NEWS
Salin Artikel

10 Ambulans Konvoi Lagi Bawa 40 Santri Positif Corona di Tasikmalaya, Rusunawa Penuh

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Sebanyak 10 ambulans milik Pemerintah Kota Tasikmalaya berkonvoi lagi mengevakuasi 40 santri positif corona dari klaster pesantren ke gedung isolasi darurat Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Universitas Negeri Siliwangi (UNS) Tasikmalaya, Jumat (2/10/2020).

Tambahan pasien positif itu membuat bangunan Rusunawa penuh dan pemerintah setempat mulai menyiapkan Rumah Sakit (RS) darurat dengan menyewa dua hotel di Kota Tasikmalaya.

Apalagi, proses tracing dan tes swab di klaster pesantren masih dilaksanakan dan menunggu hasilnya dalam beberapa hari ke depan.

"Iya, hari tadi sebanyak 10 ambulans konvoi lagi membawa pasien positif sebanyak 40 orang. Proses evakuasi dilakukan penjemputan dua kali bolak balik. Rusunawa langsung penuh, kita sedang proses RS darurat," jelas Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya Ivan Dicksan, kepada wartawan, Jumat petang.

Ivan menambahkan, jumlah keseluruhan pasien positif yang dirawat di beberapa rumah sakit dan rusunawa sebanyak 137 pasien sampai hari ini.

Dari jumlah itu, sebanyak 16 pasien dikarantina terkonfirmasi positif simptomatik dan 121 pasien diisolasi terkonfirmasi asimptomatik.

Sebanyak 9 pasien terkonfirmasi positif melalui simptomatik meninggal dunia dan dari asimptomatik nol kematian.

"Proses evakuasi tadi dari jumlah 53 santri yang diketahui positif kemarin ditambah 2 orang diketahui positif hari ini. Dari jumlah itu sebanyak 40 orang diisolasi di Rusunawa dan sisanya ke RSUD Soekardjo Tasikmalaya," tambah Ivan.

Pihaknya mulai mengevakuasi pasien terkonfirmasi positif sejak Jumat pukul 14.00 WIB.

Jika sampai nantinya pasien bertambah lagi, Ivan mengatakan akan segera mempersiapkan RS darurat di hotel dan Gelanggang Olahraga (GOR) Dadaha, Kota Tasikmalaya.

"Makanya kita sedang mempersiapkan RS darurat karena dari klaster pesantren masih ada yang di tes swab," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Titi K menyebut, total jumlah pasien positif corona yang dirawat di Rusunawa UNS berjumlah 72 orang dan kondisinya sudah tak bisa menampung lagi.

"Total semuanya di Rusunawa sampai tak bisa diisi lagi sekarang sebanyak 72 pasien," katanya. 

https://regional.kompas.com/read/2020/10/03/09592531/10-ambulans-konvoi-lagi-bawa-40-santri-positif-corona-di-tasikmalaya

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.