NEWS
Salin Artikel

Kasus Covid-19 Kota Tegal Capai 1.043, 49 di Antaranya Meninggal Dunia

TEGAL, KOMPAS.com - Jumlah pasien positif Covid-19 di Kota Tegal mencapai 1.043 orang dengan 719 orang atau 68,9 persen di antaranya dinyatakan sembuh, Senin (23/11/2020).

Sementara tingkat kematian akibat virus corona mencapai 4,6 persen atau ada 49 orang meninggal dunia akibat terkonfirmasi positif Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan dr Sri Prima Indraswari mengatakan, data yang masuk hingga pukul 09.00 WIB ada 1.043 kasus positif Covid-19.

"Sebanyak 37 dirawat, 238 isolasi mandiri, 719 sembuh, dan 49 meninggal dunia," kata Prima, usai peluncuran Rusunawa Tegalsari untuk tempat isolasi mandiri pasien tanpa gejala dan gejala ringan, Senin (23/11/2020).

Prima mengatakan, dari 49 pasien yang meninggal akibat Covid-19, sebagian besar disertai komorbid dengan rentang usia di atas 50 tahun.

"Rata-rata yang meninggal usia 50 tahun ke atas yang juga punya komorbid. Kalau anak-anak meski ada kasus positif namun tidak ada yang sampai meninggal," kata dia.

Prima mengatakan, ada lonjakan kasus positif Covid-19 dalam beberapa pekan terakhir.

Bahkan jumlahnya mencapai 60 kasus per hari.

"Ada peningkatan 40 sampai 60 kasus per hari, puncaknya tanggal 14 November. Paling banyak dari klaster keluarga," sebut Prima.

Menurutnya, salah satu faktor pemicu meningkatnya kasus karena masih banyak yang abai protokol Covid-19.

"Ada kurang kepatuhan seperti tidak pakai masker, atau pakai masker tidak pada posisi yang benar misal hanya menutup mulut," kata Prima.

Diberitakan sebelumnya, Gedung Olahraga (GOR) Tegal Selatan dan Rusunawa Tegalsari disiapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal, Jawa Tengah, untuk mengisolasi pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

Wali Kota Dedy Yon Supriyono mengatakan, pasien tanpa gejala serta pasien dengan gejala ringan bisa menghuni dua tempat yang mulai dioperasionalkan Selasa (24/11/2020).

"Dengan segenap jajaran Forkompimda me-launching tempat isolasi mandiri untuk masyarakat Kota Tegal," kata Dedy usai peluncuran di Rusunawa Tegalsari yang berada di Kecamatan Tegal Barat, Senin (23/11/2020).

Selain untuk mengisolasi mandiri pasien yang tidak memiliki tempat tinggal layak, dua tempat itu juga sebagai langkah antisipasi ketika rumah sakit tak mampu menampung pasien.

Dedy mengakui akhir-akhir ini ada lonjakan kasus salah satunya karena masih ada warga yang abai dalam menjalankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

"Dan persiapan apabila ketika nanti rumah sakit yang ada di Kota Tegal tidak cukup untuk menangani pasien Covid-19," kata Dedy.

https://regional.kompas.com/read/2020/11/23/22582591/kasus-covid-19-kota-tegal-capai-1043-49-di-antaranya-meninggal-dunia

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.