NEWS
Salin Artikel

9 Fakta Lengkap Kecelakaan Tol Purbaleunyi, Seakan Terbang 50 Meter hingga 8 Tewas

KOMPAS.com - Kecelakaan beruntun di KM 91 Tol Purbaleunyi melibatkan setidaknya 20 kendaraan yang terdiri dari belasan kendaraan pribadi, truk dan bus. 

Asap hitam tebal membumbung dari kendaraan terbakar setelah terlibat kecelakaan maut tersebut.

Sementara itu, beberapa penumpang selamat menceritkan detik-detik terjadinya kecelakaan. Begitu juga dengan cerita beberapa warga yang turut dalam evakuasi para korban yang terjebak di dalam kendaraan. 

Kapolres Purwakarta AKBP Matrius saat diwawancara KompasTV, menjelaskan, data sementara jumlah korban saat ini total 28 orang. Untuk korban meninggal 8 orang, setelah sempat disebut 9 orang. 

Berikut ini fakta lengkap terkait kecelakaan di Tol Purbaleunyi:

1. Kronologi kecelakaan menurut saksi mata

Salah satu saksi mata bernama Asep Ayub (30) mengaku menyaksikan langsung kecelakaan beruntun yang melibatkan 21 kendaraan itu di Tol Cipularang itu.

Menurut Asep, saat itu dirinya sedang bersama 30 rekannya sedang mengerjakan pembuatan lereng di dekat jalan Tol Cipularang.

Saat terjadi kecelakaan, ia dan rekannya sedang beristirahat sekitar pukul 12.20 WIB.

Ayub tiba-tiba mendengar mobil terguling. Lalu ia menyaksikan mobil lainnya salin bertabarakan. Ayub mengatakan awalnya dump truck terguling lalu kemudian menyebabkan kecelakaan beruntun.

"Sekitar 5 menit langsung kecelakaan (beruntun). Mobil pertama terbakar. Tiga mobil terseret. Yang dua langsung terbakar. Satu lagi jatuh ke bawah," kata Ayub di lokasi kejadian sebagaimana dikutip Tribun Jabar, Senin.

2. Sejumlah mobil terbakar, asap hitam membumbung

Ayub dan sejumlah rekannya segera mendatangi lokasi kecelakaan dan berusaha menolong para korban.

Saat itu, Ayub mendengar teriakan minta tolong dari para korban kecelakaan. Dirinya dan teman-temannya segera mencari asal suara dan berhasil menolong beberapa penumpang di dalam mobil Avanza berwarna hitam.

Sementara itu, Kapolda Jawa Barat Irjen Rudy Sufahriadi di lokasi kejadian mengatakan, dugaan awal penyebab kecelakaan karena sebuah dump truck terguling. Lalu, kendaraan lain di depannya menabrak hingga terjadi kecelakaan beruntun dengan melibatkan 21 mobil.

"Itu baru dugaan awal ya. Nanti lengkapnya kami jelaskan lagi," kata Rudy.

3. Kesaksian korban selamat

Salah satu korban selamat, Suherman (53), tampak masih syok saat mengingat kecelakaan beruntun di tol Purbaleunyi. 

Saat itu, ia sehabis pulang dari Tasikmalaya menengok putranya yang mondok di pesantren. Saat itu, kata Suherman, banyak mobil berhenti lantaran ada mobil terbalik.

Ia pun ikut berhenti, namun tiba-tiba mobil Fortuner yang ia kendarainya tertabrak mobil lain dengan keras dari belakang.

"Mobil oleng kemana pun. Seperti terbang hingga 50 meter, menyebrang arah Bandung, hingga mendarat ke area hutan," kata Suherman sembari menunjukkan foto lokasi mobilnya mendarat kepada wartawan di RS MH Thamrin Purwakarta.

"Saat ini dari 20 kecelakaan beruntun, tinggal dua kendaraan yang masih dievakuasi," Kapolres Purwakarta AKBP Matrius saat diwawancara KompasTV.

Sementara itu, menurut Matrius, data jumlah korban dalam kecelakaan tersebut adalah total 28 orang, 9 diantaranya tewas, 16 luka ringan dan 4 alami luka berat.

