Jumat, 24 Oktober 2014

News / Regional

Saat Kesulitan, Ganjar Tak Pernah Minta Uang

Jumat, 23 Agustus 2013 | 15:02 WIB
KOMPAS.com/PUJI UTAMI Sri Suparni (75) ibunda Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama anak dan menantu usai menghadiri pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah di gedung DPRD Provinsi Jawa Tengah, Jumat (23/8/2013)
SEMARANG, KOMPAS.com - Sosok Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah 2013-2018 dikenal sebagai sosok yang tegas dan bertanggung jawab dalam keluarga. Sejak remaja, Ganjar memang banyak dipercaya untuk menjadi pemimpin dalam berorganisasi baik di sekolah ataupun saat kuliah.

Menjadi gubernur, menurut keluarga bukanlah jabatan yang harus diunggul-unggulkan. Melainkan amanah yang luar biasa berat dan harus didukung keluarga.

"Ganjar itu sosok yang tegas dan juga sederhana," ujar kakak kedua Ganjar, Pri Pambudi Teguh yang turut hadir dalam pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah di Gedung DPRD Jawa Tengah, Jumat (23/8/2013).

Ia mengatakan, saat Ganjar mengalami kesulitan tidak pernah meminta uang pada kakak-kakaknya. Ganjar menurutnya akan selalu berusaha sendiri dan tidak ingin merepotkan. "Kalau tidak punya uang itu diem, nggak mau minta sampai kakaknya ngasih," katanya.

Ganjar adalah anak ke lima dari enam bersaudara. Anak pertama yakni Pri Kuntadi, Pri Pambudi Teguh, Joko Prasetyo, Prasetyowati, Ganjar Pranowo dan terakhir Nur Hidayati. Seluruh kakak dan adik Ganjar beserta ibundanya Sri Suparni (75) hadir dalam pelantikan tersebut.

Pambudi mengatakan, dia dan keluarga selalu mengingatkan Ganjar untuk selalu menjaga amanah. "Dia juga selalu bilang, kalau salah mohon ditegur dan diingatkan. Makanya itu kami selalu ingatkan lewat sms lewat bbm. Ganjar sosok yang tegas, jadi jangan sekali-kali main-main sama dia," katanya.

Setelah Ganjar menjadi Gubernur, ia mengatakan seluruh keluarga juga harus semakin santun. Sehingga jangan sekali-kali memanfaatkan jabatan Ganjar sebagai Gubernur. "Saya juga tadi sempat tidak boleh masuk gedung karena undangan dibawa istri dan sudah di dalam, saya juga mengalah tidak apa-apa. Akhirnya ada staf yang mengingatkan petugas jaga, saya sendiri malah yang tidak enak. Kami harus saling menjaga dan tidak mau dibilang sok keluarga gubernur, kami harus lebih santun," tambah dia.

Pesan ibunda Ganjar, Sri Suparni juga terkait amanah pada rakyat. Ia berharap putranya bisa mengemban amanah dan mewujudkan janji saat kampanye. "Nyambut gawe seng bener, orasah macem-macem (bekerja yang baik, tidak usah macam-macam)," katanya.  

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Penulis: Kontributor Semarang, Puji Utami
Editor : Glori K. Wadrianto