Miing: Laga Persija VS Persib di Papua Saja

Kompas.com - 25/06/2013, 17:11 WIB
Suporter Persib Bandung melihat keadaan dalam bus Tim Persib Bandung di Rest Area KM 19 Tol Cikampek, Jawa Barat, Minggu (22/6/2013). Rombongan Tim Persib yang sedianya akan bertanding melawan tuan rumah Persija Jakarta diserang oleh oknum suporter Persija ketika keluar dari hotel di kawasan Jalan Gatot Subroto, Jakarta. TRIBUNNEWS/DANY PERMANASuporter Persib Bandung melihat keadaan dalam bus Tim Persib Bandung di Rest Area KM 19 Tol Cikampek, Jawa Barat, Minggu (22/6/2013). Rombongan Tim Persib yang sedianya akan bertanding melawan tuan rumah Persija Jakarta diserang oleh oknum suporter Persija ketika keluar dari hotel di kawasan Jalan Gatot Subroto, Jakarta.
|
EditorKistyarini
JAKARTA, KOMPAS.com — Anggota Komisi X DPR RI Dedi Gumelar mengaku geram dengan perseteruan pendukung Persija dan pendukung Persib.

Bila tak kunjung selesai, ia mengusulkan agar pertandingan digelar di luar Pulau Jawa saat kedua tim bertemu. "Di Papua saja harusnya Persija vs Persib," kata pria yang akrab disapa Miing ini, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (25/6/2013).

Politisi PDI Perjuangan ini berpendapat, perseteruan panjang antardua kelompok suporter itu terjadi karena kurangnya kesadaran akan budaya.

Untuk itu, ia mengimbau keharusan pemberian pendidikan budaya pada kelompok suporter The Jak dan Bobotoh agar konflik selesai dan tak terus berulang.

"Harus diberi pendidikan budaya, kan ada koordinatornya. Supaya tahu sportif, siap menang dan kalah," ujarnya.

Seperti diketahui, pada Sabtu (22/6/2013), sekelompok orang yang ditengarai merupakan suporter Persija melakukan perusakan pada bus ofisial dan pemain Persib Bandung.

Perusakan terjadi ketika bus tersebut keluar dari sebuah hotel dan menuju Stadion Utama Gelora Bung Karno untuk menjalani laga kontra Persija. Akibat perusakan itu, kaca bus pecah dan Persib batal bertanding.

Kelompok suporter The Jak membantah terlibat dan menuding perusakan dilakukan oleh oknum tertentu.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    'Kami Terkena Gas Air Mata, Banyak yang Sesak Napas dan Pingsan'

    "Kami Terkena Gas Air Mata, Banyak yang Sesak Napas dan Pingsan"

    Regional
    Antre Pencairan BPUM Membludak sejak Subuh, Ternyata Salah Informasi

    Antre Pencairan BPUM Membludak sejak Subuh, Ternyata Salah Informasi

    Regional
    Kronologi Pria Diduga Depresi Tewas Ditembak, Tetap Menyerang Polisi Usai Diberi Peringatan

    Kronologi Pria Diduga Depresi Tewas Ditembak, Tetap Menyerang Polisi Usai Diberi Peringatan

    Regional
    'Ini Bendera yang Diperjuangkan Para Pahlawan, Pejuang Bangsa, Kok sampai Seperti Ini'

    "Ini Bendera yang Diperjuangkan Para Pahlawan, Pejuang Bangsa, Kok sampai Seperti Ini"

    Regional
    Tiba-tiba Serang Polisi, Seorang Pria yang Diduga Depresi Tewas Ditembak

    Tiba-tiba Serang Polisi, Seorang Pria yang Diduga Depresi Tewas Ditembak

    Regional
    Mayat Perempuan Ditemukan Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo

    Mayat Perempuan Ditemukan Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo

    Regional
    Ini Cerita di Balik Video Viral 5 Tukang Becak Ganti Bendera Merah Putih yang Lusuh dan Sobek

    Ini Cerita di Balik Video Viral 5 Tukang Becak Ganti Bendera Merah Putih yang Lusuh dan Sobek

    Regional
    Pengelola dan Karyawan Restoran Wajib Tes Swab, Ini Kata PHRI Sumbar

    Pengelola dan Karyawan Restoran Wajib Tes Swab, Ini Kata PHRI Sumbar

    Regional
    Adik Mantan Wali Kota Serang: Sejak Dulu Saya Budidaya Ganja, Kata Siapa Sembunyi-sembunyi

    Adik Mantan Wali Kota Serang: Sejak Dulu Saya Budidaya Ganja, Kata Siapa Sembunyi-sembunyi

    Regional
    Beruang Madu Hendak Seberangi Jalan Raya, Ini Dugaan Penyebabnya

    Beruang Madu Hendak Seberangi Jalan Raya, Ini Dugaan Penyebabnya

    Regional
    Video Sesama Polisi Diduga Ribut Saat Demo di Jambi, Ini Penjelasan Polda

    Video Sesama Polisi Diduga Ribut Saat Demo di Jambi, Ini Penjelasan Polda

    Regional
    Menyoal Penggunaan Ambulans Antar Seserahan Pernikahan, Pemilik Sebut untuk Kenangan Menikah Saat Pandemi

    Menyoal Penggunaan Ambulans Antar Seserahan Pernikahan, Pemilik Sebut untuk Kenangan Menikah Saat Pandemi

    Regional
    Bupati Bogor Sebut Pemicu Banjir dan Longsor di Kawasan Puncak

    Bupati Bogor Sebut Pemicu Banjir dan Longsor di Kawasan Puncak

    Regional
    7 Penyusup Demo Mahasiswa di Banjarmasin Dipulangkan Setelah Dijemput Orangtuanya

    7 Penyusup Demo Mahasiswa di Banjarmasin Dipulangkan Setelah Dijemput Orangtuanya

    Regional
    Mahasiswa yang Nyanyikan Lagu Menyinggung Polisi Saat Demo Jalani Rapid Test, Ini Hasilnya

    Mahasiswa yang Nyanyikan Lagu Menyinggung Polisi Saat Demo Jalani Rapid Test, Ini Hasilnya

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X