NEWS
Salin Artikel

Kaleidoskop 2020 Banten, dari Kasus Madu Palsu, Banjir Bandang, hingga Pria Ditangkap karena Kritik Jalan Rusak

Sebagian di antara berita yang menghebohkan tersebut terjadi setelah kontennya
tersebar di media sosial hingga kemudian viral.

Berikut adalah lima peristiwa yang jadi sorotan sepanjang tahun 2020 di Provinsi Banten.

1. Banjir Bandang Lebak

Awal Januari 2020, Kabupaten Lebak diterjang bencana banjir bandang. Banjir yang disebut sebagai terbesar dalam 50 tahun di wilayah itu, dipicu oleh hujan deras dan banyaknya titik longsor di Kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS).

Penyebab banjir juga dikaitkan dengan maraknya aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di TNGHS. Keberadaan tambang liar ini disebut menjadi penyebab longsor yang mengakibatkan banjir bandang. Buntutnya empat orang pengelola PETI ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Banten.

Akibat banjir bandang ini, tercatat 9 orang tewas, lebih dari 2000 rumah rusak dan 17.000an
warga mengungsi. Hingga saat ini masih ada setidaknya dua hunian sementara yang ditempati oleh pengungsi banjir bandang Lebak.

2. Viral 9 Kerbau Disembelih-Dicuri Dagingnya Jelang Idul Adha

Beredar video seorang ibu menangis memeluk kerbau yang mati di tengah ladang. Kerbau-kerbau tersebut dicuri, namun dengan cara tidak biasa lantaran disembelih di tempat lalu diambil dagingnya. Bukan hanya satu, total ada 9 kerbau yang dicuri.

Peristiwa tersebut terjadi di Kawasan Industri Krakatau Steel, Kota Cilegon pada 23 Juli 2020.

Hani Purnomo,anak pemilik kerbau saat melapor kejadian tersebut di Mapolres Cilegon menyebut jika, kawanan pencuri kerbau beraksi menjelang subuh. Total kerugian dari
pencurian kerbau tersebut ditaksir Rp 270 juta.

Tidak perlu lama, Polres Cilegon menangkap pelaku pencurian sebanyak lima orang, satu di antara pelaku ternyata adalah petugas keamanan PT Krakatau Industrial Estate Cilegon (KIEC).

Belakangan diketahui pelakunya adalah S, remaja yang rumahnya tidak jauh dari lokasi mushola yang dicoret-coret tersebut. S ditangkap di kediamannya dua jam setelah polisi menerima laporan dari warga soal kondisi mushala.

Saat konferensi pers di Mapolres Kota Tangerang, S tampak menangis selama beberapa menit, hingga harus ditengankan oleh polisi yang mendampinginya.

Dalam konferensi pers tersebut diketahui jika S melakukan coret-coret mushala lantaran dalam kondisi kejiwaannya yang tidak stabil. S diketahui tengah menjalani pengobatan
psikis. S melakukan vandalisme tidak hanya di satu mushala, tapi ada dua, satu lagi berjarak 400 meter dari rumahnya.

4. Kritik Jalan Rusak sebabkan Ibu Hamil Ditandu, Seorang Pria Ditangkap

Badrudin alias Badru harus berurusan dengan polisi setelah mengkritik jalan rusak di kampungnya di Desa Barunai, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak.

Badru dibawa ke kantor polisi lantaran posting jalan rusak di akun Facebook pribadinya. Postingannya berisi keluh kesah dan kritik ke pemerintah soal jalan rusak bertahun-tahun hingga ibu hamil harus ditandu ketika dibawa ke puskesmas.

Kapolsek Panggarangan, AKP Rohidi menampik jika Badru ditangkap. Saat dikonfirmasi Kompas.com, Rohidi mengatakan jika Badru dibawa ke kantor polisi lantaran ada gejolak di kampungnya setelah postingan tersebut viral.

"Bukan diamankan, tapi dilindungi agar tidak terjadi kesalahpahaman antara pihak warga yang pro ke kepala desa dengan pihak yang sebaliknya," kata AKP Rohidi saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon, Rabu (4/11/2020).

Badru kemudian dipulangkan setelah ada musyawarah antara kepala desa, pihak keluarga
dan sejumlah tokoh desa setempat. Badru pulang setelah dua hari menginap di
Polsek Panggarangan.

Total ada tiga orang yang ditangkap mereka berperan sebagai pembuat dan pengedar.

Kapolda Banten saat itu, Irjen Pol Fiandar mengatakan, para pelaku memanfaatkan pandemi Covid-19 untuk memproduksi dan menjual madu palsu khas Banten sebagai obat daya tahan
tubuh.

Madu palsu tersebut sudah diedarkan ke berbagai tempat di Indonesia baik dijual offline melalui agen maupun via marketpalce. Omzetnya mencapai miliaran rupiah.

