Organda Berharap Sopir Angkot Bogor Tak Lanjutkan Aksi Mogok - Kompas.com

Organda Berharap Sopir Angkot Bogor Tak Lanjutkan Aksi Mogok

Kompas.com - 21/03/2017, 07:17 WIB
. .

BOGOR, KOMPAS.com - Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Bogor berharap tidak ada lagi aksi mogok para sopir angkutan kota.

Hal itu disampaikan oleh Ketua DPC Organda Kabupaten Bogor, Gunawan usai melakukan mediasi dengan DPRD Kabupaten Bogor, Senin (20/3/2017).

"Kita sudah berkoordinasi dengan kepolisian agar tidak ada demonstrasi atau mogok. Tapi ini kan aspirasi para teman-teman sopir angkot, dan saya sebagai Organda hanya bisa menyalurkanya," ucapnya di hadapan para sopir angkutan Kota di terminal Laladon.

(Baca juga: Sopir Angkot dan Ojek Online di Bogor Saling Serang)

Gunawan mengatakan, ada enam poin yang menjadi tuntutan para sopir angkutan kota di Kabupaten Bogor.

Menurut Gunawan, keenam tuntutan tersebut sudah diterima oleh Ketua DPRD Kabupaten Bogor.

"Alhamdulillah saat mediasi tuntutan kita diterima oleh Jaro Ade Ketua DPRD Bogor," ujarnya.

(Baca juga: 6 Sopir Angkot Perusak Mobil Keluarga di Bandung Terancam 5 Tahun Bui)

Ia pun berharap tidak ada lagi aksi demo atau mogok yang dilakukan oleh sopir angkutan kota.

"Saya mengerti ini aspirasi para teman-teman dan sudah kita sampaikan, saya paham, dan saya yakin bahwa setelah ini teman-teman sopir angkutan kota akan kembali beroprasi, dan kita harapkan besok tidak ada lagi aksi mogok," ujarnya.

Salah satu tuntutan mereka yakni pemerintah harus membatasi angkutan berbasis online beroperasi di wilayah Kabupaten Bogor. (TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho)

Baca juga: Ricuh Angkot dengan Ojek Online, Bima Arya Sebut Kondisi Bogor Aman

 


EditorErlangga Djumena
Komentar

Terkini Lainnya

Solusi Dedi Mulyadi Atasi Kesemrawutan di Pasar Tradisional

Solusi Dedi Mulyadi Atasi Kesemrawutan di Pasar Tradisional

Regional
Seekor Anjing Tertembak Tiga Kali demi Lindungi Tuannya dari Perampok

Seekor Anjing Tertembak Tiga Kali demi Lindungi Tuannya dari Perampok

Internasional
Ekspedisi Alat Musik Nusantara, Belajar Kearifan dari Gamelan

Ekspedisi Alat Musik Nusantara, Belajar Kearifan dari Gamelan

Regional
Kemenpora Gelar Pemanduan dan Identifikasi Bakat di Bangli

Kemenpora Gelar Pemanduan dan Identifikasi Bakat di Bangli

Olahraga
PDI-P: Zulkifli Hasan Minta Diprioritaskan Bertemu Megawati

PDI-P: Zulkifli Hasan Minta Diprioritaskan Bertemu Megawati

Nasional
Pedagang Blok G: Katanya Kami Mau Dipindah, tetapi Enggak Ada Kepastian...

Pedagang Blok G: Katanya Kami Mau Dipindah, tetapi Enggak Ada Kepastian...

Megapolitan
Peserta Kejurnas Renang Antar-perkumpulan Petrokimia Cup Meningkat

Peserta Kejurnas Renang Antar-perkumpulan Petrokimia Cup Meningkat

Olahraga
Serangkaian Serangan Taliban di Afghanistan, 23 Orang Tewas

Serangkaian Serangan Taliban di Afghanistan, 23 Orang Tewas

Internasional
Azyumardi: Saya Sarankan Kepala BNPT Jangan Hanya Perhatikan Terorisnya

Azyumardi: Saya Sarankan Kepala BNPT Jangan Hanya Perhatikan Terorisnya

Nasional
'Gara-gara Film Black Panther, Banyak yang Cari Baju Koko ke Sini'

"Gara-gara Film Black Panther, Banyak yang Cari Baju Koko ke Sini"

Megapolitan
Kelelahan, Risma Hampir Pingsan Seusai Bersih-Bersih Pantai

Kelelahan, Risma Hampir Pingsan Seusai Bersih-Bersih Pantai

Regional
Disebut Paling Disetujui Jadi Cawapres Prabowo, Bagaimana Tanggapan Anies?

Disebut Paling Disetujui Jadi Cawapres Prabowo, Bagaimana Tanggapan Anies?

Megapolitan
Jelang Tanding Lawan Sandiaga, Susi Pudjiastuti Tinjau Danau Sunter

Jelang Tanding Lawan Sandiaga, Susi Pudjiastuti Tinjau Danau Sunter

Megapolitan
Usung Jokowi sebagai Capres, PDI-P Jalin Komunikasi dengan Parpol Luar Koalisi

Usung Jokowi sebagai Capres, PDI-P Jalin Komunikasi dengan Parpol Luar Koalisi

Nasional
Jalur Kereta Cirebon-Purwokerto Bisa Dilintasi, Keberangkatan dari Stasiun Senen Berangsur Normal

Jalur Kereta Cirebon-Purwokerto Bisa Dilintasi, Keberangkatan dari Stasiun Senen Berangsur Normal

Megapolitan

Close Ads X