Pura-pura Jadi Perempuan, Samsuriadi Melamar Jadi Pembantu dan Mencuri - Kompas.com

Pura-pura Jadi Perempuan, Samsuriadi Melamar Jadi Pembantu dan Mencuri

Kontributor Balikpapan, Dani Julius Zebua
Kompas.com - 12/08/2017, 06:38 WIB
Kasubid Penmas Polda Kaltim, AKBP Yustiadi Gaib dan Samsuriadi.KOMPAS.com/Dani Julius Kasubid Penmas Polda Kaltim, AKBP Yustiadi Gaib dan Samsuriadi.

BALIKPAPAN, KOMPAS.com - Samsuriadi (22) terlahir sebagai laki-laki. Namun, sehari-hari pria yang punya nama lain sebagai Yesi ini tampil layaknya perempuan.

"Sudah sejak sekolah dasar dulu seperti ini (sebagai waria)," kata Samsuriadi, Jumat (11/8/2017).

Dengan berdandan seperti perempuan, Samsuriadi memberanikan diri melamar menjadi pembantu di sebuah pabrik kue skala rumah tangga di Jalan Siaga, Kelurahan Damai, Balikpapan, Kalimantan Timur.

Namun, baru 3 hari bekerja di situ, Samsuriadi malah nekat mencuri laptop dan kamera DSLR milik majikannya itu.

"Terpikir spontan saja," kata Samsuriadi di tahanan Kepolisian Daerah Kalimantan Timur.

Baca juga: Tepergok Mencuri Ayam, Dua Pria Ini Nyaris Dibakar Massa

Ia mengaku perbuatan itu dilakukan lantaran terdesak kewajiban membayar cicilan motor yang sudah tertunggak 2 bulan.

Tak sengaja Samsuriadi memperoleh informasi ada lowongan kerja bagi seorang wanita yang bersedia bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Ia memperoleh informasi itu saat berselancar di Facebook.

"Saat itu saya pakai akun nama Nike. Setelah itu saya melamar," katanya.

Beruntung, ia bisa diterima bekerja. Tutur kata, suara dan dandannya yang menarik tidak membuat sang majikan curiga. Ia pun diterima sebagai PRT. "Saya pakai nama Yesi," katanya.

Samsuriadi mengaku tak sabar bekerja baik-baik dan menunggu gajian. Ia pun memutuskan mengambil barang sang majikan, lantas kabur.

"Saya ambil (laptop dan kamera) dari atas meja dalam kamar. Habis saya ambil, langsung pergi," katanya.

Yesi tidak langsung menjual barang curiannya. Melalui telepon, ia malah memeras majikannya dengan berjanji akan mengembalikan laptop dan kamera bila diganti uang tunai Rp 2,5 juta.

Keberatan, majikannya melapor polisi. Samsuriadi pun ditangkap dalam pelariannya di Muara Jawa, Samboja, Kutai Kartanegara, Kamis (10/8/2017) kemarin.

Kasubid Penmas, AKBP Yustiadi Gaib mengatakan, saat ini tersangka diamankan di sel Polda Kaltim atas tuduhan pencurian dan pemerasan.

"Saat ini tersangka masih diperiksa. Kami proses sesuai dengan pidana yang dilakukan," kata Yustiadi.

Baca juga: Tertangkap Mencuri di Sekolah, Dua Maling Dihajar Massa

Samsuriadi mengaku sangat malu atas perbuatannya sendiri. Ia berharap bisa segera menyelesaikan kasus pidananya dan bisa kembali diterima di masyarakat.

Sambil menutup muka, Samsuriadi mengaku menyesal sudah bepura-pura sebagai perempuan demi mencuri dan memeras. Ia pun berjanji akan berubah dan bekerja secara lazim.

"Saya diingatkan lagi kodrat saya sebagai apa. Saya ingin bisa jadi pria. Saya akan berusaha dan bisa," kata Samsuriadi.

Kompas TV Seorang anak menjadi korban setelah diteriaki maling oleh orang yang diduga maling sebenarnya.

PenulisKontributor Balikpapan, Dani Julius Zebua
EditorFarid Assifa
Komentar