Kompas.com - 17/07/2013, 22:23 WIB
Ilustrasi: Kepolisian Resor Aceh Besar memusnahkan ladang ganja seluas 8 hektar di wilayah Desa Lam Aping, Kecamatan Seulimuem, Kabupaten Aceh Besar, Sabtu (9/2/2013). Ini merupakan pemusnahan ladang ganja yang kedua dalam sepekan terakhir di wilayah Aceh Besar. Tingginya harga jual ganja membuat sebagian warga di wilayah ini memilih menanam tanaman terlarang itu. Kompas/Mohamad BurhanudinIlustrasi: Kepolisian Resor Aceh Besar memusnahkan ladang ganja seluas 8 hektar di wilayah Desa Lam Aping, Kecamatan Seulimuem, Kabupaten Aceh Besar, Sabtu (9/2/2013). Ini merupakan pemusnahan ladang ganja yang kedua dalam sepekan terakhir di wilayah Aceh Besar. Tingginya harga jual ganja membuat sebagian warga di wilayah ini memilih menanam tanaman terlarang itu.
|
EditorKistyarini

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, membakar 19 kilogram ganja kering dan ribuan gram narkotika jenis lainnya menjelang buka puasa bersama, Rabu (17/7/2013) petang.

Narkoba itu merupakan barang bukti yang dimusnahkan dari 66 kasus, mulai tahun 2011 sampai pertengahan tahun 2013.

Kepala Kejari Singaparna Yoyok S Wibowo menyatakan, pemusnahan barang bukti ini berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Tasikmalaya Nomor 18/Pid.Sus/2011/PN dan nomor 158/Pid.Sus/2013/PN.Tsm, serta Surat Perintah Kepala Kejaksaan Negeri Singaparna Nomor PRINT-1069/0.2.37/Euh.3/07/2013.

"Barang bukti tersebut dirampas untuk dimusnahkan sehingga tidak perlu digunakan lagi," jelas Yoyok.

Di lokasi sama, Kepala Polres Tasikmalaya AKBP Widjonarko menambahkan, barang bukti dari seluruh kasus ini sebagian besar telah diputuskan di pengadilan. Namun, ada pula kasus yang masih berjalan. "Semua barang bukti ini dari seluruh kasus yang telah incrah," tambah Widjonarko.

Pemusnahan yang digelar di depan kantor Kejari Singaparna ini juga disaksikan pejabat Badan Nasional Narkotika (BNN) Provinisi Jawa Barat, BNN Kabupaten Garut, Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya, MUI Kecamatan Mangunreja.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Regional
Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.