NEWS
Salin Artikel

Kronologi Penyelundupan Baby Lobster Senilai Rp 33,8 Miliar Digagalkan

Rencananya, benih lobster itu akan diselundupkan ke Malaysia oleh para pelaku.

Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Sumbagtim Dwijo Muryono mengatakan, penangkapan tersebut berlangsung di jalan Yusuf Singadekane, Kelurahan Keramasan, Palembang, Kamis (17/6/2021).

Awalnya, petugas curiga saat melihat dua mobil Xenia dan Innova yang berada di daerah tersebut.

Kemudian, petugas langsung melakukan pemeriksaan dan mendapati sebanyak 27 boks styrofoam yang berisi 225.664 baby lobster jenis pasir.

"Mereka tidak memiliki dokumen lengkap untuk membawa baby lobster ini. Setelah dihitung, total baby lobster ini harga jualnya mencapai Rp 33,8 miliar," kata Dwijo saat melakukan gelar perkara, Jumat (18/6/2021).

Dwijo menjelaskan, selain menyita ribuan benih lobster, mereka juga menangkap empat orang pelaku berinisial SS, M, R dan SG.

Dari hasil pemeriksaan, mereka membawa barang tersebut dari Krui, Lampung, untuk diselundupkan ke Malaysia dengan melewati jalur darat dari Palembang.

"Baby lobster ini mereka jual per ekor Rp 150.000, keempatnya hanya kurir. Pemilik barang tersebut sekarang masih diselidiki. Ini merupakan tangkapan terbesar di wilayah Sumbagtim," ujar dia.

Seluruh baby lobster yang masih hidup tersebut akan dibawa ke wilayah konservasi Lampung untuk dilepasliarkan.

Dwijo membantah soal kebocoran di kawasan konservasi, sehingga penyelundupan baby lobster ini terus terjadi.

"Saya kita tidak ada kebocoran tersebut, karena saat pelepasan kita saksikan bersama-sama," kata dia.

Sementara itu, Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) Palembang Sugeng Prayogo menjelaskan, wilayah Lampung memang menjadi habitat perkembangbiakan lobster, karena berada di kawasan pantai timur Sumatera.

Kawasan tersebut banyak dimanfaatkan oleh pelaku untuk mengumpulkan benih lobster dan selanjutnya diekspor.

Sugeng mengakui bahwa permintaan ekspor benih lobster ini cukup banyak.

Sebab, harga jual lobster ketika sudah dewasa bisa mencapai Rp 1,5 juta per kilogram.

"Sementara kita menjual hanya Rp 150.000 untuk bibit," kata dia.

https://regional.kompas.com/read/2021/06/18/165654678/kronologi-penyelundupan-baby-lobster-senilai-rp-338-miliar-digagalkan

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kereta Api Makassar Segmen Barru-Maros Diresmikan, Gubernur Sulsel Harapkan Dorong Perekonomian dan Pariwisata

Kereta Api Makassar Segmen Barru-Maros Diresmikan, Gubernur Sulsel Harapkan Dorong Perekonomian dan Pariwisata

Regional
Agendakan Jumat Bersih, OPD Kolaka Timur dan Berbagai Pihak Kompak Bersihkan Kelurahan Rate-rate

Agendakan Jumat Bersih, OPD Kolaka Timur dan Berbagai Pihak Kompak Bersihkan Kelurahan Rate-rate

Regional
Pemkab Banyuwangi Bakal Rekonstruksi 36 Jembatan pada 2023, Bupati Ipuk Minta Warga Dilibatkan

Pemkab Banyuwangi Bakal Rekonstruksi 36 Jembatan pada 2023, Bupati Ipuk Minta Warga Dilibatkan

Regional
NTP Riau Naik 5,64 Persen Per November 2022, Gubri: Semoga Terus Meningkat

NTP Riau Naik 5,64 Persen Per November 2022, Gubri: Semoga Terus Meningkat

Regional
Targetkan Stunting di Bawah 14 Persen pada 2024, Bupati Ipuk Sambangi Pelosok-pelosok Desa

Targetkan Stunting di Bawah 14 Persen pada 2024, Bupati Ipuk Sambangi Pelosok-pelosok Desa

Regional
Dapat Suntikan Dana dari Pemprov Sulsel, Bandara Arung Palakka Kembali Beroperasi untuk Masyarakat Bone

Dapat Suntikan Dana dari Pemprov Sulsel, Bandara Arung Palakka Kembali Beroperasi untuk Masyarakat Bone

Regional
Pembangunan Desa di Riau Terus Dilakukan, Gubri Dapat Apresiasi dari Wamendesa PDTT

Pembangunan Desa di Riau Terus Dilakukan, Gubri Dapat Apresiasi dari Wamendesa PDTT

Regional
Ganjar Ajak Sekolah Kreatif Giatkan Pendidikan Antikorupsi

Ganjar Ajak Sekolah Kreatif Giatkan Pendidikan Antikorupsi

Regional
Degan Jelly, Produk Rumahan yang Jadi Primadona di Banyuwangi

Degan Jelly, Produk Rumahan yang Jadi Primadona di Banyuwangi

Regional
Permudah Pencari dan Pemberi Kerja di Medan, Walkot Bobby Luncurkan Aplikasi Siduta

Permudah Pencari dan Pemberi Kerja di Medan, Walkot Bobby Luncurkan Aplikasi Siduta

Regional
Riau Jadi Daerah Penghasil Sawit Terbesar, Gubri Minta BPDPKS Lebih Transparan soal Pengelolaan Dana Sawit

Riau Jadi Daerah Penghasil Sawit Terbesar, Gubri Minta BPDPKS Lebih Transparan soal Pengelolaan Dana Sawit

Regional
'T-Rex' yang Bermain di Tambang Pasir Ilegal di Klaten?

"T-Rex" yang Bermain di Tambang Pasir Ilegal di Klaten?

Regional
Perempuan Kuat, Perempuan Bersemangat

Perempuan Kuat, Perempuan Bersemangat

Regional
Tingkatkan Produksi Pertanian, Pemprov Sulsel Salurkan 2.500 Ton Benih untuk 100.000 Ha Lahan

Tingkatkan Produksi Pertanian, Pemprov Sulsel Salurkan 2.500 Ton Benih untuk 100.000 Ha Lahan

Regional
Wujudkan Medan Berkah, Maju, dan Kondusif, Bobby Ajak Seluruh Elemen Kolaborasi Cegah Korupsi

Wujudkan Medan Berkah, Maju, dan Kondusif, Bobby Ajak Seluruh Elemen Kolaborasi Cegah Korupsi

Regional
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.