Tetua adat Baduy dan juga Kepala Desa Kanekes, Jaro Saija mengaku kaget dengan beredarnya madu palsu yang mengatasnamakan Baduy. Hal tersebut, kata dia mencoreng nama baik Baduy yang selama ini menjaga kealamian adat dan budaya.

Jaro Saija mengaku ditipu dengan beredarnya madu palsu, hingga sejumlah warganya turut menjadi pengedar. Untuk membuktikan jika Baduy terbebas dari masu palsu, tetua adat kemudian memusnahkan puluhan liter madu paslu yang berhasil disita.

https://regional.kompas.com/read/2020/12/22/07300091/kaleidoskop-2020-banten-dari-kasus-madu-palsu-banjir-bandang-hingga-pria

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Stunting di Samarinda, Elnusa Petrofin Gelar Penyuluhan Gizi Seimbang

Cegah Stunting di Samarinda, Elnusa Petrofin Gelar Penyuluhan Gizi Seimbang

Regional
Terima Program Beli Rumah Dapat Rumah dari Ganjar, Masyarakat: Alhamdulilah Punya Rumah

Terima Program Beli Rumah Dapat Rumah dari Ganjar, Masyarakat: Alhamdulilah Punya Rumah

Regional
Kirimkan Bantuan Rp 533 Juta untuk Korban Gempa Cianjur, Gubernur Syamsuar: Uang Paling Dibutuhkan Mereka

Kirimkan Bantuan Rp 533 Juta untuk Korban Gempa Cianjur, Gubernur Syamsuar: Uang Paling Dibutuhkan Mereka

Regional
Bupati Ipuk Berharap Festival Arsitektur Nusantara Lahirkan Arsitek Top dari Banyuwangi

Bupati Ipuk Berharap Festival Arsitektur Nusantara Lahirkan Arsitek Top dari Banyuwangi

Regional
Melirik Program Prioritas Dinkes Jabar, Apa Saja?

Melirik Program Prioritas Dinkes Jabar, Apa Saja?

Regional
Gubernur Syamsuar Serahkan Bantuan kepada Pensiunan PNS Pemprov Riau

Gubernur Syamsuar Serahkan Bantuan kepada Pensiunan PNS Pemprov Riau

Regional
Wadahi Ketangkasan Digital Anak Muda, Pemkab Banyuwangi Kembali Gelar Hacking Day Competition

Wadahi Ketangkasan Digital Anak Muda, Pemkab Banyuwangi Kembali Gelar Hacking Day Competition

Regional
Turnamen Tenis Meja Pemkab Banyuwangi Diikuti 220 Atlet se-Jawa dan Bali

Turnamen Tenis Meja Pemkab Banyuwangi Diikuti 220 Atlet se-Jawa dan Bali

Regional
Gelar Gebyar Ekraf Rumaket Greget, Upaya Pemkab Trenggalek Dorong UMKM dan Industri Kreatif

Gelar Gebyar Ekraf Rumaket Greget, Upaya Pemkab Trenggalek Dorong UMKM dan Industri Kreatif

Regional
Anwar Ibrahim Jadi PM Malaysia, Gubernur Riau Berharap Pembangunan Jembatan Selat Malaka Terwujud

Anwar Ibrahim Jadi PM Malaysia, Gubernur Riau Berharap Pembangunan Jembatan Selat Malaka Terwujud

Regional
Ganjar Bentuk Timsus untuk Atasi Masalah Pembebasan Lahan Proyek Tol Semarang-Demak

Ganjar Bentuk Timsus untuk Atasi Masalah Pembebasan Lahan Proyek Tol Semarang-Demak

Regional
Rombongan Benchmarking Sumedang Bertolak ke Helsinki, Bupati Dony: Kami Akan Adopsi Best Practices Finlandia

Rombongan Benchmarking Sumedang Bertolak ke Helsinki, Bupati Dony: Kami Akan Adopsi Best Practices Finlandia

Regional
Mobil Dinas Camat Sudah Tak Layak Jalan, Pemkab Bojonegoro Siapkan 28 Toyota Rush Senilai Rp 7,72 Miliar

Mobil Dinas Camat Sudah Tak Layak Jalan, Pemkab Bojonegoro Siapkan 28 Toyota Rush Senilai Rp 7,72 Miliar

Regional
Program Puspa, Inovasi Dinas Kesehatan Jabar untuk Atasi Covid-19

Program Puspa, Inovasi Dinas Kesehatan Jabar untuk Atasi Covid-19

Regional
Disparbud Trenggalek Gelar FGD untuk Edukasi 35 Kades tentang Pengembangan Desa Wisata

Disparbud Trenggalek Gelar FGD untuk Edukasi 35 Kades tentang Pengembangan Desa Wisata

Regional
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.