Kompas.com - 31/07/2013, 20:53 WIB
Banjir melanda Kota Ambon, Maluku, Selasa (30/7/2013). Menurut data Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) Ambon, delapan orang meninggal, tujuh orang hilang, dan puluhan lainnya terluka akibat bencana tersebut. KOMPAS.COM/RAHMAN PATTYBanjir melanda Kota Ambon, Maluku, Selasa (30/7/2013). Menurut data Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) Ambon, delapan orang meninggal, tujuh orang hilang, dan puluhan lainnya terluka akibat bencana tersebut.
|
EditorKistyarini

AMBON, KOMPAS.com — Jumlah warga yang mengungsi akibat bencana banjir dan tanah longsor di Ambon, pada Selasa (30/7/2013) kemarin, sebanyak 1.634 kepala keluarga atau 7.212 orang. Hal ini diungkapkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Ambon (BPBD Ambon) Broery Tjokro kepada wartawan, Rabu (31/7/2013).

Pada Selasa kemarin, Broery menyebut jumlah pengungsi banjir Ambon hanya 4.000 orang. "Total keseluruhan pengungsi banjir dan tanah longsor di Ambon sebanyak 7.000 orang," kata Broery.

Dia menjelaskan, ribuan pengungsi ini tersebar di 15 lokasi pengungsian di Ambon, antara lain di kawasan Passo, Lata, Hative Besar, Hative Kecil, Mangga Dua, Jalan Baru, Telkom Talake, Batu Merah, Batu Gaja, Talake, dan sejumlah kawasan lainnya.

"Seluruh pengungsi tersebar di 15 titik pengungsian di Kota Ambon," katanya.

Menurut Broery, jumlah pengungsi ini masih bersifat sementara karena sejumlah lurah belum menyampaikan data pengungsi kepada pihaknya.

"Ini masih data sementara. Kemungkinan masih bisa bertambah karena sejumlah camat dan lurah belum menyerahkan seluruh data pengungsi kepada kami," cetusnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X