NEWS
Salin Artikel

Dugaan Politisasi Bansos di Tengah Pandemi Corona, dari Hand Sanitizer hingga Beras Bantuan

Anggota Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo menjelaskan, hal itu berpotensi terjadi di wilayah yang kepala daerahnya berpotensi mencalonkan diri pada Pilkada Serentak 2020.

"Iya, memang laporan dari teman-teman di daerah ada beberapa wilayah terjadi indikasi politisasi bansos," ungkap dia.

Indikasi politisasi bansos ini misalnya terjadi di empat daerah Provinsi Lampung, yakni Kabupaten Pesawaran, Way Kanan, Lampung Tengah, Lampung Timur, serta Kota Bandar Lampung.

Kemudian, di Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu; Klaten, Jawa Tengah; dan Sumenep, Jawa Timur. Selain itu, peristiwa serupa juga terjadi di sejumlah daerah di Sumatera Utara.

"Karena beberapa petahana yang berpotensi maju lagi, dalam bansos itu memang mengikutsertakan gambar mereka," ujar dia.

Meski belum bisa melakukan tindakan karena belum ada pasangan calon, tetapi ia menegaskan cara itu tak beretika.

"Tapi kalau kita lihat dari etika, sangat tak beretika. Masa program pemerintah dimanfaatkan untuk politisasi. Harusnya kan tak perlu pakai foto kepala daerah, cukup lambang pemda saja," kata dia.

Berikut beberapa kasus dugaan politisasi bansos di daerah:

Foto Bupati Klaten Sri Mulyani yang ditempelkan pada botol hand sanitizer bantuan pemerintah sempat menghebohkan masyarakat.

Selain karena dugaan kampanye, warganet juga mengungkap bahwa hand sanitizer itu sebetulnya adalah bantuan dari Kementerian Sosial.

Sri Mulyani mengklarifikasi bahwa ada kekeliruan dalam penempelan stiker pada hand sanitizer.

Menurut dia, bantuan Kemensos hanya 1.000 botol, sedangkan pengadaan pemda ada puluhan ribu botol.

"Di lapangan mungkin ditempelin semua. Kejadiannya seperti itu," terang dia.

Ia menilai bantuan hand sanitizer Kemensos sangat terbatas.

"Dari Kemensos itu terbatas sekali. Yang dari Kemensos sangat terbatas sekali. Tidak banyak. Justru yang banyak itu dari kami (Pemkab Klaten)," ungkapnya.

Sri Mulyani berdalih, sebagian hand sanitizer berstiker wajahnya dibagikan ke internal PDI-P, yakni untuk pengurus anak cabang PDI-P di 26 kecamatan.

"Ada beberapa (yang dibagikan), karena itu hanya 26 kecamatan saja. Untuk PAC," tandas dia.

Beras bergambar Bupati Ogan Ilir

Beras bergambar Bupati Ogan Ilir Ilyas Panji juga menjadi heboh setelah fotonya beredar luas di Facebook.

Hal tersebut ramai diperbincangkan karena Ilyas Panji akan maju kembali dalam pilkada.

Namun, Kepala Dinas Sosial Ogan Ilir Irawan Sulaiman membantah adanya politisasi dalam penyaluran bantuan.

“Tidak ada urusan kepentingan politik dalam kemasan yang memasang wajah bupati, sebab memang saat ini Bapak Ilyas Panji Alam sedang menjabat bupati. Lagi pula pelaksanaan pilkada kan diundur," katanya.

Selain beras, memang ada juga penganggaran untuk stiker bergambar bupati berisi imbauan pencegahan Covid-19.

"Anggarannya Rp 1.000 per buah (per stiker),” jelas Irawan.

Menurut data Dinas Sosial Ogan Ilir, target masyarakat yang menerima bantuan ialah seluruh masyarakat Ogan Ilir yang berjumlah 122.516 kepala keluarga (KK).

Bantuan yang diberikan berupa paket sembako yang berisi beras 10 kilogram, 6 kaleng sarden, 1 bungkus kecap, dan 10 bungkus mi.

