Kamis, 23 Oktober 2014

News / Regional

Oknum Polisi Terjaring Operasi Tumpas Narkoba

Rabu, 18 September 2013 | 21:48 WIB
Kompas.com/ Yustinus Wijaya Kusuma Dir Resnarkoba Polda DIY Kombes pol Andi Fairan saat memaparkan hasil operasi Tumpas Narkoba Progo 2013 di Mapolda DIY.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com
- Seorang oknum polisi terjaring dalam Operasi Tumpas Narkoba Progo 2013 yang digelar Polda DIY dan jajarannya mulai 2 hingga 15 September 2013. Oknum polisi yang bertugas di Polres Gunungkidul diamankan lantaran dalam tes urine terbukti positif menggunakan sabu.

"Dari 73 tersangka yang diamankan, salah satunya adalah oknum anggota polisi. Kita tidak akan pilih-pilih, siapapun yang terlibat akan tetap diproses," jelas Dir Resnarkoba Polda DIY Kombes Pol Andi Fairan kepada Kompas.com, Rabu (18/09/2013).

Ia memaparkan, awalnya yang tertangkap adalah tersangka SA. Dari keterangan tersangka SA itulah akhirnya petugas meringkus satu orang oknum anggota polisi, Brigadir DP. SA sendiri selama ini sudah menjadi Target Operasi (TO) Polda DIY. Sebab yang bersangkutan merupakan pemakai sabu-sabu aktif. "Setelah kita tangkap, SA mengaku mendapatkan sabu dari seorang oknum anggota," katanya.

Tersangka DP saat menjalani pemeriksaan mengakui bahwa barang yang didapatkan SA berasal dari dirinya. Ketika dilakukan tes urine oleh petugas, hasilnya DP terbukti positif menggunakan sabu.

"Tersangka DP mengaku mendapatkan sabu dari seseorang yang dikenalnya melalui telepon. Transaksinya selalu dilakukan melalui pesan singkat, kemudian uang ditransfer, lalu barang diletakkan di suatu tempat," katanya.

Saat ini, pihaknya masih meminta keterangan tersangka DP guna menelusuri jaringan peredaran narkoba jenis sabu. Diharapkan melalui tersangka DP, naringan narkoba bisa terungkap.

Sementara itu, Kapolres Gunungkidul AKBP Faried Zulkarnaen mengungkapkan, pihaknya masih menunggu proses hukum yang dijalani anggotanya itu. Sementara kasus tersebut saat ini tengah ditangani oleh penyidik dari Dit Resnarkoba Polda DIY. "Tetap akan dilakukan sidang disiplin dan kode etik jika nanti prosesnya sudah selesai," pungkasnya.

Penulis: Kontributor Yogyakarta, Wijaya Kusuma
Editor : Farid Assifa