Pasca-erupsi Gunung Marapi, Delapan Pendaki Tersesat - Kompas.com

Pasca-erupsi Gunung Marapi, Delapan Pendaki Tersesat

Kompas.com - 05/06/2017, 05:00 WIB
Wikimedia Commons/Michael J Lowe Gunung Marapi di Sumatera Barat.

PADANG, KOMPAS.com - Pasca-erupsi Gunung Marapi di Sumatera Barat, Minggu (4/6/2017), delapan pendaki tersesat di pinggang gunung tersebut sekitar pukul 10.00 WIB.

"Dari informasi yang didapat hingga sekitar pukul 20.00 WIB, ada delapan pendaki yang tersesat, posisinya berada di pinggang bukit," kata Kepala Kantor SAR Padang Sumpeno, Yuwono di Padang, Minggu.

Baca juga: Marapi Meletus, Empat Kecamatan Terdampak Abu Vulkanik

Meskipun demikian, katanya, belum bisa dipastikan titik pasti para pendaki tersebut.

Selain delapan pendaki, lanjutnya, ada dua pendaki lain di cadas Marapi.

"Dua pendaki di cadas Marapi, informasi sementara kakinya terluka," katanya.

Ia menyebutkan, pihaknya segera berangkat dari Padang menuju Marapi pada Minggu (4/6) malam.

"Satu regu sekitar delapan orang dengan peralatan lengkap segera diberangkatkan menuju Marapi untuk melakukan pencarian," katanya.

Gunung Marapi dengan ketinggian 2.891 Mdpl yang terletak di Agam dan Tanah Datar, Sumatera Barat, mengalami erupsi pada Minggu, 4 Juni 2017, sebanyak 2 kali.

Gunung tersebut juga sempat menyeburkan abu vulkanik dengan ketinggian kolom mencapai 700 meter.

Informasi yang dihimpun menyebutkan terdapat 13 pendaki. Namun tiga pendaki sudah berhasil turun dengan selamat, 8 terjebak di hutan, dan 2 pendaki di kawasan cadas Marapi.

Baca juga: Marapi Meletus, Warga Dilarang Melakukan Aktivitas di Radius 3 Km

Petugas Pos Pengamat Gunung Api (PGA) Marapi, Sumatera Barat (Sumbar), Hartanto mengatakan gunung tersebut sudah berstatus waspada sejak Agustus 2011.

Kompas TV Pendaki Gunung Semeru Tewas Tertimbun Bebatuan

EditorFarid Assifa
SumberANTARA
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM