Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 25/02/2018, 11:28 WIB
David Oliver Purba,
Egidius Patnistik

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengatakan, dirinya bersama calon wakilnya,  Uu Ruzhanul Ulum, membagi tugas untuk meningkatkan elektabilitas mereka pada Pilkada Jawa Barat 2018.

Emil, sapaan Ridwan Kamil, mengatakan, Uu lebih fokus berkampanye di pedesaan. Sementara dirinya, fokus berkampanye di perkotaan. Hal itu, kata Emil, karena popularitas Uu yang tidak terlalu tinggi.

"Bagi-bagi tugas, Pak Wakil masih belum populer kalau dari surveinya. Sedang bekerja keras mempopulerkan jadi bagi-bagi tugas beliau di desa supaya naik popularitasnya, semakin tinggi," kata Emil usai gala dinner penggalangan dana di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (24/2/2018).

Baca juga : Dilarang Kampanye di Pesantren, Ridwan Kamil Siap Taati Aturan

Tak hanya Emil dan Uu, istri Emil, Atalia Praratya, juga menjadi juru kampanye Ridwan-Uu dengan aktif mendatangi sejumlah wilayah di Jawa Barat.

"Saya dengan istri saya, Bu Cinta ini, terbagi dua tim, saya ke utara dan dia ke selatan. Kampanyenya punya sendiri, kami fokus ke situ," ujar Emil.

Sabtu malam, Emil dibantu alumni UC Berkeley California menggelar penggalangan dana dalam bentuk gala dinner di Jakarta. Dana yang terkumpul mencapai Rp 1,2 miliar.

Sebelumnya, gala dinner juga digelar di Bandung dengan dana yang terkumpul mencapai Rp 200 juta.

Baca juga : Gelar Gala Dinner di Kemayoran, Ridwan Kamil Kumpulkan Rp 1,2 Miliar

Penggalangan dana dilakukan selain mengajak masyarakat untuk berpartisipasi, juga memperlihatkan sumber dana kampanye yang transparan selama Pilkada Jawa Barat 2018.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Regional
Komunikasi Politik 'Anti-Mainstream' Komeng yang Uhuyy!

Komunikasi Politik "Anti-Mainstream" Komeng yang Uhuyy!

Regional
Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Regional
Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Regional
Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Regional
Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Regional
Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Regional
Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Regional
Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Regional
BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

Regional
Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Regional
Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di 'Night Market Ngarsopuro'

Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di "Night Market Ngarsopuro"

Regional
Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Regional
Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di 'Rumah' yang Sama...

Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di "Rumah" yang Sama...

Regional
Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com