NEWS
Salin Artikel

Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

NUNUKAN, KOMPAS.com – Murid-murid lulusan Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Tulin Onsoi, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara membeludak, sehingga tidak lagi tertampung di sekolah SMP yang ada.

Di wilayah pelosok tersebut, ratusan anak lulusan SD tahun 2020 rencananya akan dipinjamkan gedung SD saat kegiatan belajar mengajar tatap muka mulai aktif.

"Ada sembilan SD dan hanya dua SMP di Tulin Onsoi, memang perbandingannya lumayan jauh, karena ada SD yang muridnya sampai 400 anak,"ujar Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Nunukan, Widodo, Minggu (28/2/2021).

Menurut Widodo, saat ini, ada sekitar 500 pelajar di SMPN 1 Tulin Onsoi dan sebanyak 150 pelajar di SMPN 2.

Membeludaknya pelajar di SMPN 1 Tulin Onsoi sebenarnya bisa diatasi jika masyarakat mau menyekolahkan anaknya di SMPN 2.

‘’Cuma konsentrasi masyarakat itu ke SMPN 1, karena lebih dekat, kalau SMPN 2, jaraknya lumayan jauh, lebih 30 kilometer dari pemukiman warga,’’jelasnya.

Selain jarak, uang bensin dan keselamatan anak menjadi hal yang dikeluhkan oleh orangtua murid.

"Jadi solusi atau alternatif yang kami tawarkan, kita akan pinjam gedung SD di kecamatan itu, untuk menampung para pelajar sambil menunggu pembangunan gedung sekolah selesai,’’lanjutnya.

Sebagaimana dijelaskan Widodo, membeludaknya murid SD di wilayah ini bukan karena penduduk yang padat, melainkan karena banyaknya buruh perusahaan kelapa sawit yang bermukim dan menyekolahkan anak mereka di sekolah tersebut.

Menerapkan sistem shift juga dikatakan Widodo kurang efektif. Alasannya, ketika belajar tatap muka dimulai, para pelajar akan pulang pukul 14.00 Wita, sehingga tidak mungkin para guru mengajar hingga petang.

Kelebihan kapasitas yang terjadi juga mengakibatkan banyak warga tempatan maupun buruh pabrik kelapa sawit menyekolahkan anaknya ke kecamatan lain.

‘’Tidak sedikit yang memilih menyewakan kos anaknya, mereka mendaftarkan anaknya ke SMP di Kecamatan Sebuku atau Kecamatan Lumbis,’’tambahnya.

Rencananya, akan ada gedung SMP baru yang dibangun dengan 2 rombongan belajar atau rombel dan diperkirakan bisa menampung sekitar 60 pelajar SMP.

Lokasi sekolah yang akan menjadi SMPN 3 Tulin Onsoi, direncanakan berada di tengah-tengah, antara SMPN 1 dan SMPN 2 Tulin Onsoi.

Meski diakui belum cukup menampung semua pelajar yang membeludak, setidaknya gedung tersebut bisa menjadi solusi sementara waktu sebelum ada solusi yang lebih baik nantinya.

‘’Persoalan banyaknya murid tidak tertampung juga ada di kabupaten kota, kita juga membangun sekolah baru, dua rombel untuk SD, dan dua rombel untuk SMP, masih dalam proses,’’kata Widodo.

https://regional.kompas.com/read/2021/02/28/16010401/tak-tertampung-ratusan-pelajar-smp-di-nunukan-bakal-belajar-di-sd

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jaga Keselamatan Petani, Bupati Arief Sepakat Perangi Hama Tikus Tanpa Jebakan Listrik

Jaga Keselamatan Petani, Bupati Arief Sepakat Perangi Hama Tikus Tanpa Jebakan Listrik

Regional
Awalnya Dipenuhi Sampah, Desa Pandean Kini Jadi Salah Satu Desa Wisata Terbaik Se-Indonesia

Awalnya Dipenuhi Sampah, Desa Pandean Kini Jadi Salah Satu Desa Wisata Terbaik Se-Indonesia

Regional
Gubernur Syamsuar Ungkap Dampak Positif Kebijakan Gas dan Rem Penanganan Covid-19 di Riau

Gubernur Syamsuar Ungkap Dampak Positif Kebijakan Gas dan Rem Penanganan Covid-19 di Riau

Regional
Trenggalek Gelar Festival Jaranan Ke-26, Wabup Syah Natanegara Ungkap Harapannya

Trenggalek Gelar Festival Jaranan Ke-26, Wabup Syah Natanegara Ungkap Harapannya

Regional
Resmikan Mall Vaksinasi Covid-19, Gubernur Syamsuar Harap Kesadaran Vaksin Masyarakat Riau Meningkat

Resmikan Mall Vaksinasi Covid-19, Gubernur Syamsuar Harap Kesadaran Vaksin Masyarakat Riau Meningkat

Regional
Kunker ke Unnes, Bupati Arief Ajak Rektor Fathur Diskusi Pembangunan di Blora

Kunker ke Unnes, Bupati Arief Ajak Rektor Fathur Diskusi Pembangunan di Blora

Regional
Walkot Makassar Dapat Banyak Pujian dari Mendagri, Apa Penyebabnya?

Walkot Makassar Dapat Banyak Pujian dari Mendagri, Apa Penyebabnya?

Regional
Mulai Bangkit, PAD Sektor Pariwisata Trenggalek Capai Rp 4,2 Miliar

Mulai Bangkit, PAD Sektor Pariwisata Trenggalek Capai Rp 4,2 Miliar

Regional
Wujudkan Wonogiri Zero Stunting, Bupati Jekek Minta Komitmen Bersama Semua Pihak

Wujudkan Wonogiri Zero Stunting, Bupati Jekek Minta Komitmen Bersama Semua Pihak

Regional
Dinilai Tingkatkan Kompetensi ASN, Khofifah Diangkat Jadi Widyaiswara Kehormatan

Dinilai Tingkatkan Kompetensi ASN, Khofifah Diangkat Jadi Widyaiswara Kehormatan

Regional
Wujudkan Kesehatan Masyarakat Tulang Bawang, Dompet Dhuafa Resmikan RS Griya Medika

Wujudkan Kesehatan Masyarakat Tulang Bawang, Dompet Dhuafa Resmikan RS Griya Medika

Regional
Makassar Jadi Tuan Rumah APEKSI 2023, Walkot Danny: Kami Sangat Siap

Makassar Jadi Tuan Rumah APEKSI 2023, Walkot Danny: Kami Sangat Siap

Regional
Bupati Arief Luncurkan Program Dashat untuk Tekan Angka Stunting di Blora

Bupati Arief Luncurkan Program Dashat untuk Tekan Angka Stunting di Blora

Regional
Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Guru di Blora, Bupati Arief Sigap Lakukan Pendataan

Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Guru di Blora, Bupati Arief Sigap Lakukan Pendataan

Regional
Bupati Arief dan Kiai Marzuqi Ajak Masyarakat Blora Jaga Kerukunan Bangsa

Bupati Arief dan Kiai Marzuqi Ajak Masyarakat Blora Jaga Kerukunan Bangsa

Regional
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.