Salin Artikel

Kasus Covid-19 Melambat di Banten, Gubernur Wahidin Halim Waspadai Gelombang Kedua

Permintaan itu agar tidak terjadi serangan gelombang kedua kasus Covid-19 di Banten.

Menurut Wahidin, selama dua pekan terakhir terjadi perlambatan kasus Covid-19 melihat dari 15 indikator kesehatan masyarakat yang dicapai.

"Tingkat penularan Covid-19 di Provinsi Banten semakin sedikit. Tapi kita tetap harus waspada. Jangan sampai kita terserang oleh gelombang kedua," kata Wahidin seperti dikutip dari keterangan resmi yang diterima Kompas.com. Rabu (29/7/2020).

Jangan sampai, kata Wahidin upaya yang sudah dilakukan Pemprov Banten menekan jumlah kasus Covid-19 sehingga seluruh wilayah zona kuning menjadi sia-sia.

Kini, Pemprov Banten dan seluruh wilayah berupaya agar masuk menjadi zona hijau.

"Selama ini kita terus melakukan swab test baik di terminal maupun di stasiun kereta api bagi para penumpang," ujar Wahidin.

Selain itu, akan mengantisipasi penyebaran Covid-19 dengan memperketat keluar masuk masyarakat dari zona merah seperti DKI Jakarta.

Langkah-langkah yang dilakukan dengan meningkatkan pengawasan terhadap angkutan umum seperti KRL, bus, dan ojek online.

"Selama ini kita terus melakukan swab test baik di terminal maupun di stasiun kereta api bagi para penumpang," kata Wahidin.


Sebanyak 46.033 warga Banten sudah tes swab

Kepala Dinas Kesehatan Banten dr Ati Pramudji Hastuti mengungkapkan, pemeriksaan Swab PCR sudah dilakukan sebanyak 46.033 sampel.

Jumlah tersebut sudah melebihi dari target Bappenas atau 110 persen. Namun, dari target yang ditetapkan WHO belum tercapai yakni baru 36 persen.

"Kami terkendala dari keterbatasan lab rujukan Covid-19, ketersediaan reagen dan BHP," kata Ati.

Guna mengejar target tersebut, Pemprov Banten akan terus melakukan case finding dan tracing secara masif.

Namun, untuk angka positif rate di Banten sebesar 3,35 persen dan seluruh 8 kab/kota sudah memenuhi target positif rate kurang dari 5 persen.

https://regional.kompas.com/read/2020/07/29/10524041/kasus-covid-19-melambat-di-banten-gubernur-wahidin-halim-waspadai-gelombang

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke