Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Korupsi Dana Desa, 2 Mantan Kades dan Bendahara di Natuna Kembalikan Uang Negara Rp 700 Juta

Kompas.com - 25/08/2023, 15:34 WIB
Hadi Maulana,
Gloria Setyvani Putri

Tim Redaksi

NATUNA, KOMPAS.com - Dua mantan kepala desa (Kades) dan seorang bendara desa mengembalikan uang negara senilai Rp 746.453.463.

Uang tersebut merupakan dana desa yang telah dikorupsi oleh ketiganya.

"Nilai tersebut merupakan hasil penghitungan kerugian negara terkait dugaan korupsi yang terjadi," kata Kasat Reskrim Polres Natuna, Iptu Apridony yang dihubungi, Jumat (25/8/2023).

Baca juga: DPRD Blora Sebut Kades yang Hilang Gondol Dana Desa Rp 650 Juta

Apri mengatakan, ketiga pelaku bernisial AY, Kepala Desa Tanjung Kumbik Utara pada tahun 2019-2020. Kemudian AT, juga menjabat Plt Kepala Desa tahun 2021-2022.

"Sementara inisial F, merupakan Bendahara Desa mulai 2019 sampai dengan saat ini," ungkap Apri.

Beruntung ketiga orang yang terancam menjadi tersangka tersebut cepat-cepat mengganti dan mengembalikan kerugian negara tersebut. Sehingga kasusnya tidak lagi diperpanjang.

"Pengembalian uang negara dilakukan sebelum proses penyidikan, jika pengembaliannya dilakukan saat proses penyidikan maka proses hukumnya tidak akan gugur," terang Apri.

Apri menjelaskan, kasus korupsi itu terkait Penggunaan Anggaran Desa Tanjung Kumbik Utara, Kecamatan Pulau Tiga Barat, Tahun Anggaran 2019-2022.

Di mana uang tersebut, dipergunakan ketiganya untuk kepentingan pribadi atau memperkaya diri sendiri.nBahkan sejumlah laporan kegiatan yang dilaporkan, diketahui fiktif dan sama sekali tidak ada kegiatan apa pun.

Baca juga: 5 Terdakwa Korupsi RSUD Pasaman Barat Divonis 1 Tahun Penjara

"Katiganya mengakui perbuatannya dan bersedia melakukan pengembalian kerugian negara tersebut," terang Apri.

"Dengan dikembalikannya uang tersebut, maka kasus korupsi ini dihentikan penyelidikannya," pungkas Apri.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Penjelasan BMKG Soal Gempa Garut M 6,5, Guncangan Terasa hingga Jakarta dan Jawa Timur

Penjelasan BMKG Soal Gempa Garut M 6,5, Guncangan Terasa hingga Jakarta dan Jawa Timur

Regional
Gempa Garut M 6,5 Terasa sampai Kota Serang Banten

Gempa Garut M 6,5 Terasa sampai Kota Serang Banten

Regional
Gempa M 6,5 Guncang Garut, Terasa sampai Jakarta

Gempa M 6,5 Guncang Garut, Terasa sampai Jakarta

Regional
Hadiri Halalbihalal Partai Golkar Solo, Gibran: Diundang Datang, Semua Teman

Hadiri Halalbihalal Partai Golkar Solo, Gibran: Diundang Datang, Semua Teman

Regional
Kesaksian Pengelola Parkir Hotel Braga Purwokerto, Pelaku Menembak Setelah Mintai Karcis

Kesaksian Pengelola Parkir Hotel Braga Purwokerto, Pelaku Menembak Setelah Mintai Karcis

Regional
Buka Manasik Haji, Bupati Arief: Pemkab Blora Siap Dukung Jemaah dari Persiapan hingga Kepulangan

Buka Manasik Haji, Bupati Arief: Pemkab Blora Siap Dukung Jemaah dari Persiapan hingga Kepulangan

Regional
Bupati Dadang Supriatna Apresiasi Peran FKDT dan Fokus Sejahterakan Guru Mengaji

Bupati Dadang Supriatna Apresiasi Peran FKDT dan Fokus Sejahterakan Guru Mengaji

Regional
Gibran Hadiri Halalbihalal Partai Golkar Solo

Gibran Hadiri Halalbihalal Partai Golkar Solo

Regional
Mengenal Kain Tenun Motif Renda yang Dibeli Sandiaga Uno di Bima

Mengenal Kain Tenun Motif Renda yang Dibeli Sandiaga Uno di Bima

Regional
Asyik Judi Online, Oknum PNS di Aceh Timur Ditangkap Polisi

Asyik Judi Online, Oknum PNS di Aceh Timur Ditangkap Polisi

Regional
Maksimalkan Potensi Blora, Bupati Arief Minta Masukkan dari Kemenko Perekonomian dan Guru Besar Unnes

Maksimalkan Potensi Blora, Bupati Arief Minta Masukkan dari Kemenko Perekonomian dan Guru Besar Unnes

Regional
5 Tradisi Pacuan Tradisional di Indonesia, Tidak Hanya Karapan Sapi

5 Tradisi Pacuan Tradisional di Indonesia, Tidak Hanya Karapan Sapi

Regional
Juru Parkir Hotel Braga Purwokerto yang Tewas Ditembak Baru Bekerja Seminggu

Juru Parkir Hotel Braga Purwokerto yang Tewas Ditembak Baru Bekerja Seminggu

Regional
Gempa M 5,2 Guncang Maluku, BPBD: Tak Ada Kerusakan

Gempa M 5,2 Guncang Maluku, BPBD: Tak Ada Kerusakan

Regional
Bandara Supadio Hanya Layani Penerbangan Domestik, Warga Pontianak Merasa Dirugikan

Bandara Supadio Hanya Layani Penerbangan Domestik, Warga Pontianak Merasa Dirugikan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com