5. Sebanyak 6 korban tewas terbakar

Menurut Matrius, 6 orang tewas terbakar dalam kecelakaan tersebut. Keenam korban tersebut diduga terjebak di dala mobil yang terbakar setelah mengalami kecelakaan.

"Ada satu korban meninggal di dalam truk sedang kami evakuasi," kata Matrius dalam wawancara dengan Kompas TV, Senin siang.

Sementara itu, menurut Matrius, jumlah korban dalam kecelakaan tersebut adalah total 28 orang, 9 diantaranya tewas, 16 luka ringan dan 4 alami luka berat.

Para korban dirawat sejumlah rumah sakit di Purwakarta, yaitu RS MH Thamrin, RS Siloam dan RSUD Purwakarta.

6. Identitas salah satu korban meninggal 

Salah satu korban meninggal dalam kecelakaan beruntun di Tol Purbaleunyi, Senin (2/9/2019), di RS Siloam Purwakarta, teridentifikasi atas nama Hendra Tjahjana.

Korban diketahui warga Jalan Nusantara IX Blok C Nomor 7, RT 007 RW 017, Sunter Agung, Tanjung Priok.

"Jenazah yang bersangkutan dibawa ke RS Siloam sekitar pukul 14.00 WIB," kata Alan, petugas sekuriti RS Siloam.

Seperti diketahui, sekitar 21 mobil mengalami tabrakan beruntun di tol Cipularang Km 91, Purwakarta, Jawa Barat.

Sebanyak 9 orang meninggal dalam kecelakaan tersebut. Tujuh di antaranya dievakuasi ke RS MH Thamrin Purwakarta dan satu ke RS Siloam Purwakarta.

7. Polisi gunakan Traffic Accident Analysis

Dalam mengungkap penyebab kecelakaan beruntun yang terjadi di kilometer 91, Tol Purbaleunyi, Jawa Barat, Senin (2/9/2019), polisi akan menggunakan metode Traffic Accident Analysis (TAA).

Hal itu disampaikan oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo.

"Penyebabnya nanti dilihat dari hasil analisa TAA-nya dulu. Kita enggak boleh buru-buru karena dari TAA, kita gunakan analisis dan secara ilmiah baru diketahui, apakah penyebab tunggal atau ada penyebab lainnya," ungkap Dedi di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (2/9/2019).

8. Polisi fokus penanganan korban dan bersihkan lokasi kecelakaan

Dedi menambahkan, polisi masih fokus melakukan proses evakuasi korban agar tidak bertambah.

Setelah itu, aparat juga sedang membersihkan ruas jalan agar lalu lintas kembali normal.

Menurut Dedi, aparat kepolisian juga mengidentifikasi korban meninggal dunia agar dapat segera dikembalikan kepada keluarga.

"Didalami dulu, yang penting evakuasi korban dulu, pendataan korban. Kemudian mengevakuasi kendaraan supaya tak menghalangi arus lalu lintas. Semua arus lalu lintas kita normalkan dulu," ujarnya.

"Korban semaksimal mungkin jangan sampai ada korban meninggal dunia lagi. Korban yang meninggal dunia dievakuasi untuk diidentifikasi dan diserahkan ke keluarga," sambung dia.

9. Jenis kendaraan yang terlibat kecelakaan

Irjen Rudy Sufahriadi menyebutkan, 20 kendaraan yang terlibat kecelakaan di Tol Purbaleunyi adalah mobil pribadi, ada truk dan bus, Senin (2/9/2019) siang. Lalu, tercatat 9 korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut.

"Truk ada 7 unit, kendaraan pribadi 11 unit, dan 2 kendaraan bus," kata Rudi di Mapolrestabes Bandung, Senin sore. Dari keseluruhan kendaraan yang terlibat kecelakaan tersebut, empat kendaraan hangus terbakar.

Sementara itu, empat korban meninggal karena terbakar dalam kecelakaan maut tersebut.

Sumber: KOMPAS.com (Devina Halim, Agie Permadi, Farida Farhan, Rachmawati, Michael Hangga Wismabrata)

https://regional.kompas.com/read/2019/09/03/05150001/9-fakta-lengkap-kecelakaan-tol-purbaleunyi-seakan-terbang-50-meter-hingga-8

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.