Kompas.com - 02/07/2013, 13:15 WIB
Wakil Ketua Pengadilan Negeri Bandung, Setyabudi Tejocahyono (tengah) tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, setelah tertangkap tangan menerima suap, Jumat (22/3/2013). Ia diduga menerima suap berkaitan dengan kepengurusan perkara korupsi dana bantuan sosial Pemerintah Kota Bandung. Setyabudi tertangkap tangan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi bersama seorang pihak swasta bernama Asep, Jumat (22/3/2013). KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMOWakil Ketua Pengadilan Negeri Bandung, Setyabudi Tejocahyono (tengah) tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, setelah tertangkap tangan menerima suap, Jumat (22/3/2013). Ia diduga menerima suap berkaitan dengan kepengurusan perkara korupsi dana bantuan sosial Pemerintah Kota Bandung. Setyabudi tertangkap tangan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi bersama seorang pihak swasta bernama Asep, Jumat (22/3/2013).
|
EditorFarid Assifa

BANDUNG, KOMPAS.com — Rekonstruksi tertangkap tangannya hakim Setyobudi Tejocahyono rencananya akan dilakukan di Pengadilan Negeri (PN) Bandung di Jalan RE Martadinata, Kota Bandung, Rabu (3/7/2013) besok.

Hal tersebut diungkapkan oleh Humas PN Bandung Joko Indiarto saat dihubungi Kompas.com, Selasa (2/7/2013).

"Betul, jadi Pengadilan Negeri Bandung sudah menerima surat dari KPK," kata Joko.

Lebih lanjut Joko menambahkan, dalam surat yang diberikan oleh lembaga antitindak pidana korupsi itu, rekonstruksi akan dilakukan selama tiga hari. Namun, tempatnya berbeda-beda.

"Rencananya mulai tanggal 3 hingga 5 Juli 2013, tapi kami estimasi besok di PN terlebih dahulu," ucapnya.

Menanggapi surat permohonan izin dari KPK itu, Joko mengaku pihaknya akan menyiapkan seluruh kebutuhan yang diperlukan. "Sehingga demikian kami siap-siap," paparnya.

Berjalan mundur

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Joko Indiarto menjelaskan, rekonstruksi yang akan dilakukan oleh KPK pada Rabu (3/7/2013) besok tidak hanya reka ulang saat hakim Setyobudi Tejocahyono tertangkap tangan membawa sejumlah uang di dalam mobilnya.

Menurut Joko, rekonstruksi selama tiga hari terhitung tanggal 3 sampai 5 Juli 2013 itu akan dilakukan mundur, mulai dari penangkapan hingga pemberian uang suap penanganan kasus bantuan sosial (bansos) Kota Bandung oleh beberapa orang yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka, seperti Toto Hutagalung dan yang terbaru adalah mantan Sekda Edi Siswandi serta Wali Kota Bandung Dada Rosada.

"Rekonstruksinya ditarik mundur tidak hanya penangkapan saja. Penangkapan memang di PN, tapi kan pra-nya bukan disini," ujar Joko.

Kendati demikian, terkait proses rekonstruksi lebih detail, Joko menyerahkan sepenuhnya kepada KPK.

"Belum ada konfirmasi lagi. Selebihnya KPK yang tahu," akunya.

Hakim Setyobudi Tejocahyono ditangkap di ruang kerjanya di PN Bandung bersama dengan seseorang dari pihak swasta, Jumat (22/3/2013) sekitar pukul 14.15 WIB. Mereka diduga terlibat tindak pidana korupsi.

Selain menangkap hakim Setyabudi dan seorang swasta berinisial A, KPK juga mengamankan barang bukti berupa uang sekitar Rp 150 juta. Pemberian ini berkaitan dengan kasus korupsi bansos di Pemerintah Kota Bandung. Kasus ini juga menyeret Wali Kota Bandung Dada Rosada.

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

    Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

    Regional
    Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

    Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

    Regional
    Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

    Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

    Regional
    BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

    BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

    Regional
    Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

    Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

    Regional
    Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

    Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

    Regional
    Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

    Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

    Regional
    Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

    Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

    Regional
    Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

    Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

    Regional
    Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

    Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

    Regional
    Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

    Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

    Regional
    Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

    Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

    Regional
    Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

    Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

    Regional
    Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

    Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

    Regional
    Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

    Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X