Salin Artikel

Bupati Jekek: Pembangunan Demokrasi di Wonogiri Berjalan Kondusif

KOMPASc.com - Bupati Wonogiri Joko Sutopo mengatakan, upaya pembangunan demokrasi di Wonogiri berjalan kondusif berkat dukungan forum koordinasi pimpinan daerah Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Wonogiri.

“Dari hasil survey untuk masyarakat Kabupaten Wonogiri menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, sampai saat ini relatif kondusif dan tidak ada gesekan terkait Pemilu 2024," katanya.

Dia mengatakan itu saat menghadiri acara Silaturahmi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas)  untuk Mewujudkan Pelaksanaan Pemilu 2024 yang Aman dan Damai di Joglo Perjuangan Desa Pule, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Kamis (12/10/2023).

Tak hanya itu, indeks demokrasi Kabupaten Wonogiri, menurut Komisi Pemilihan Umum (KPU) merupakan salah satu yg terbaik. 

Pria yang akrab disapa Jekek itu pun meyakini, hal tersebut karena adanya sinergitas dari Forkopimda di Kabupaten Wonogiri.

Jekek juga menyebutkan, survei kepuasan publik terhadap jajaran Forkopimda Wonogiri menunjukkan respons baik dari masyarakat. Bahkan, tingkat kepercayaan publik mencapai nilai 95 persen 

"Semoga ke depan sinergitas ini selalu terjaga dan kami dapat bersama mewujudkan kamtibmas yang aman dan damai dalam pelaksanaan tahapan pemilu 2024, demokrasi menuju Indonesia maju” ungkapnya dalam siaran pers, Sabtu (14/10/2023).

Jekek juga mengapresiasi kunjungan dan acara yang digelar Forkopimda Wonogiri tersebut.

Pada kesempatan itu, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Wonogiri Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah menyatakan, Silaturahmi kamtibmas ini bertujuan mempererat silaturahmi dan meningkatkan sinergitas. 

Acara itu juga bertujuan memberikan energi positif dalam mengamankan dan mewujudkan Pemilu 2024 di Kabupaten Wonogiri yang aman dan damai.

“Pemilu merupakan pesta demokrasi yang diselenggarakan setiap lima tahun dan saat ini sudah melalui tahapan pelaksanaan pemilu,” katanya. 

Oleh karena itu, kata Andi, sinergitas forkopimda dan seluruh stakeholder sangat diperlukan guna mewujudkan pemilu yang aman dan damai di Kabupaten Wonogiri.

Andi meyakini, asas kekeluargaan dan tolong menolong serta rasa toleransi di antara warga Wonogiri masih sangat kuat. 

Dia pun optimistis Wonogiri tetap aman kondusif karena rasa persaudaraan dan persatuan dalam sebuah ikatan tali silaturahmi yang masih kuat. 

Hadir dalam acara tersebut Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0728 Wonogiri Deni Oktavianto, Ketua Pengadilan Negeri Wonogiri Rais Torodji, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Wonogiri Porman Patuan Radot, dan Ketua Pengadilan Agama Wonogiri Ahsan Dawi. 

Hadir pula dalam acara itu Wakil Kepala Polres (Wakapolres) Wonogiri dan seluruh Pejabat Utama (PJU) Polres Wonogiri serta Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) jajaran Polres Wonogiri.

https://regional.kompas.com/read/2023/10/14/15361161/bupati-jekek-pembangunan-demokrasi-di-wonogiri-berjalan-kondusif

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com