Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tradisi Berbagi Kanji Rumbi untuk Menu Berbuka di Aceh

Kompas.com - 16/03/2024, 08:50 WIB
Glori K. Wadrianto

Editor

Sumber Antara

BANDA ACEH, KOMPAS.com - Setiap bulan suci Ramadhan, masjid Al-Furqan, di Gampong Beurawe, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh memiliki tradisi unik membagikan kanji rumbi yakni bubur khas Aceh yang kaya rempah, sebagai menu berbuka puasa.

“Setiap masuk bulan puasa sudah ciri khas di sini memasak kanji rumbi karena memang sudah tradisi turun-menurun,” kata Pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Al-Furqan, Muhammad Al Kausar, di Banda Aceh, Jumat (15/3/2024) kemarin.

Sejak 28 tahun lalu, setiap hari dalam bulan suci Ramadhan, pengurus Masjid Al-Furqan memasak dua belanga besar bubur kanji yang isinya cukup untuk dibagikan kepada 200 orang.

Baca juga: Celimpungan, Makanan Khas Palembang untuk Menu Berbuka Puasa

Al Kausar menjelaskan, pembagian kanji rumbi di masjid ini pertama sekali dicetuskan oleh ulama asal negara India, Ustadz Said Yusuf Assegaf pada tahun 1996.

Ia memperkenalkan kanji rumbi hingga menjadi sebuah warisan yang turun-temurun dijalankan di Gampong Beurawe.

Tradisi tersebut disambut gembira oleh masyarakat gampong, sehingga banyak yang mendermakan uangnya untuk membeli bahan yang dibutuhkan guna membuat kuliner yang diketahui sudah ada sejak abad ke-16, di masa kejayaan Kesultanan Aceh itu.

Kausar menyebutkan, satu belanga besar membuat bubur kanji itu membutuhkan biaya sebesar Rp 800 ribu, sehingga setiap harinya membutuhkan biaya Rp 1,6 juta untuk dua belanga.

“Alhamdulillah, sudah mulai ramai sekitar 30 orang yang mau menyumbangkan uang membeli rempah yang dibutuhkan. Rata-rata menyumbang mulai dari Rp 400-800 ribu,” ujar dia.

Baca juga: Laksan Kuah Susu Palembang, Menu Berbuka Puasa yang Aman Kolesterol

Tidak hanya itu, kata dia, masyarakat Gampong Beurawe juga berupaya terus merawat tradisi ini agar tidak tergerus zaman. Pihak gampong pun melakukan pewarisan budaya ini kepada generasi muda.

“Makanya kita terus berusaha cari donatur agar bisa terus kita adakan tradisi ini."

"Kemudian, kita ajak juga pemuda-pemuda gampong ikut mengamati sehingga nantinya pun bisa menjagai juru dapur yang meracik bumbu,” kata dia.

Tradisi pembagian bubur kanji rumbi ini tidak hanya dirasakan warga Gampong Beurawe, tetapi juga banyak dirasakan oleh masyarakat seputar Kota Banda Aceh hingga Aceh Besar.

Dalam kesempatan ini, salah seorang warga asal Pidie Jaya yang telah tinggal di Gampong Beurawe sejak 2010, Nurbaiti, mengaku tidak pernah absen mengantre bubur kanji di Masjid Al-Furqan.

Baca juga: Ragit, Kuliner Khas Palembang yang Cuma Ada di Bulan Ramadhan

“Sejak tinggal di sini, setiap Ramadhan selalu mengambil kanji di sini karena rasanya enak. Beda dengan kanji yang ada dibagikan di tempat lain,” kata dia.

Selain rasa, ibu dua orang anak itu juga merasakan manfaat menyantap bubur kaya rempah tersebut bagi kesehatan sehingga tidak pernah melewatkan saat berbuka.

“Kalau saya berbuka dengan makanan lain rasanya tubuh masih lemas mungkin karena pakai penyedap, tetapi kalau berbuka dengan kanji rumbi segar badan sampai mengeluarkan keringat karena kandungan rempahnya,” sebut Nurbaiti.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Sejarah dan Makna Lambang Tut Wuri Handayani atau Logo Kemendikbudristek

Sejarah dan Makna Lambang Tut Wuri Handayani atau Logo Kemendikbudristek

Regional
Abu Vulkanik Gunung Ruang Selimuti Bandara Sam Ratulangi Manado

Abu Vulkanik Gunung Ruang Selimuti Bandara Sam Ratulangi Manado

Regional
3 Hari Dicari, Penambang yang Tertimbun Galian Batubara Belum Ditemukan

3 Hari Dicari, Penambang yang Tertimbun Galian Batubara Belum Ditemukan

Regional
Cerita Penumpang Pesawat Terdampak Penutupan Bandara Sam Ratulangi, Terancam Tak Bisa Liburan ke Luar Negeri

Cerita Penumpang Pesawat Terdampak Penutupan Bandara Sam Ratulangi, Terancam Tak Bisa Liburan ke Luar Negeri

Regional
Gempa M 5,5 Terjadi di Halmahera Barat, Tak Berisiko Tsunami

Gempa M 5,5 Terjadi di Halmahera Barat, Tak Berisiko Tsunami

Regional
Dimas Tewas Dianiaya Sesama Tahanan di Pekanbaru, 5 Orang Jadi Tersangka

Dimas Tewas Dianiaya Sesama Tahanan di Pekanbaru, 5 Orang Jadi Tersangka

Regional
Mantan Wakil Gubernur Maluku Daftar Cagub di PDI-P

Mantan Wakil Gubernur Maluku Daftar Cagub di PDI-P

Regional
Pekanbaru Siap Gelar Rakerwil I Apeksi 2024, Pj Walkot Muflihun: Persiapan Sudah Tuntas

Pekanbaru Siap Gelar Rakerwil I Apeksi 2024, Pj Walkot Muflihun: Persiapan Sudah Tuntas

Regional
Demo di Banjarnegara Ricuh, Fasum Rusak, 2 Polisi Luka, Ini Pemicunya

Demo di Banjarnegara Ricuh, Fasum Rusak, 2 Polisi Luka, Ini Pemicunya

Regional
Angka Stunting di Lamongan Turun Drastis, Bupati Yuhronur Efendi Paparkan Caranya

Angka Stunting di Lamongan Turun Drastis, Bupati Yuhronur Efendi Paparkan Caranya

Regional
Kakek di Serang Banten Lecehkan Remaja Lalu Diunggah ke Medsos

Kakek di Serang Banten Lecehkan Remaja Lalu Diunggah ke Medsos

Regional
Kunker ke NTB, Presiden Jokowi Akan Resmikan Jalan Inpres dan Bendungan Tiu Suntuk

Kunker ke NTB, Presiden Jokowi Akan Resmikan Jalan Inpres dan Bendungan Tiu Suntuk

Regional
Panen Padi Triwulan I-2024 di Lamongan Berhasil, Rata-rata 7,34 Ton Per Hektar

Panen Padi Triwulan I-2024 di Lamongan Berhasil, Rata-rata 7,34 Ton Per Hektar

Regional
Gelar Halal Bihalal Bersama Jajarannya, Mas Dhito Sampaikan Ini ke Pegawai Pemkab Kediri

Gelar Halal Bihalal Bersama Jajarannya, Mas Dhito Sampaikan Ini ke Pegawai Pemkab Kediri

Regional
Anggota Keluarga Jayabaya Kembali Daftar Bacabup Lebak lewat PDI-P dan Demokrat

Anggota Keluarga Jayabaya Kembali Daftar Bacabup Lebak lewat PDI-P dan Demokrat

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com