NEWS
Salin Artikel

Kisah Pilu Bocah 7 Tahun, Tewas Ditabrak Dump Truck Saat Bermain Sepeda, Polisi Belum Temukan Pelaku

Bocah tersebut tewas diduga tertabrak dump truck saat sedang bermain sepeda di pinggir jalan dekat rumahnya.

Sudah hampir satu pekan, pelaku penabrakan yang melarikan diri belum diketahui.

Polisi mengaku kesulitan mengungkap pelaku lantaran minimnya petunjuk dan alat bukti.

Saat dihampiri, ia melihat korban Dimas tergeletak. Menurut keterangan warga, bocah itu ditabrak oleh dump truck berwarna kuning.

"Begitu saya keluar, saya lihat ada anak tergeletak di pinggir jalan, yang nabrak kabur, mobil dump truck kata ibu yang teriak itu," kata Mustafa.

Mustafa pun langsung meminta istrinya membantu Dimas dengan membawanya ke rumah sakit menggunakan sepeda motor.

"Kata ibu itu, korban sempat masuk kolong truk dan berguling-guling. Saya ikut panik. Itu karena semua takut sentuh itu anak, katanya tunggu polisi, kondisi begitu tunggu polisi, bisa tidak tertolong anak itu, itulah saya nekat bawa dia ke Puskesmas," kata dia.

Di jalan, Mustafa meminta anggota polisi yang ditemuinya untuk membantu.

"Saya tidak sempat pakai helm, saya klakson polisi, korban laka, korban laka, supaya bisa lebih cepat maksudnya dapat penanganan Puskesmas, setelah saya lihat ada polisi, ada orang tuanya datang, saya pulang karena istri saya tidak pakai masker, kondisi corona begini, takut juga kami," tuturnya.

Namun sayang, pada siang harinya, bocah malang itu dinyatakan meninggal dunia lantaran luka parah di bagian kepala.

Hampir sepekan belum ada petunjuk terang

Hampir satu pekan sejak kasus tabrak lari ini terjadi, polisi masih belum menemukan titik terang terkait pelaku.

Hal itu disebabkan lantaran minimnya petunjuk meski polisi telah melakukan olah TKP.

"Sampai hari ini kita belum menemukan petunjuk terang, saksi hanya mengatakan pelakunya sopir dump truck kuning, tapi tanpa ada yang mengejar atau mendokumentasikan," papar Kasat Lantas Nunukan AKP Andre Bahtiar.

Warga, ujar dia, tak ada yang bisa mendeskripsikan mobil dump truck yang diduga menabrak Dimas secara mendetail.

CCTV di salah satu rumah warga pun tak banyak membantu.

"Memang di CCTV tersebut ada melaju mobil dump truck kuning, tapi kita tidak bisa melihat pelat nomornya. Kita juga tidak bisa menyatakan itu pelaku atau bukan. Sebab, jika kita temukan mobilnya dan sopir menjawab bukan pelaku, kita tidak bisa apa-apa," katanya.

Meski demikian, polisi akan terus berupaya mendalami kasus ini demi menemukan pelaku.

Sumber: Kompas.com (Penulis : Kontributor Nunukan, Ahmad Zulfiqor | Editor : Khairina, Dony Aprian)

https://regional.kompas.com/read/2020/12/17/16551721/kisah-pilu-bocah-7-tahun-tewas-ditabrak-dump-truck-saat-bermain-sepeda

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.