Kompas.com - 26/07/2013, 17:42 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

MEDAN, KOMPAS.com — Bangunan Bandar Udara Kuala Namu di Sumatera Utara sungguh megah dan mewah, khas bandara berskala internasional. Namun, ternyata pengoperasian bandara tersebut terlihat terlalu dipaksakan.

Masih banyak pengerjaan di bandara itu yang belum rampung. Para pekerja masih terus bekerja menyelesaikan proses finishing di antara ramainya penumpang. Debu-debu beterbangan dihempas langkah kaki calon penumpang.

Seorang pengunjung, Ny Sinambela yang tinggal di Lubuk Pakam, Jumat (26/7/2013), menilai pengoperasian bandara pengganti Polonia di Medan itu terlalu dipaksakan. "Dipaksa kali dibuka bandara ini, masih berdebu dan pengerjaan di mana-mana. Tumpukan sampah pun masih banyak," katanya.

Masalah lain berdasarkan pengamatan Kompas.com juga ada di jalan arteri. Lokasi itu sampai sekarang belum selesai sengketa ganti kerugiannya. Lalu, jembatan layang sepanjang 6,5 kilometer juga belum dilengkapi lampu jalan.

Beberapa pengunjung yang dimintai komentar tentang kondisi ini mengatakan, jalan yang gelap memancing timbulnya kejahatan. Apalagi di kiri dan kanan jalan adalah perkebunan sawit, mulai dari flyover dekat gerbang sampai ke arah pertigaan Desa Sena di depan Masjid Al Jihad. Di lokasi itu pula rambu-rambu lalu lintas minim terpasang.

Di sisi lain, pengaspalan masih banyak yang belum selesai. Jalan Arteri Tanjung Morawa menuju Batang Kuis akan gelap di malam hari, juga karena minimnya penerangan jalan dan jarak rumah penduduk yang telah pindah menyusul pembebasan lahan.

Belum lagi tumpukan tanah dan sampah serta alat-alat berat yang masih mengganggu pemandangan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Regional
Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Regional
3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

Regional
Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Regional
Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Regional
Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Regional
Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Regional
Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Regional
Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Regional
Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Regional
Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Regional
Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Regional
Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Regional
Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Regional
Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.