Ini Tips Ridwan Kamil untuk Pemudik - Kompas.com

Ini Tips Ridwan Kamil untuk Pemudik

Kontributor Bandung, Dendi Ramdhani
Kompas.com - 19/06/2017, 14:36 WIB
Humas Pemkot Bandung Wali Kota Bandung Ridwan Kamil

BANDUNG, KOMPAS.com - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil memberikan tips bagi masyarakat Bandung yang hendak mudik Lebaran. Khusus bagi para pengendara sepeda motor, Ridwan mengingatkan betul soal faktor keamanan dan keselamatan.

"Khusus yang naik motor yang angka kecelakaannya relatif tinggi jadi betul-betul dicek bannya. Saya dulu mudik naik motor ke Sumedang jadi mengalami mogok di jalan pecah ban, busi mati, dan lain-lain. Jadi tolong (kendaraannya) diservis secara maksimal," ujar Ridwan di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Senin (19/6/2017).

Selain itu, pemotor wajib memakai perangkat keselamatan lengkap seperti helm, jaket, atau sarung tangan. Emil, begitu ia disapa mengingatkan kepada pemudik yang membawa anak kecil agar selalu berhati-hati mengedepankan keselamatan dalam perjalanan.

"Khususnya yang bawa anak itu yang harus hati-hati jangan tidak pakai helm. Beli helm buat anak-anak jangan bapaknya saja yang selamat. Jadi diupayakan tingkat keamanannya tinggi," tuturnya.

"Kalau jarak jauh sekarang PT KAI sudah menyediakan gerbong kalau enggak salah untuk motor sehingga gunakan yang paling aman untuk jarak jauh karena itu kan butuh stamina konstan," tuturnya.

(Baca juga: Ketika Hendrar Rayu Penjaga Pompa Tongkrongi Jalur Mudik Pantura)

 

Sementara itu, bagi pemudik yang menggunakan kendaraan roda empat, Emil mengingatkan agar sopir menjaga kebugaran selama berkendara. Ia pun menyarankan agar sopir menepi setiap tiga jam sekali untuk beristirahat dan menjaga konsentrasi saat berkendara.

"Naik mobil juga sama tips nya tiap 3 jam istirahat karena secara psikologis menyetir di atas 3 jam itu lelah. Kalau bisa setiap 3 jam rehat, istirahat dulu, berbekal makanan yang cukup dan pispot karena kalau terjebak macet lebih dari 3 jam seperti di Brexit kan penting," tuturnya.

Ia pun mengingatkan pemudik agar meninggalkan rumah dalam keadaan jauh dari potensi bahaya. Selain memperhatikan kondisi kelistrikan dan kompor, Emil meminta agar pemudik selalu berkoordinasi dengan tetangga atau petugas kewilayahan setempat.

(Baca juga: Cara Pakai Google Maps Offline saat Mudik)

"Jangan lupa kunci rumah dengan baik, menitipkan kepada tetangga yang tidak mudik. Hati-hati bencana kebakaran kalau bisa listriknya dimatikan saat bepergian sehingga tidak ada potensi korsleting," jelasnya.

Kompas TV Untuk Sementara Pengguna Tol Palindra Tak Dikenakan Biaya

PenulisKontributor Bandung, Dendi Ramdhani
EditorReni Susanti
Komentar

Close Ads X