NEWS
Salin Artikel

Pemkab Luwu Utara Susun Ranperda, Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Jadi Prioritas

KOMPAS.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Utara saat ini tengah mencanangkan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana sebagai salah satu prioritas arah kebijakan pembangunan daerah tahun 2022 dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Luwu Utara Tahun 2021-2026.

Hal tersebut disampaikan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Luwu Utara Riswan Bibbi saat membacakan Laporan Panitia Khusus (Pansus) dalam Rapat Paripurna agenda Penandatanganan Berita Acara Persetujuan Bersama tentang Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) RPJMD, Senin (23/8/2021).

Ia menjelaskan, terdapat tujuh fraksi DPRD yang menyetujui Ranperda itu agar ditetapkan sebagai Peraturan Daerah (Perda).

“Pansus sangat mengapresiasi sikap fraksi dan menilai hal tersebut sebagai dukungan terhadap proses penetapan perda dengan memastikan RPJMD yang ditetapkan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta dirancang melalui proses perencanaan yang matang, strategis, terpadu, dan berkelanjutan,” ujar Riswan melalui keterangan tertulisnya, Senin.

Selain rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, Pemkab Luwu Utara juga memfokuskan kebijakan pada peningkatan produksi, produktivitas dan daya saing sektor ekonomi, serta penguatan kewirausahaan dan usaha mikro kecil menengah (UMKM).

“Pada tahun yang sama, Pemkab Luwu Utara juga memprioritaskan pembangunan konektivitas infrastruktur antarwilayah dan antarkawasan pertumbuhan ekonomi baru serta optimalisasi jangkauan infrastruktur dasar secara merata,” ungkapnya.

Penting diketahui, 2022 merupakan tahun pertama yang secara efektif mengacu pada RPJMD 2021-2026.

Sementara itu, Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani atau yang akrab disapa IDP memberikan apresiasi kepada seluruh pimpinan dan anggota DPRD atas komitmen dan tanggung jawab yang diberikan, utamanya dalam proses pembangunan daerah.

Sebab, menurut dia Perda itu akan menjadi pedoman dalam penyusunan perencanaan pembangunan di daerah selama lima tahun ke depan yang selanjutnya akan dijabarkan dalam rencana strategis perangkat daerah dan rencana kerja pemerintah daerah.

“Terkait dengan penanganan Kota Masamba pascabanjir bandang satu tahun lalu, pemerintah daerah telah mengagendakan penanganannya," tutur IDP.

Adapun pencapaian visi, misi, tujuan, sasaran, strategi dan arah kebijakan serta program yang telah dituangkan dalam Perda, memerlukan kerja sama dan sinergi yang baik antara eksekutif, legislatif, serta seluruh elemen masyarakat.

"Sebagaimana konsep Pentahelix, yakni unsur pemerintah, akademisi, badan atau pelaku usaha, masyarakat atau komunitas,dan media bersatu, terutama pada saat ini kita masih dalam kondisi pandemi Covid-19,” ujarnya.

Selain itu, sebutnya, kerja sama dan koordinasi dengan DPRD sebagai mitra yang setara dalam penyelenggaraan pembangunan daerah menjadi sangat berarti bagi Pemkab Luwu Utara.

“DPRD menjadi harapan kami dalam pelaksanaan berbagai program pembangunan yang bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat Luwu Utara," ucap IDP.

https://regional.kompas.com/read/2021/08/23/21115341/pemkab-luwu-utara-susun-ranperda-rehabilitasi-dan-rekonstruksi-pascabencana

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.