Lima Hari Pencarian, Empat ABK Yong Tat 9 Belum Ditemukan - Kompas.com

Lima Hari Pencarian, Empat ABK Yong Tat 9 Belum Ditemukan

Kontributor Pangkal Pinang Kompas TV, Rahmatul Fauza
Kompas.com - 14/11/2017, 21:03 WIB
Tim SAR gabungan saat evakuasi korban tewas Tugboat Yong Tat 9 di Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung.dokumentasi Kantor SAR Pangkal Pinang. Tim SAR gabungan saat evakuasi korban tewas Tugboat Yong Tat 9 di Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung.

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com - Pencarian anak buah kapal (ABK) kapal tunda Yong Tat 9 sudah menghabiskan waktu lima hari sejak kapal tersebut karam di perairan Pongok, Kepulauan Bangka Belitung, pada Jumat lalu.

Dari enam ABK yang hilang pada peristiwa naas tersebut, dua di antaranya ditemukan meninggal, sedangkan empat awak lainnya masih dalam pencarian.

Menurut Kasi Ops Kantor SAR Pangkal Pinang, Kornelis, faktor cuaca dan gelombang tinggi sempat menjadi kendala pencarian korban. Walau keberadaan kapal sudah diketahui, tetapi semua kompartemen yang terbuat dari besi sehingga sulit untuk dibuka dari luar. 

"Menurut kesaksian ABK yang selamat, diduga ABK yang lain tengah beristirahat di dalam kabin saat peristiwa naas tersebut terjadi," ujar Kornelis. 

"Saat ini kami menunggu konfirmasi dari pihak keluarga, apakah akan terus dicari atau akan dilakukan tabur bunga di lokasi karam kapal tersebut," tambah dia.  

Saat ini, tim SAR gabungan dan perusahaan pemilik kapal sedang berkoordinasi untuk pengangkatan kapal tersebut.

Upaya pencarian tetap dilakukan dalam dua hari ke depan di sekitar lokasi kapal Yong Tat tersebut karam dan di pulau-pulau sekitar. Namun, tidak menutup kemungkinan pencarian akan dilakukan lebih lama.

Baca juga: Kapal Yong Tat 9 Karam, Satu ABK Lagi Ditemukan Meninggal

Kompas TV Badan Sar Nasional, pada Kamis (9/2) kemarin menemukan 10 korban tenggelamnya kapal di Perairan Batupayung, Tawau, Malaysia. Dibantu tim SAR Malaysia, Basarnas telah menemukan 8 penumpang yang meninggal. Sementara, dua penumpang yang selamat dirawat di Tawau. Kapal bermuatan 15 warga Indonesia dilaporkan tenggelam pada Rabu (7/2) malam. Diduga, kapal karam setelah dihantam ombak dalam perjalanan menuju Sei Nyamuk Sebatik, Kabupaten Nunukan. Kini, tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian lima penumpang yang hilang.

PenulisKontributor Pangkal Pinang Kompas TV, Rahmatul Fauza
EditorErwin Hutapea
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM