Begini Penampakan Kampung Warna-warni di Semarang - Kompas.com

Begini Penampakan Kampung Warna-warni di Semarang

Kontributor Semarang, Nazar Nurdin
Kompas.com - 02/05/2017, 17:45 WIB
KOMPAS.com/Nazar Nurdin Perkembangan kampung warna-warni di Kelurahan Kalisari, Kota Semarang. Gambar diambil Selasa (2/5/2017) siang.

SEMARANG, KOMPAS.comKampung Warna-warni di Kota Semarang, Jawa Tengah terus bersolek menampakkan sisi keeksotikannya. Sejak mulai dikerjakan pada pertengahan April 2017 lalu, pengerjaan pengecetan kini tinggal atap rumah warga.

Pantauan Kompas.com, Selasa (2/5/2017) siang, beberapa pekerja berada di atap rumah. Mereka menggerakkan kuas cat untuk mengecat genteng rumah warga.

Bangunan Kampung Warna-warni ini berada di Bukit Brintik, Kelurahan Kalisari, atau di belakang Pasar Kembang Semarang. Meski pengecetan keseluruhan belum selesai, bangunan sudah tampak terlihat indah. 

Sebagian besar tembok rumah warga sudah warna-warni. Bahkan di beberapa bagian tembok diberi sentuhan kreatif berupa gambar-gambar unik. Kampung pun tampak mempunyai jiwa seni.

(Baca juga: Cantiknya 4 Kampung Warna-warni di Indonesia)

 

Salah satu pekerja, Sarjito mengatakan, sentuhan seni perlu ditambahkan untuk menambah sisi kreatif di kampung ini. Ia pun berkesempatan menggambar tokoh pewayangan di salah satu rumah di kampung pelangi ini.

"Ini disuruh gambar wayang. Katanya biar ada nilai seninya, kan percuma tempatnya bagus tapi belum ada nilai seninya," ujar Sardjito, Selasa (2/5/2017).

Seni, menjadi tawaran tersendiri kepada Pemerintah. Sejauh ini, beberapa gambar seni hanya tampak di beberapa rumah warga yang berada di bagian depan. Sedangkan di bagian tengah atau atas hanya variasi cat yang berwarna-warni.

Sarjito mengusulkan, gambar-gambar berseni baik dari tokoh wayang atau gambar mural bisa ditambahkan di lokasi-lokasi yang strategis.

Salah satu warga RT 03 Kelurahan Kalisari, Lis Sabar (50) juga menginginkan hal serupa. Ia ingin seni menjadi hal yang diutamakan dalam pembentukan sebuah kampung. Rumah milik Lis, di bagian depan memang sudah dicat, namun sentuhan seni dirasa masih kurang.

"Ini kalau satu kompleks diberi gambar seni jadinya bagus. Jadi kampungnya bisa bercerita banyak ke warga yang datang," ucapnya.

(Baca juga: Akan Ada Jembatan Kaca di Kampung Warna-warni Malang)

 

Meski masih dalam pengerjaan, atensi warga untuk melihat kampung ini relatif banyak. Beberapa anak sekolah dan pemuda tampak mengabadikan foto dengan latar belakang rumah warna-warni ini. 

PenulisKontributor Semarang, Nazar Nurdin
EditorReni Susanti
Komentar