Sedangkan dana untuk paket sembako itu didapat dari BTT APBD Ogan Ilir dan distribusinya dimulai pada Jumat (1/5/2020).

Sumber: Kompas.com (Penulis : Amriza Nursatria, Labib Zamani, Ihsanuddin | Editor:Teuku Muhammad Valdy Arief, Aprillia Ika, Diamanty Meiliana)

https://regional.kompas.com/read/2020/05/04/08000041/dugaan-politisasi-bansos-di-tengah-pandemi-corona-dari-hand-sanitizer-hingga

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubernur Sulsel Nilai Keberhasilan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Karena Kepimimpinan Jokowi

Gubernur Sulsel Nilai Keberhasilan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Karena Kepimimpinan Jokowi

Regional
Pemkot Semarang Luncurkan BUMP, Plt Walkot Ita Harap Kesejahteraan Petani Meningkat

Pemkot Semarang Luncurkan BUMP, Plt Walkot Ita Harap Kesejahteraan Petani Meningkat

Regional
Kisah Agus Falahudin, Penyintas Gempa Cianjur yang Gotong Royong Bangun Huntara

Kisah Agus Falahudin, Penyintas Gempa Cianjur yang Gotong Royong Bangun Huntara

Regional
Tanggapi Keluhan Masyarakat, Pemkot Semarang dan BBWS Tangani Timbunan Sampah di Kampung Nelayan Tambakrejo

Tanggapi Keluhan Masyarakat, Pemkot Semarang dan BBWS Tangani Timbunan Sampah di Kampung Nelayan Tambakrejo

Regional
Dompet Dhuafa Gandeng Beramaljariyah dan Evermos Salurkan Al-Qur'an dan Alat Salat

Dompet Dhuafa Gandeng Beramaljariyah dan Evermos Salurkan Al-Qur'an dan Alat Salat

Regional
LKPP Gandeng Telkom Gagas Platform Baru Pengadaan Barang/Jasa

LKPP Gandeng Telkom Gagas Platform Baru Pengadaan Barang/Jasa

Regional
Songsong Kemajuan Desa, BUMDes Wadas Studi Banding ke 4 Desa Sekaligus

Songsong Kemajuan Desa, BUMDes Wadas Studi Banding ke 4 Desa Sekaligus

Regional
BERITA FOTO: Banjir Terjang Aceh Utara, 11.000 Warga Mengungsi

BERITA FOTO: Banjir Terjang Aceh Utara, 11.000 Warga Mengungsi

Regional
Plt Walkot Semarang Optimistis Capai Target Nol Kasus Stunting pada 2023

Plt Walkot Semarang Optimistis Capai Target Nol Kasus Stunting pada 2023

Regional
Pelayanan Publik Jateng Diapresiasi Ombudsman RI, Ganjar: Saya Senang

Pelayanan Publik Jateng Diapresiasi Ombudsman RI, Ganjar: Saya Senang

Regional
Kisah Haru Nenek Berusia 90 Tahun Alami Kelumpuhan, Selamat Berkat Kartu Jateng Sejahtera

Kisah Haru Nenek Berusia 90 Tahun Alami Kelumpuhan, Selamat Berkat Kartu Jateng Sejahtera

Regional
Tahun 2023, Pemkot Balikpapan Fokus pada Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur

Tahun 2023, Pemkot Balikpapan Fokus pada Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur

Regional
Per September 2022, Angka Kemiskinan di Jateng Turun 0,27 Persen

Per September 2022, Angka Kemiskinan di Jateng Turun 0,27 Persen

Regional
Mewaspadai Generasi Shortcut dan Nirmoral

Mewaspadai Generasi Shortcut dan Nirmoral

Regional
Kali Semarang Akan Direstorasi Guna Perbaiki Penataan Kawasan Pecinan

Kali Semarang Akan Direstorasi Guna Perbaiki Penataan Kawasan Pecinan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.