Kompas.com - 04/07/2013, 20:47 WIB
Il, salah satu pelaku pencurian barang rongsokan saat digelandang petugas dari rumahnya ke Polsek Polewali Mandar, Kamis (4/7/2013). KOMPAS.com/ JunaediIl, salah satu pelaku pencurian barang rongsokan saat digelandang petugas dari rumahnya ke Polsek Polewali Mandar, Kamis (4/7/2013).
|
EditorFarid Assifa

POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com - Dua siswa SMA di Polewali Mandar, Sulawesi Barat terpaksa digelandang aparat Polsek Polewali Mandar lantaran terpergok mencuri barang rongsokan di sebuah gudang, Kamis (4/7/2013) dini hari tadi. Il dan Ba mengaku mencuri kaleng bekas dan besi tua karena butuh uang untuk membeli perlengkapan sekolah.

“Penghasilan orangtua saya tak cukup memenuhi kebutuhan biaya sekolah seperti membeli baju sepatu atau buku,” kata Il sambil memegang jeruji besi ruang tahanan Mapolsek Polewali Mandar.

Ba juga mengaku mencuri lantaran dipengaruhi teman-temannya yang juga kerap berbuat hal serupa. Meski meminta maaf kepada pemilik barang rongsokan, Il dan Ba tetap digiring polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Tertangkapnya kedua siswa ini bermula ketika Sahir, pemilik gudang di Kelurahan Mambulilling, Polewali Mandar, memergoki kedua remaja ini tengah membawa kaleng-kaleng bekas dan besi tua seberat 20 kilogram dari gudang miliknya. Sahir pun berusaha menangkap kedua pelaku. Ba bisa ditangkap, sementara Il berhasil kabur.

Sahir kemudian menyerahkan Ba ke petugas Mapolsek Polewali Mandar. Setelah itu, polisi kemudian menangkap Il yang identitas dan alamat rumahnya diketahui melalui Ba. Il diciduk petugas di rumahnya saat sedang tidur.

Penggeledahan rumah Il di Jalan Baru, Polewali Mandar oleh petugas sempat membuat kaget orangtua dan sudara-saudaran tersangka. Orangtua Il baru mengerti setelah petugas menjelaskan keterlibatan Il dalam pencurian besi bekas.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X