NEWS
Salin Artikel

Vaksinasi Dimulai, Kota Malang Kekurangan 14.800 Dosis

MALANG, KOMPAS.com - Vaksinasi Covid-19 di Kota Malang telah dimulai, Kamis (28/1/2021).

Vaksinasi itu dimulai dengan pencanangan melalui penyuntikan terhadap Forkopimda Kota Malang dan sejumlah perwakilan organisasi.

Meski begitu, jumlah dosis vaksin yang dibutuhkan Kota Malang masih kurang. Total kekurangan vaksin di Kota Malang hingga penyuntikan yang kedua sebanyak 14.800 dosis vaksin.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, Sri Winarni mengatakan, total jumlah tenaga kesehatan atau nakes di Kota Malang sebanyak 13.306 orang.

Sedangkan, jumlah nakes yang sudah terverifikasi untuk disuntik vaksin sebanyak 12.520 orang.

Karena itu, jumlah vaksin yang dibutuhkan Kota Malang sebanyak 25.040 dosis hingga penyuntikan yang kedua.

Sedangkan, jumlah vaksin yang sudah diterima Kota Malang sebanyak 10.240 dosis. Artinya, Kota Malang masih kekurangan vaksin sebanyak 14.800 dosis.

Sri Winarni mengatakan, pengiriman vaksin dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur ke Kota Malang terhambat akibat kapasitas cold chain yang dimiliki Pemkot Malang tidak memenuhi untuk menampung seluruh dosis vaksin yang dibutuhkan.

"Jadi kan gini, pengiriman vaksin dari provinsi itu kan menyesuaikan dengan kapasitas cold chain kita. Kapasitas cold chain kita itu kemarin 10.240. Maka itu sudah dikirim," kata dia.


Nantinya, jika vaksin itu sudah didistribusikan ke sejumlah fasilitas layanan kesehatan (faskes) yang menjadi tempat vaksinasi, pihaknya akan meminta kiriman vaksin lagi ke Pemprov Jatim.

"Kalau yang 10.240 sudah didistribusikan ke faskes, maka cold chain yang ada di Dinkes kan bisa diisi lagi, nanti akan segera minta," ujar Sri Winarni.

Pihaknya memastikan bahwa seluruh kebutuhan vaksin untuk Kota Malang sudah tersedia meski belum dikirim.

"Ada di provinsi (Pemprov Jatim)," ujar dia.

Sementara itu, ada 84 fasilitas layanan kesehatan yang akan digunakan untuk vaksinasi tenaga kesehatan di Kota Malang. Terdiri dari 25 rumah sakit, 43 klinik dan 16 puskesmas.

Wali Kota Malang, Sutiaji mengatakan, jumlah tenaga kesehatan di Kota Malang terbanyak kedua di Jawa Timur setelah Surabaya.

"Se-Jawa Timur tertinggi Surabaya dan yang kedua adalah Kota Malang. Karena jumlah rumah sakit yang terbanyak adalah Surabaya dan yang kedua adalah Kota Malang," kata dia.

https://regional.kompas.com/read/2021/01/28/12425601/vaksinasi-dimulai-kota-malang-kekurangan-14800-dosis

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubernur Syamsuar Harapkan UU HKPD Bawa Kesejahteraan bagi Daerah

Gubernur Syamsuar Harapkan UU HKPD Bawa Kesejahteraan bagi Daerah

Regional
Alexa, Siswi Berprestasi di Tarakanita dan Bintang Film Vania On Lima Street

Alexa, Siswi Berprestasi di Tarakanita dan Bintang Film Vania On Lima Street

Regional
Gubri Terima Penghargaan Tokoh Wakaf Nasional Unsur Kepala Daerah dari BWI Award 2022

Gubri Terima Penghargaan Tokoh Wakaf Nasional Unsur Kepala Daerah dari BWI Award 2022

Regional
Tingkatkan Digitalisasi Pelaku UMKM di Medan, Walkot Bobby Jalin Kerja Sama dengan Paper.id

Tingkatkan Digitalisasi Pelaku UMKM di Medan, Walkot Bobby Jalin Kerja Sama dengan Paper.id

Regional
Hadirkan Kartu Kredit Pemda Pertama di Indonesia, Bobby Nasution: Kami Ingin Akselerasi Penyerapan Anggaran

Hadirkan Kartu Kredit Pemda Pertama di Indonesia, Bobby Nasution: Kami Ingin Akselerasi Penyerapan Anggaran

Regional
Pemprov Jateng Raih Predikat A Reformasi Birokrasi, Ganjar Siap Kejar Target Predikat AA

Pemprov Jateng Raih Predikat A Reformasi Birokrasi, Ganjar Siap Kejar Target Predikat AA

Regional
DPMPTSP Riau Raih Peringkat Pertama UPP Kategori Prima 2022, Gubri: Jadi Motivasi Bekerja Keras

DPMPTSP Riau Raih Peringkat Pertama UPP Kategori Prima 2022, Gubri: Jadi Motivasi Bekerja Keras

Regional
Bagaimana Akhir Kejahatan Sistemik Mas Bechi?

Bagaimana Akhir Kejahatan Sistemik Mas Bechi?

Regional
Tingkatkan Pelayanan Kesehatan di Medan, Wali Kota Bobby Luncurkan UHC JKMB

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan di Medan, Wali Kota Bobby Luncurkan UHC JKMB

Regional
Hadirkan Medan Street Art Festival Mural dan Graffiti, Walkot Bobby Dapat Apresiasi dari Penggiat Seni Mural

Hadirkan Medan Street Art Festival Mural dan Graffiti, Walkot Bobby Dapat Apresiasi dari Penggiat Seni Mural

Regional
Telur Busuk

Telur Busuk

Regional
Cegah Kriminalitas, Wali Kota Medan Luncurkan Satgas Medan Kondusif

Cegah Kriminalitas, Wali Kota Medan Luncurkan Satgas Medan Kondusif

Regional
Kereta Api Makassar Segmen Barru-Maros Diresmikan, Gubernur Sulsel Harapkan Dorong Perekonomian dan Pariwisata

Kereta Api Makassar Segmen Barru-Maros Diresmikan, Gubernur Sulsel Harapkan Dorong Perekonomian dan Pariwisata

Regional
Agendakan Jumat Bersih, OPD Kolaka Timur dan Berbagai Pihak Kompak Bersihkan Kelurahan Rate-rate

Agendakan Jumat Bersih, OPD Kolaka Timur dan Berbagai Pihak Kompak Bersihkan Kelurahan Rate-rate

Regional
Pemkab Banyuwangi Bakal Rekonstruksi 36 Jembatan pada 2023, Bupati Ipuk Minta Warga Dilibatkan

Pemkab Banyuwangi Bakal Rekonstruksi 36 Jembatan pada 2023, Bupati Ipuk Minta Warga Dilibatkan

Regional
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.