NEWS
Salin Artikel

Catat, Ini Sentra Vaksinasi Covid-19 Kota Semarang dan Cara Daftarnya

SEMARANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Semarang membuka layanan sentra vaksinasi guna mendukung percepatan vaksinasi di Kota Semarang.

Hal itu menjadi salah satu prioritas untuk mengantisipasi potensi lonjakan Covid-19 di Kota Lumpia tersebut.

Sentra vaksinasi tersebut di antaranya berada di Sam Poo Kong, Kecamatan Pedurungan, UIN Walisongo dan Poltekkes Semarang.

Layanan sentra vaksinasi itu diprioritaskan bagi lansia, pra lansia dan pelayanan publik.

Adapun mekanisme pendaftaran layanan sentra vaksinasi sebagai berikut:

1. Sentra Vaksinasi Sam Poo Kong

- Diperuntukkan bagi pra lansia (usia 50 tahun ke atas)

- Buka laman victori.semarangkota.go.id

- Klik Pendaftaran

- Isi NIK dan No. KK

- Isikan data diri dengan lengkap dan benar

- Pilih faskes vaksinasi di vaksin center Sam Poo Kong

- Jadwal pelaksanan vaksinasi akan dikirim melalui WA blast Dinkes atau pantau di smg.city/statusvaksinasi


2. Sentra Vaksinasi Kecamatan Pedurungan

- Diperuntukkan bagi lansia, pra lansia (usia 50 tahun ke atas), pelayanan publik dan masyarakat umum daerah rentan di Kecamatan Pedurungan.

- Buka laman victori.semarangkota.go.id

- Klik Pendaftaran

- Isi NIK dan No. KK

- Isikan data diri dengan lengkap dan benar

- Pilih faskes vaksinasi di sentra vaksinasi Kecamatan Pedurungan

- Jadwal pelaksanan vaksinasi akan dikirim melalui WA blast Dinkes atau pantau di smg.city/statusvaksinasi

3. Sentra Vaksinasi UIN Walisongo

-Diperuntukkan bagi lansia, pra lansia (usia 50 tahun ke atas) dan pelayanan publik

- Buka laman victori.semarangkota.go.id

- Klik Pendaftaran

- Isi NIK dan No. KK

- Isikan data diri dengan lengkap dan benar

- Pilih faskes vaksinasi di sentra vaksinasi UIN Walisongo

- Jadwal pelaksanan vaksinasi akan dikirim melalui WA blast Dinkes atau pantau di smg.city/statusvaksinasi

4. Sentra Vaksinasi Poltekkes

-Diperuntukkan bagi lansia, pra lansia (usia 50 tahun ke atas) dan pelayanan publik

- Buka laman victori.semarangkota.go.id

- Klik Pendaftaran

- Isi NIK dan No. KK

- Isikan data diri dengan lengkap dan benar

- Pilih faskes vaksinasi di sentra vaksinasi Poltekkes

- Jadwal pelaksanan vaksinasi akan dikirim melalui WA blast Dinkes atau pantau di smg.city/statusvaksinasi


Pemkot Semarang melalui Dinas Kesehatan juga membuka layanan vaksinasi untuk masyarakat umum daerah rentan usia 18-49 tahun yang memenuhi syarat.

Layanan vaksinasi untuk masyarakat umum daerah rentan bisa dilakukan di sentra vaksinasi atau puskesmas wilayah setempat dengan menyesuaikan ketersediaan stok vaksin.

Sedangkan pendaftarannya bisa melalui laman victori.semarangkota.go.id dan mengikuti jadwal yang ditentukan melalui informasi WA blast Dinkes atau pantau di smg.city/statusvaksinasi.

Selain itu, ada juga layanan vaksinasi 3 IN 1 di seluruh puskesmas Kota Semarang.

Ketentuan layanan vaksinasi tersebut diperuntukkan bagi non lansia usia 18-59 tahun yang membawa 2 lansia.

Pendaftarannya bisa melalui laman victori.semarangkota.go.id dan dipastikan lansia yang akan didampingi juga telah terdaftar.

Layanan dibuka mulai pukul. 08.00- 11.00 WIB di 37 puskesmas Kota Semarang.

Jadwal ditentukan melalui informasi WA blast Dinkes atau pantau di smg.city/statusvaksinasi.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi berharap percepatan program vaksinasi bisa lebih optimal dalam menekan kasus Covid-19 di ibu kota Jawa Tengah.

Dirinya juga mengungkapkan selain menyiapkan sentra vaksin, pihaknya telah menyiapkan tenaga kesehatan.

Sehingga mampu untuk memvaksin 3.000 hingga 5.000 orang per harinya.

“Tenaga kesehatan kita mampu melaksanakan vaksinasi terhadap tiga ribu sampai lima ribu orang. Jadi yang kita harapkan lebih banyak kiriman vaksin dari pemerintah pusat,” jelas Hendi dalam siaran pers.

Sementara itu, jumlah masyarakat Kota Semarang yang sudah divaksin saat ini tercatat 520.000 lebih.

Jumlah ini akan bertambah dengan 5.000 vaksin dari pemerintah provinsi yang bisa diberikan untuk 50.000 masyarakat.

“Ini akan digunakan untuk masyarakat yang sudah mendaftarkan di aplikasi Dinkes. Saat ini daftar tunggu di aplikasi mencapai 18.000,” ucapnya.

Di sisi lain, Hendi mengungkapkan selain upaya vaksinasi, pihaknya kembali mengingatkan kepada masyarakat untuk meningkatkan penerapan protokol kesehatan.

Pasalnya, berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh Pemerintah kota Semarang menunjukkan seiring dengan peningkatan kasus Covid-19 diawali dengan penurunan kepatuhan protokol kesehatan di masyarakat.

"Kami sudah mengadakan survei mingguan yang menunjukkan kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan cenderung menurun. Dari angka 78 persen di minggu-minggu ini menjadi 74 persen. Artinya pemakaian masker, kerumunan mulai diabaikan oleh masyarakat," terangnya.

Hendi meminta masyarakat untuk lebih tegas lagi dalam melaksanakan protokol kesehatan, yaitu menerapkan 5M serta tidak bepergian kecuali sifatnya penting dan mendesak.

"Sehingga kuncinya dalam situasi seperti ini yaitu saling menjaga diri, keluarga dan lingkungannya," jelasnya.

https://regional.kompas.com/read/2021/06/23/183559278/catat-ini-sentra-vaksinasi-covid-19-kota-semarang-dan-cara-daftarnya

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.