Pelni Makassar Siapkan 14 Kapal untuk Arus Mudik

Kompas.com - 25/07/2013, 14:25 WIB
Ratusan penumpang kapal Sabuk Nusantara 33 dipaksa turun di Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon, Maluku, karena melebihi kapasitas angkut kapal, Selasa (23/7/2013). KOMPAS.COM/RAHMAN PATTYRatusan penumpang kapal Sabuk Nusantara 33 dipaksa turun di Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon, Maluku, karena melebihi kapasitas angkut kapal, Selasa (23/7/2013).
|
EditorFarid Assifa

MAKASSAR, KOMPAS.com — PT Pelayaran Nasional Indonesia wilayah Makassar menyiapkan 14 kapal untuk arus mudik tahun ini. Ke-14 kapal itu untuk mengangkut ribuan calon penumpang yang akan mudik ke kampung halamannya untuk merayakan Lebaran bersama keluarga.

Ke-14 kapal penumpang yang disiapkan di antaranya Sirimau, G Dempo, Siguntang, Sinabung, D Solo, Umsini, Wilis, Tidar, Kelimutu, Labobar, Lambelu, T Kabila, dan Nggapulu.

Untuk melayani para calon penumpang, PT Pelni menyiapkan kapal dengan kapasitas angkut 500 sampai 3.000 orang.

Kepala PT Pelni Makassar Capt Robert I Mandagie, Kamis (25/7/2013), kepada wartawan menjelaskan, lonjakan penumpang di Pelabuhan Soekarno-Hatta akan terjadi pada H-15 dan puncaknya pada empat hari jelang Lebaran nanti.

Robert memperkirakan, jalur yang paling padat dilalui oleh penumpang adalah tujuan Makassar-Bima, dengan prediksi penumpang mencapai 1.500-2.000 orang.

"Yang diantisipasi pada penumpang tujuan Bima, jika normalnya jumlah penumpang hanya mencapai 700 orang, ini tahun bisa ribuan," jelasnya.

Sementara untuk Pulau Jawa, calon pemudik pada umumnya beralih ke sarana transportasi lewat udara. Dengan demikian, PT Pelni tidak melakukan penambahan armada karena armada yang dimiliki sudah mencukupi untuk pelayanan arus mudik.

Untuk memaksimalkan pelayanan, terutama jika terjadinya keterlambatan keberangkatan selama 12 jam, PT Pelni akan memberikan pelayanan ekstra, termasuk mengembalikan biaya tiket 100 persen jika para penumpang akan membatalkan pelayaran tersebut.

Ke-14 armada yang dipersiapkan akan melakukan pelayanan 30 kali keberangkatan dari pelabuhan Soekarno-Hatta ke berbagai daerah tujuan Indonesia timur, barat, selatan, dan utara.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Kabupaten yang Gelar Pilkada di NTT Kekurangan Surat Suara

7 Kabupaten yang Gelar Pilkada di NTT Kekurangan Surat Suara

Regional
Video Viral Sebuah Bus Lawah Arah Saat Macet, Sopir Akhirnya Kabur karena Dipukuli Massa

Video Viral Sebuah Bus Lawah Arah Saat Macet, Sopir Akhirnya Kabur karena Dipukuli Massa

Regional
22 Nakes Positif Covid-19, Poli Rawat Jalan RSUD dr Moh Saleh Tutup 2 Hari

22 Nakes Positif Covid-19, Poli Rawat Jalan RSUD dr Moh Saleh Tutup 2 Hari

Regional
Menkopolhukam Perintahkan Aparat Tangkap Ali Kalora dan Pengikutnya Sebelum Natal

Menkopolhukam Perintahkan Aparat Tangkap Ali Kalora dan Pengikutnya Sebelum Natal

Regional
Ganjar Minta Warga Tak Bepergian ke Luar Kota Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Ganjar Minta Warga Tak Bepergian ke Luar Kota Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Regional
Penyebab Sungai di Banyumas Dipenuhi Busa karena Limbah Kimia

Penyebab Sungai di Banyumas Dipenuhi Busa karena Limbah Kimia

Regional
Komisi IV Minta 6 Ketua RT di Babel Tak Ditahan dan Kegiatan Kapal Isap Dihentikan

Komisi IV Minta 6 Ketua RT di Babel Tak Ditahan dan Kegiatan Kapal Isap Dihentikan

Regional
Terperosok di Bekas Sumur yang Tertutup Banjir, Nenek 70 Tahun Tewas

Terperosok di Bekas Sumur yang Tertutup Banjir, Nenek 70 Tahun Tewas

Regional
Pelajar SMA Dibegal, Diancam Ditembak oleh Pelaku

Pelajar SMA Dibegal, Diancam Ditembak oleh Pelaku

Regional
27 Karyawan Metro TV Surabaya Positif Covid-19, Dokter Sebut Tanpa Gejala

27 Karyawan Metro TV Surabaya Positif Covid-19, Dokter Sebut Tanpa Gejala

Regional
Banjir Sebabkan Sejumlah Kotak Suara Pilkada Kota Cilegon Rusak

Banjir Sebabkan Sejumlah Kotak Suara Pilkada Kota Cilegon Rusak

Regional
Warga di Kaki Gunung Semeru Diminta Waspadai Potensi Lahar Dingin

Warga di Kaki Gunung Semeru Diminta Waspadai Potensi Lahar Dingin

Regional
Beredar Pesan Berantai soal Tempat Isolasi Penuh, Satgas Covid-19 UGM: Itu Tidak Benar

Beredar Pesan Berantai soal Tempat Isolasi Penuh, Satgas Covid-19 UGM: Itu Tidak Benar

Regional
Sejak Juli, 75 Kasus Positif Covid-19 Ditemukan di Universitas Brawijaya Malang

Sejak Juli, 75 Kasus Positif Covid-19 Ditemukan di Universitas Brawijaya Malang

Regional
Terjebak Dalam Kebakaran di Polewali Mandar, 3 Bocah Tewas

Terjebak Dalam Kebakaran di Polewali Mandar, 3 Bocah Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X