Rabu, 23 April 2014

News / Regional

Artis Dangdut Tewas Kecelakaan, Seniman Campursari Berduka

Kamis, 12 September 2013 | 22:30 WIB
YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Kematian artis dangdut dan campursari, Arik Anjarwati (25) akibat kecelakaan maut di jalan utama Karangmojo-Semin, Kamis (12/09/2013) pukul 13.00 WIB, mengagetkan rekan-rekannya seprofesi di DIY dan Jateng. Kepergian perempuan dengan nama lain Dewi Angin-angin ini menyisakan duka mendalam bagi mereka.

"Saya shock mendengar kabar (kematian Dewi). Sempat tidak percaya juga," ujar penyanyi campursari Tirtolaras, Suranto, Kamis (12/9/2013).

Ia mengaku kali pertama mendapat kabar kematian artis yang ramah dan kesohor hingga DIY dan Jawa Tengah itu dari teman-temannya seprofesi lewat BlackBerry Messenger (BBM). Menurutnya, Dewi Angin-angin merupakan salah satu artis yang sejak lulus SMP telah menekuni musik campursari dengan bergabung di Tirtolaras. Perlahan-lahan nama Dewi semakin dikenal oleh warga Gunungkidul. Tak jarang dia juga mendapat job show di Jawa Tengah dan Nusantara.

"Pernah berduet dengan Didi Kempot. Terakhir sebelum Lebaran saya duet dengan Dewi," ucapnya.

Sementara itu, Arimbi mengungkapkan, sebelum terjadi kecelakaan, Dewi pulang ke rumahnya di Yogyakarta. Setelah bersih-bersih rumah, dia lantas balik ke Semin, Gunungkidul, dengan mengendarai mobil pribadinya bersama Haryani.

"Mendengar kabar Dewi kecelakaan, saya langsung ke Rumah Sakit Panti Rahayu untuk memastikan dan ternyata benar Dewi sudah meninggal dunia karena luka di bagian kepala," tandasnya.

Penulis: Kontributor Yogyakarta, Wijaya Kusuma
Editor : Farid Assifa