Polisi Kediri Sita 2.266 Butir Pil Dobel L

Kompas.com - 31/07/2013, 15:13 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto
KEDIRI, KOMPAS.com - Satuan Reserse Narkoba Polres Kediri Kota, Jawa Timur mengamankan 2.266 butir narkoba jenis dobel L, Rabu (31/7/2013). Barang bukti itu didapatkan usai penangkapan terhadap dua orang tersangka pengedar.

Kedua tersangka itu adalah Sony Wiyono (21), warga Ngronggot, Kabupaten Nganjuk. Ia ditangkap saat berada di kawasan pabrik gula Mrican, Kota Kediri. Dari penangkapan itu kemudian penyelidikan diperluas dan mengarah pada penangkapan tersangka Muhammad Murtado (36), warga Kabupaten Nganjuk.

Kepala sub Bagian Humas Polres Kediri Kota, Ajun Komisaris Surono mengatakan, kedua pelaku adalah target operasi dari petugas. Keduanya sudah lama diintai dan dikenal cukup lihai dalam melarikan diri dari pengamatan petugas.

“Baru kemarin itu berhasil ditangkap,” kata Surono ditemui di Mapolres Kediri Kota, Jalan Brawijaya, Rabu (31/7/2013).

Tersangka Sony mengaku terpaksa berjualan pil koplo untuk menambah pendapatan. Saat dilakukan penangkapan oleh petugas, ia mengantongi 150 butir pil koplo yang dikemas dalam wadah kantong plastik warna hitam.

“Saya sembunyikan di saku saya. Saat itu saya sedang jalan kaki,” kata Sony tanpa menjelaskan tujuan perjalanannya itu.

Tersangka Murtado juga mengaku terpaksa berjualan narkoba ini. Alasannya, karena uang dari pekerjaannya sebagai buruh di sebuah usaha pembibitan tanaman, tidak cukup untuk menutup kebutuhan kesehariannya.

Saat ditangkap, petugas mengamankan 2.116 butir pil koplo yang disimpan di rumahnya. Kini keduanya masih menedekam di tahanan Mapolres. Keduanya akan dikenakan Pasal 196 Undang undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

Regional
Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Regional
Puncak Bogor Hujan Deras, Wisatawan Diminta Waspada Bencana

Puncak Bogor Hujan Deras, Wisatawan Diminta Waspada Bencana

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 31 Oktober 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 31 Oktober 2020

Regional
Penyebab Anggota TNI Dikeroyok Anggota Klub Motor Gede, Kapolres: Sama-sama Tidak Bisa Kendalikan Emosi

Penyebab Anggota TNI Dikeroyok Anggota Klub Motor Gede, Kapolres: Sama-sama Tidak Bisa Kendalikan Emosi

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 31 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 31 Oktober 2020

Regional
Heboh Harga Nasi Goreng Dinilai Terlalu Mahal, Ini Kata Kadispar Bintan

Heboh Harga Nasi Goreng Dinilai Terlalu Mahal, Ini Kata Kadispar Bintan

Regional
Pria Ini Nekat Bunuh Tetangganya, Polisi: Pelaku Curiga Istrinya Selingkuh dengan Korban

Pria Ini Nekat Bunuh Tetangganya, Polisi: Pelaku Curiga Istrinya Selingkuh dengan Korban

Regional
'Waktu Pertama Ketemu Tidak Pernah Merasa Mirip seperti Jokowi'

"Waktu Pertama Ketemu Tidak Pernah Merasa Mirip seperti Jokowi"

Regional
UMP DIY Naik Sebanyak 3,54 Persen, Berlaku 1 Januari 2021

UMP DIY Naik Sebanyak 3,54 Persen, Berlaku 1 Januari 2021

Regional
Sempat Minta Selimut, Tamu Hotel di Mataram Ditemukan Tewas Telentang di Depan Pintu Kamar

Sempat Minta Selimut, Tamu Hotel di Mataram Ditemukan Tewas Telentang di Depan Pintu Kamar

Regional
Ular Sanca Meneror Warga di Tengah Reklamasi hingga Naik ke Ekskavator

Ular Sanca Meneror Warga di Tengah Reklamasi hingga Naik ke Ekskavator

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X