Safari Idul Fitri, Uskup Agung Semarang Kunjungi Masjid Agung hingga Ziarah - Kompas.com

Safari Idul Fitri, Uskup Agung Semarang Kunjungi Masjid Agung hingga Ziarah

Kontributor Ungaran, Syahrul Munir
Kompas.com - 27/06/2017, 08:12 WIB
Arsip Pribadi/ Romo Aloys Budi : Uskup Agung Semarang beserta rombongan bersiarah di makam KH Mahfudz Ridwan, di Ponpes Edi Mancoro Tuntang.

SEMARANG, KOMPAS.com - Sukacita perayaan Idul Fitri tidak hanya dirasakan oleh umat Muslim. Para pemuka Katolik pun demikian.

Seperti yang dilakukan Keluarga besar Keuskupan Agung Semarang. Pada hari pertama Idul Fitri 1438 H, Minggu (25/6/2017), Uskup Agung Semarang Mgr Dr Robertus Rubiyatmoko memimpin Safari Idul Fitri.

Safari itu dilakukan dengan mengunjungi berbagai komunitas Muslim di Semarang dan daerah sekitarnya.

Kunjungan pertamanya ke Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) di Jl Gajah Raya Semarang.

Romo Ruby yang didampingi Ketua Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan Keuskupan Agung Semarang Romo Aloys Budi Purnomo Pr diterima oleh Wakil Gubermur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko, Ketua Umum Pengelola MAJT Dr H Noor Achmad MA dan sejumlah pengurus MAJT lainnya yang baru saja melaksanakan Shalat Id.

Pada kesempatan ini, kedua pemimpin agama yang berbeda ini saling bertukar pesan perdamaian.

Kepada Noor Achmad, Uskup Agung Semarang memberikan dua eksemplar pesan Idul Fitri dari Vatikan dan pesan Idul Fitri dari Komisi Hubungan Antar Agama yang berjudul "Umat Kristiani dan Umat Islam Merawat Rumah Kita Bersama".

Sebaliknya, Noor Achmad memberikan Khutbah Idul Fitri 1438 berjudul "Makna Idul Fitri, Watak Dasar Islam, dan Budaya Indonesia".

Arsip Pribadi/ Romo Aloys Budi Wagub Jateng, Heru Sudjatmiko; Ketum Pengelola MAJT, Noor Achmad; Mgr Robertus Rubiyatmoko dan Romo Aloys Budi Purnomo dalam silaturahmi Idul Fitri 1438 H di MAJT
Selanjutnya, rombongan menuju Kantor Wali Kota Semarang untuk bersilaturahim dengan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dan jajarannya.

Kali ini, bergabung seluruh anggota Kuria Keuskupan, yakni Romo FX Sukendar Wignyosumarta Pr (Vikjen), Romo Ign Triatmoko MSF (Sekjen), Romo Ign Aria Dewanto SJ (Ekonom), dan Romo AG Luhur Prihadi Pr (Pastor Paroki Katedral Semarang).

Dari Pemkot Semarang, rombongan meluncur menuju rumah dinas Kapolda Jawa Tengah.

Rombongan diterima dengan hangat oleh Kapolda Jateng Irjen Pol Drs Condro Kirono beserta istri dan semua jajaran Polda Jateng.

Dari rumah dinas Kapolda Jateng, rombongan melanjutkan safari silaturahim Idul Fitri ke Komunitas Qaryah Thayyibah di Kalibening, Salatiga.

Komunitas itu aktif memperjuangkan hak-hak petani di Kedungombo, Kendeng dan pegunungan Merbabu.

Selanjutnya, rombongan menuju ke Pondok Pesantren Edi Mancoro, Gedangan, Tuntang, Kabupaten Semarang, untuk bersilaturahim dengan keluarga mendiang KH Mahfudz Ridwan, Mustasyar PBNU sekaligus sahabat Gus Dur.

Pada kesempatan ini, Romo Ruby dan rombongan mengadakan ziarah kubur ke makam keluarga Pondok Pesantren Edi Mancoro.

Romo Ruby memimpin doa dihadapan makam KH Mahfudz Ridwan yang wafat pada 28 Mei 2017.

"Abah KH Mahfudz Ridwan yang terkasih, assalamualaikum. Saya mengantar Bapak Uskup Agung Semarang yang baru, Mgr. Robertus Rubiyatmoko pengganti sahabat panjenengan mendiang Mgr. Johannes Pujasumarta," kata Romo Aloys memberikan salam.

"Kami datang mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri. Semoga segala khilaf dan salah kami dilebur pada hari raya ini. Doakanlah kami sebab kami percaya Mbah Mahfudz saat ini sudah bahagia di surga," tambahnya.

Sesudah itu, Mgr Ruby mulai berdoa. Berdasarkan penuturan Romo Budi, beginilah kurang lebih doa yang dipanjatkan Mgr Ruby:

"Ya Allah yang Maha Esa, Maha Kuasa dan Maha Kasih. Syukur bagi Mu atas teladan kehidupan yang Kau berikan kepada kami melalui KH Mahfudz Ridwan semasa hidupnya. Keterbukaan dan persahabatannya dengan banyak orang termasuk dengan Gereja Katolik menjadi berkah untuk kehidupan bangsa kami,".

"Semoga bersama keluarga dan ahli warisnya, kami dapat selalu menjaga, mencontoh dan melanjutkan teladan hidupnya. Semoga Kau berkati bangsa kami dengan kerukunan, keadilan dan kesejahteraan seperti diperjuangkan KH Mahfudz Ridwan selama hidupnya."

"Anugerahkanlah kedamaian, ketentraman dan kebahagiaan di surga kepada KH Mahfudz Ridwan. Berkatilah kami semua kini dan sepanjang masa. Amiin."

Menurut Romo Budi, ziarah dan doa di makam KH Mahfudz Ridwan merupakan spontanitas dari Uskup Agung Semarang.

Di rumah kediaman mendiang KH Mahfudz Ridwan, rombongan Uskup Agung disambut oleh Nyai Hajah Nafisah Ridwan, istri KH Mahfudz Ridwan dan Gus Hanif, penerus Ponpes Edi Mancoro.

PenulisKontributor Ungaran, Syahrul Munir
EditorSandro Gatra
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM