Mobil Dinas Pejabat Purwakarta Diwajibkan Antar Jemput Calon Haji - Kompas.com

Mobil Dinas Pejabat Purwakarta Diwajibkan Antar Jemput Calon Haji

Kontributor Tasikmalaya, Irwan Nugraha
Kompas.com - 05/08/2017, 20:01 WIB
Jemaah calon haji asal Padang melambaikan tangan kepada keluarga mereka menjelang keberangkatan kloter pertama, di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Padangpariaman, Sumatra Barat, Jumat (28/7/2017). Embarkasi Haji Padang memberangkatkan 4.628 jemaah calon haji dari Sumbar, dan 1.641 orang dari Bengkulu yang terdiri atas 16 kelompok terbang (kloter). ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra Jemaah calon haji asal Padang melambaikan tangan kepada keluarga mereka menjelang keberangkatan kloter pertama, di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Padangpariaman, Sumatra Barat, Jumat (28/7/2017). Embarkasi Haji Padang memberangkatkan 4.628 jemaah calon haji dari Sumbar, dan 1.641 orang dari Bengkulu yang terdiri atas 16 kelompok terbang (kloter).

PURWAKARTA, KOMPAS.com - Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, mewajibkan seluruh kendaraan dinas pejabat di pemerintahan daerahnya untuk mengantar jemput calon haji sampai ke Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng Tanggerang.

Para jemaah calon haji akan dijemput di rumah masing-masing menuju titik keberangkatan dan diantar kembali menuju rumah saat nanti sudah selesai melakukan ibadah haji.

“Kita siapkan kendaraan dinas milik pejabat, punya saya pun dipakai,” ucap Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi di rumah dinasnya, Sabtu (5/8/2017).

Diperkirakan seratusan kendaraan dinas telah disiapkan untuk menjemput dan mengantarkan langsung para jemaah calon haji. Seluruh kendaraan ini telah dibagi per wilayah sehingga memudahkan proses penjemputan.

“Semuanya 100 unit, sudah dibagi per wilayah biar mudah, ini rutin kita lakukan,” kata Dedi.

Tujuan pelayanan ini sebut dia, sebagai wujud memberikan pelayanan, rasa aman, dan kenyamanan warga yang akan berangkat ke tanah suci. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk meringankan beban jemaah sehingga tidak perlu menyewa kendaraan.

“Ini pelayanan kami kepada tamu Allah, mereka harus mendapatkan perhatian khusus, kita inginkan rasa aman dan nyaman dapat terpenuhi, kan mereka jadi gak harus sewa kendaraan,” kata dia.

Baca juga: Ketika Dedi Mulyadi dan Cucu Soekarno Bersenang-senang di Purwakarta

Salah satu calon haji sekaligus pasangan suami istri Ae (68) dan Ati (52), mendapatkan kesempatan dijemput oleh Dedi Mulyadi langsung di rumahnya di Kampung Mekarsari, Desa Cibinong, Kecamatan Jatiluhur sore tadi.

Pasangan yang tak memiliki anak kandung ini sehari-harinya bekerja sebagai buruh tani dan berangkat haji dengan uang hasil menjual kerbau peliharaannya selama puluhan tahun lalu.

"Saya tadi kaget karena dijemput langsung oleh Pak Bupati dengan kendaraan bagus. Di sepanjang jalan saya sama istri tadi hanya terharu. Selama ini kami tak memiliki anak kandung tapi mengangkat dua orang anak saudara. Alhamdulilah saya akan berangkat Haji sekarang," kata dia.

Ae pun sebelumnya hanya diberitahu kalau dirinya akan dijemput mobil dinas untuk pergi ke lokasi titik kumpul di perkotaan. Dirinya pun merasa bahagia karena mendapatkan pelayanan khusus dari pemimpinnya tersebut.

"Istri saya tadi terus bertanya kepada Pak Bupati. Pak jangan repot-repot, kata Pak Bupati bilang sudah kewajibannya dia katanya," ujar dia. 

Kompas TV Sekitar 400 calon jemaah haji asal Bulukumba, Sulawesi Selatan, menjalani vaksinasi dan pemeriksaan kesehatan.

PenulisKontributor Tasikmalaya, Irwan Nugraha
EditorErlangga Djumena

Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM