Wali Kota Salatiga Yuliyanto mengungkapkan sejumlah persiapan terus dilakukan untuk mengantisipasi adanya lonjakan kasus Covid-19. "Saat ini Salatiga masih di PPKM Level 1, tapi lonjakan yang terjadi beberapa hari ini sangat cepat," kata dia di RSUD Salatiga.
Yuliyanto mengungkapkan bahkan varian baru Covid-19 yakni Omicron telah masuk Salatiga. "Omicron sudah masuk ke Salatiga, kemarin juga ada pasien yang meninggal karena komorbid diabetes melitus," jelasnya.
Dia juga menginformasikan ada suami istri yang dinyatakan positif Covid-19. "Istrinya dalam kondisi hamil, kemarin melahirkan tapi anaknya meninggal. Semoga keluarga diberi ketabahan di tengah cobaan ini," kata Yuliyanto.
Ditambahkan, untuk persiapan di RSUD Salatiga, saat ini ada 12 pasien yang menjalani perawatan di ruang isolasi. "Ini tempat tidur untuk ruang isolasi Covid-19 juga ditambah 20 tempat tidur untuk antisipasi lonjakan kasus," terang Yuliyanto.
Untuk mencegah perluasan penyebaran Covid-19, Pemkot Salatiga memutuskan untuk menghentikan pasar tiban di Jalan Lingkar Salatiga (JLS) selama dua pekan.
"Iya dihentikan dua minggu, setelahnya akan ada evaluasi lagi. Tapi untuk operasional di pasar-pasar tradisional masih buka dengan pengawasan protokol kesehatan," kata Yuliyanto.
Dia menambahkan untuk pembelajaran tatap muka dilaksanakan dengan pembatasan. "Dibatasi 50 persen, kita juga dengan sistem sif. Tapi keselamatan dan keamanan anak didik adalah yang utama," tegasnya.
Yuliyanto juga memberi apresiasi untuk tenaga kesehatan yang telah bekerja keras merawat para pasien.
"Kemungkinan lonjakan pasien ini membuat tenaga kesehatan kembali siaga. Kita semua harus siap dalam untuk menjaga kesehatan masyarakat," paparnya.
https://regional.kompas.com/read/2022/02/15/051800278/bapak-ibu-positif-covid-19-anak-meninggal-saat-dilahirkan
Dapatkan informasi dan insight pilihan redaksi Kompas.com
Daftarkan EmailPeriksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.
Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & Ketentuan