Ini Cara Bersyukur Penganut Aliran Parmalim

Kompas.com - 22/07/2013, 12:40 WIB
Inilah lokasi acara ritual Parmalim di Hutatinggi, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Tobasa, Sumatera Utara yang akan menggelar Sipaha Lima, Senin (22/7/2013). KOMPAS.com/Tigor MuntheInilah lokasi acara ritual Parmalim di Hutatinggi, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Tobasa, Sumatera Utara yang akan menggelar Sipaha Lima, Senin (22/7/2013).
|
EditorFarid Assifa

TOBASA, KOMPAS.com — Aliran kepercayaan Parmalim menggelar acara Sipaha Lima di Desa Hutatinggi, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Tobasa, Sumatera Utara, Senin (22/7/2013).

"Acara ini merupakan bentuk syukur umat atau ruas Parmalim terhadap Mula Jadi Nabolon (Tuhan Yang Mahabesar)," kata Ompung Jippo Sirait (57), warga Kecamatan Porsea, Kabupaten Tobasa.

Menurut Sirait, upacara ini digelar setiap tahun oleh seluruh penganut aliran Parmalim di seluruh Indonesia. Upacara digelar selama tiga hari sejak Minggu (21/7/2013) hingga Selasa (23/7/2013).

Hari pertama atau pembukaan disebut dengan Parsahadatan yakni acara penyampaian keluh kesah seluruh umat Parmalim kepada Mula Jadi Nabolon. Acara kedua Panasttion yang merupakan acara puncak. Acara ini, kata Sirait, merupakan acara persembahan syukuran kepada Mula Jadi Nabolon.

"Dalam acara ini kita menyampaikan pelean atau persembahan lobbu sitio-tio atau lembu dan ayam jantan tiga warna serta satu ekor ayam betina," kata Sirait.

Acara terakhir atau penutupan disebut Panggohion. Acara berupa penyampaian nasihat atau pidato dari pemimpin Parmalim yang disebut Ihutan kepada umat atau ruas Parmalim agar mendapat berkat sepulang dari acara Sipaha Lima.

Acara Sipaha Lima ini dipusatkan di Hutatingi, Kecamatan Laguboti, karena daerah ini dinilai sebagai tanah suci Parmalim. Untuk bisa mengikuti acara, umat dan pengunjung wajib menggunakan mandar atau kain sarung dan tidak diperkenankan memakai alas kaki memasuki upacara.

"Memakai mandar atau kain sarung dan tidak memakai alas kaki sebagai bentuk sopan santun. Juga bentuk menghargai tanah suci ini dan upacara ritual kita," kata Sirait.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Ekor Penyu Ditemukan Mati di Dekat Pembuangan Limbah PLTU Bengkulu

5 Ekor Penyu Ditemukan Mati di Dekat Pembuangan Limbah PLTU Bengkulu

Regional
Cabuli 15 Anak, Pembina Pramuka Divonis Kebiri Kimia dan 12 Tahun Penjara

Cabuli 15 Anak, Pembina Pramuka Divonis Kebiri Kimia dan 12 Tahun Penjara

Regional
Sempat Ada Penolakan, Jenazah Pelaku Bom Bunuh Diri Polresta Medan Dimakamkan Malam Hari

Sempat Ada Penolakan, Jenazah Pelaku Bom Bunuh Diri Polresta Medan Dimakamkan Malam Hari

Regional
Merokok di Dalam Pesawat Wings Air, Seorang Pria Diamankan

Merokok di Dalam Pesawat Wings Air, Seorang Pria Diamankan

Regional
Mahasiswi di Bone Tewas Usai Melahirkan, Bayinya Selamat

Mahasiswi di Bone Tewas Usai Melahirkan, Bayinya Selamat

Regional
Polisi Temukan Luka Lebam pada Mayat Perempuan Terbungkus Seprai di Makassar

Polisi Temukan Luka Lebam pada Mayat Perempuan Terbungkus Seprai di Makassar

Regional
Polemik Pembubaran Upacara Piodalan Berawal dari Kesalahpahaman

Polemik Pembubaran Upacara Piodalan Berawal dari Kesalahpahaman

Regional
Edarkan Uang Palsu Senilai Rp 20,8 Juta, Pria Lansia Ditangkap

Edarkan Uang Palsu Senilai Rp 20,8 Juta, Pria Lansia Ditangkap

Regional
Tersangka Teroris di Medan Tak Hafal Indonesia Raya dan Pancasila

Tersangka Teroris di Medan Tak Hafal Indonesia Raya dan Pancasila

Regional
Ini Cerita Pria yang Kabur Telanjang Bulat Sejauh 2 Kilometer Setelah Gagal Memperkosa Korbannya

Ini Cerita Pria yang Kabur Telanjang Bulat Sejauh 2 Kilometer Setelah Gagal Memperkosa Korbannya

Regional
Paksa Penumpang Oral Seks, Seorang Sopir Travel Ditangkap

Paksa Penumpang Oral Seks, Seorang Sopir Travel Ditangkap

Regional
Tersambar Petir, 1 Warga Ampek Nagari Tewas, 2 Orang Terluka

Tersambar Petir, 1 Warga Ampek Nagari Tewas, 2 Orang Terluka

Regional
Anak Keduanya Langsung Dapat Akta Kelahiran, Gibran Puji Layanan Publik di Solo

Anak Keduanya Langsung Dapat Akta Kelahiran, Gibran Puji Layanan Publik di Solo

Regional
Dedi Mulyadi: Pilkada Langsung Rawan Politik Uang, Memang Pilkada oleh DPRD Tidak?

Dedi Mulyadi: Pilkada Langsung Rawan Politik Uang, Memang Pilkada oleh DPRD Tidak?

Regional
Kekeringan, Warga Berjuang Mengais Air dari Lubang Tanah

Kekeringan, Warga Berjuang Mengais Air dari Lubang Tanah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X