NEWS
Salin Artikel

Macet Jadi Berkah bagi Pengusaha Hotel di Cipanas Garut

Akibat kemacetan itu, sejumlah pemudik lebih memilih menginap dan beristirahat di Cipanas.

“Jadi ada plus minusnya juga ya macet (arus balik). Kita H+2 belum full (kamar tersewa), setelah macet panjang jadi full,” jelas Beni Hidayat, Direktur Umum Hotel dan Taman Air Sabda Alam di kawasan Cipanas, Garut, Senin (10/6/2016).

Menurut Beni, kemacetan arus lalu lintas di kawasan Tarogong hingga Leles dan Kadungora, sangat berpengaruh pada tingkat hunian hotel di kawasan Cipanas Garut. Banyak pemudik yang lelah, memilih menginap dan istirahat di Cipanas.

Menurut Beni, tingkat persaingan hotel dan penginapan di kawasan Cipanas saat ini memang cukup tinggi. Karenanya, saat libur Idul Fitri, banyak hotel di Garut juga tidak mendapat lonjakan pengunjung yang cukup tinggi.

“Kuenya (pengunjung) dari tahun ke tahun segitu-gitu saja, sementara jumlah kamar bertambah terus karena banyak hotel baru,” jelas Beni.

Sabda Alam sendiri, menurut Beni diuntungkan dengan keberadaan taman air yang masih berada dalam satu komplek dengan hotel. Di libur Idul Fitri, taman air Sabda Alam mendapat limpahan pengunjung yang akhirnya berimbas pada pengunjung Hotel Sabda Alam.

Di Taman Air Sabda Alam, puncak kunjungan wisatawan terjadi pada Sabtu (8/6/2019), setelah itu tingkat kunjungan wisatawan relatif stabil. Apalagi, liburan kali ini menurut Erik terbilang sangat panjang.

“Libur anak sekolah kan sampai bulan Juli nanti, tingkat kunjungan wisatawan juga kita prediksi akan tetap bertahan sampai selesai libur sekolah,” katanya.

Dihubungi terpisah, Manajer Villa Cahaya Hotel Ipi D Sunardi mengakui ada saja tamu hotelnya yang secara mendadak memesan kamar karena perjalanannya terhambat macet.

Ivi menuturkan, ada dua tipe tamu hotel saat libur Idul Fitri. Tamu yang pertama adalah mereka yang telah merencanakan untuk berlibur dan menginap. Biasanya, tamu ini sudah booking hotel sejak sebulan sebelum Idul Fitri.

Sementara, tipe tamu yang kedua menurut Ivi adalah tamu dadakan yang memesan kamar saat itu juga. Faktor kemacetan saat arus balik, bisa membuat orang menjadi tamu dadakan di hotel.

"Kemacetan secara tidak langsung mempengaruhi orang mencari akomodasi untuk menghindari kemacetan," kata Ivi.

Tingkat hunian rata-rata Villa Cahaya Hotel pada musim libur tahun ini mencapai 92 persen lebih.

"Puncaknya pada tanggal 6 dan 7 Juni tingkat hunian mencapai 100 persen," katanya. 

https://regional.kompas.com/read/2019/06/10/20284121/macet-jadi-berkah-bagi-pengusaha-hotel-di-cipanas-garut

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.