NEWS
Salin Artikel

Tragis, Pria Terjepit Batu Besar Selama 10 Jam Saat Berburu Pohon Serut, Akhirnya Meninggal

Peristiwa naas terjadi saat Satiri mencari pohon serut yang dicari-cari kolektor bonsai.

Ia terjepit batu besar selama 10 jam.

Meski dievakuasi dalam keadaan sadar, Satiri meninggal dunia pada keesokan harinya di rumah sakit.

Karena melihat ada pohon serut di bawah batu besar, dia ingin mengambilnya.

Pohon tersebut dikenal bisa dijual mahal karena langka.

"Sebenarnya sudah diingatkan agar tidak diambil, karena medannya cukup terjal dan berbahaya," kata Kapolsek Bulu, Iptu Dalmadi seperti dilansir dari TribunSolo.com, Senin (1/6/2020).

Benar saja, batu yang diperkirakan sebesar 2 meter itu jatuh menimpa Satiri.

Sementara teman-temannya selamat dan segera mencari bantuan.

10 jam tertimpa batu, evakuasi butuh 7 jam

Dalmadi mendapat laporan peristiwa tersebut terjadi pukul 15.00 WIB.

Meski demikian, korban tak bisa langsung dievakuasi lantaran banyaknya hambatan.

Selain karena batu yang berukuran besar, medan yang sulit juga membuat relawan kesulitan mengevakuasi.

"Dari jalan utama, jaraknya sekitar 3 km naik ke atas, hanya ada jalan setapak dan licin menuju ke sana," terangnya.

Dia menjelaskan lokasinya cukup terjal dan dekat dengan jurang sehingga harus berhati-hati saat mengevakuasi.

Batu pun tidak memungkinkan untuk digeser, sehingga hanya dibor dan diangkat setelah memungkinkan.

Evakuasi yang dipimpin Bupati Wonogiri Joko Sutopo alias Jekek itu dilaksanakan pukul 18.00 WIB dan baru rampung tujuh jam kemudian atau sekitar pukul 01.00 WIB.

Menurut Kepala Desa Kedungsono Supriyanto kondisi korban masih sadar selama proses evakuasi.

"Yang tertimpa batu hanya dibagian kakinya, dan selama proses evakuasi dia dalam kondisi sadar dan kuat," katanya Senin (1/6/2020).

Selama itu, korban pun sempat makan dan minum dengan bantuan petugas.

Kondisi kesehatannya pun dipantau tim medis yang juga ikut ke lokasi.

"Tim SAR juga membawa tim medis, dan sempat diinfus juga. Jam 22.00 WIB juga sempat di tensi, dan normal," imbuh dia.

Supriyanto mendapatkan kabar bahwa pukul 05.00 WIB, Satiri meninggal dunia di rumah sakit.

Dalam lelayu yang dia terima, korban dimakamkan di TPU Dusun Mundu, Desa Purworejo, Kecamatan/Kabupaten Wonogiri, Senin pukul 13.00 WIB.

Almarhum Satiri meninggalkan seorang istri dan dua orang anak.

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Sempat Bertahan 10 Jam Tertimpa Batu Sebesar Mobil, Pria Wonogiri Hembuskan Nafas Terakhirnya di RS

https://regional.kompas.com/read/2020/06/02/15153941/tragis-pria-terjepit-batu-besar-selama-10-jam-saat-berburu-pohon-serut

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadirkan Kartu Kredit Pemda Pertama di Indonesia, Bobby Nasution: Kami Ingin Akselerasi Penyerapan Anggaran

Hadirkan Kartu Kredit Pemda Pertama di Indonesia, Bobby Nasution: Kami Ingin Akselerasi Penyerapan Anggaran

Regional
Pemprov Jateng Raih Predikat A Reformasi Birokrasi, Ganjar Siap Kejar Target Predikat AA

Pemprov Jateng Raih Predikat A Reformasi Birokrasi, Ganjar Siap Kejar Target Predikat AA

Regional
DPMPTSP Riau Raih Peringkat Pertama UPP Kategori Prima 2022, Gubri: Jadi Motivasi Bekerja Keras

DPMPTSP Riau Raih Peringkat Pertama UPP Kategori Prima 2022, Gubri: Jadi Motivasi Bekerja Keras

Regional
Bagaimana Akhir Kejahatan Sistemik Mas Bechi?

Bagaimana Akhir Kejahatan Sistemik Mas Bechi?

Regional
Tingkatkan Pelayanan Kesehatan di Medan, Wali Kota Bobby Luncurkan UHC JKMB

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan di Medan, Wali Kota Bobby Luncurkan UHC JKMB

Regional
Hadirkan Medan Street Art Festival Mural dan Graffiti, Walkot Bobby Dapat Apresiasi dari Penggiat Seni Mural

Hadirkan Medan Street Art Festival Mural dan Graffiti, Walkot Bobby Dapat Apresiasi dari Penggiat Seni Mural

Regional
Telur Busuk

Telur Busuk

Regional
Cegah Kriminalitas, Wali Kota Medan Luncurkan Satgas Medan Kondusif

Cegah Kriminalitas, Wali Kota Medan Luncurkan Satgas Medan Kondusif

Regional
Kereta Api Makassar Segmen Barru-Maros Diresmikan, Gubernur Sulsel Harapkan Dorong Perekonomian dan Pariwisata

Kereta Api Makassar Segmen Barru-Maros Diresmikan, Gubernur Sulsel Harapkan Dorong Perekonomian dan Pariwisata

Regional
Agendakan Jumat Bersih, OPD Kolaka Timur dan Berbagai Pihak Kompak Bersihkan Kelurahan Rate-rate

Agendakan Jumat Bersih, OPD Kolaka Timur dan Berbagai Pihak Kompak Bersihkan Kelurahan Rate-rate

Regional
Pemkab Banyuwangi Bakal Rekonstruksi 36 Jembatan pada 2023, Bupati Ipuk Minta Warga Dilibatkan

Pemkab Banyuwangi Bakal Rekonstruksi 36 Jembatan pada 2023, Bupati Ipuk Minta Warga Dilibatkan

Regional
NTP Riau Naik 5,64 Persen Per November 2022, Gubri: Semoga Terus Meningkat

NTP Riau Naik 5,64 Persen Per November 2022, Gubri: Semoga Terus Meningkat

Regional
Targetkan Stunting di Bawah 14 Persen pada 2024, Bupati Ipuk Sambangi Pelosok-pelosok Desa

Targetkan Stunting di Bawah 14 Persen pada 2024, Bupati Ipuk Sambangi Pelosok-pelosok Desa

Regional
Dapat Suntikan Dana dari Pemprov Sulsel, Bandara Arung Palakka Kembali Beroperasi untuk Masyarakat Bone

Dapat Suntikan Dana dari Pemprov Sulsel, Bandara Arung Palakka Kembali Beroperasi untuk Masyarakat Bone

Regional
Pembangunan Desa di Riau Terus Dilakukan, Gubri Dapat Apresiasi dari Wamendesa PDTT

Pembangunan Desa di Riau Terus Dilakukan, Gubri Dapat Apresiasi dari Wamendesa PDTT

Regional
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.