Kompas.com - 29/07/2013, 00:10 WIB
Ketua Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Samsyul Maarif didampingi Gubernur Maluku, Karel Albert Ralahalu mengunjungi lokas pengungsian warga Negeri Lima di Dusun Latan, Jumat (26/7/2013). dalam kunjungannya  Maarif juga meninjau lokasi bencana di desa tersebut. Kompas.com/ Rahman PattyKetua Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Samsyul Maarif didampingi Gubernur Maluku, Karel Albert Ralahalu mengunjungi lokas pengungsian warga Negeri Lima di Dusun Latan, Jumat (26/7/2013). dalam kunjungannya Maarif juga meninjau lokasi bencana di desa tersebut.

AMBON,KOMPAS.com - Warga Negeri Lima, Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah yang saat ini mengungsi di sejumlah lokasi pengungsian tak jauh dari desa itu menyebut Gubernur Maluku, Karel Albert Ralahalu sebagai pahlawan penyelamat bagi mereka atas musibah banjir bah yang menerjang desa tersebut pada Kamis (24/7/2013) lalu.

"Pak Karel itu seperti pahlawan bagi kami. Beliau sejak rabu malam berada dengan kami disini dan turut menyelamatkan diri bersama kami saat bendungan Wai Ela jebol," ungkap Ali Mahulaw di lokasi pengungsian, Minggu (28/7/2013).

Ali menceritakan, sejak malam, Gubernur teleh memerintahkan warga untuk mengungsi dari rumah–rumah mereka. Paginya Gubernur bahkan sempat mengintruksikan kepada seluruh tim SAR untuk segera mengevakuasi warga.

"Beliau sampai marah–marah saat itu dan memerintahkan Kepala Desa untuk meminta kami meninggalkan desa," ujarnya.

Dia mengakui, tidak semua warga mempercayai kalau bendungan Wai Ela akan segera jebol, oleh karena itu banyak dari warga yang enggan meninggalkan desa. Warga bahkan ada yang melawan pada saat itu ketika dipaksa meninggalkan desanya.

"Jujur saja, banyak warga termasuk saya tidak percaya kalau bendungan akan jebol, makanya kami tidak segera mengungsi," katanya.

Informasi yang dihimpun Kompas.com, usai meninjau bendungan Wai Ela, paginya, Gubernur sempat akan kembali ke Ambon saat itu juga.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun entah kenapa, setelah mobilnya tiba di Desa Wakal kurang lebih 20 kilomter dari desa Negeri Lima, Gubernur memutuskan kembali lagi ke Negeri Lima dan langsung memaksa setiap warga yang masih ada di desa tersebut agar meninggalkan perkampungan.

"Kalau tidak ada beliau saat itu, mungkin banyak korban yang berjatuhan. Kami sangat berterima kasih kepadanya, karena saat itu beliau sangat tegas memaksa kami meninggalkan rumah," ujar Ibrahim.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.