mengabulkan pencabutan gugatan dari tim kuasa hukum Khofifah-Herman.

Gugatan ini resmi dicabut karena pihak tergugat, yakni Komisi Pemilihan Umum Jatim menyetujui pencabutan tersebut.

"Obyek sengketa sudah dianulir oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu dan KPU pusat. Jadi tidak ada persoalan lagi," kata Darwati, salah satu kuasa hukum KPU Jatim.

Tri Cahya Indra mengatakan, permohonan pencabutan gugatan dikabulkan jika disetujui oleh pihak tergugat. Hal ini sesuai dengan Pasal 76 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1986 tentang Peradilan Tata Usaha Negara.

Kuasa hukum Khofifah-Herman, Setjo Busono menyambut baik putusan tersebut. Dia mengakui, putusan DKPP dan rapat pleno KPU pusat pada Rabu (31/7/2013) malam yang meloloskan pasangan Khofifah-Herman membuat gugatan terhadap KPU Jatim di PTUN Surabaya menjadi tidak relevan lagi.

Pencabutan gugatan ini diwarnai penolakan dari Hasnan Ashari, kuasa hukum Eggi Sudjana-M Sihat, yang menjadi penggugat intervensi. Namun, berdasarkan UU Nomor 5/1986, penggugat intervensi tidak berhak menolak atau menyetujui gugatan.

Eggi-Sihat meradang dengan pencabutan gugatan tersebut karena ingin gugatan itu dituntaskan. "Kami mendukung lolosnya Khofifah. Tapi, kalau sudah menggugat di PTUN ya mesti diselesaikan. Buat apa ada pengadilan," kata Hasnan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X